More

    Paslon Muhamad dan Saraswati Adakan Giat Sosialisasi Program Unggulan Kepada Warga

    Tim pemenangan Paslon Muhammad dan Saraswati melakukan sosialisasi program unggulan, pada Minggu (22/11/2020).
    Tim pemenangan Paslon Muhammad dan Saraswati melakukan sosialisasi program unggulan, pada Minggu (22/11/2020).

    TANGSEL, beritajuang.com – Tim Pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tangerang Selatan nomor urut 01, Muhamad dan Saraswati kembali mengadakan giat sosialisasi program unggulan kepada warga, Minggu (22/11/2020).

    Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kecamatan Setu, tepatnya di Kademangan, Perumahan Griya Serpong.

    “Kami hadir disini untuk menyampaikan visi dan misi serta membangun tali silaturahmi dengan warga dan marilah kita mempersatukan merah dan putih. Karena perbedaan dalam politik ini janganlah dijadikan perdebatan, jangan dijadikan permusuhan. Bila ada perbedaan maka itu adalah hak demokrasi”, kata Hermansyah, salah satu tim pemenangan Kecamatan Setu.

    Koordinator Kecamatan (Korcam) Setu, Hj Zulfa Sungki Setiawati, SE menjelaskan berbagai program yang akan diadakan oleh Muhamad-Saraswati.

    Tim Pemenangan Paslon Muhamad dan Saraswati melakukan penyemprotan disinfektan Covid -19
    Tim Pemenangan Paslon Muhamad dan Saraswati melakukan penyemprotan disinfektan Covid -19

    Selain sosialiasi program, diketahui pula mereka melakukan penyemprotan disinfektan bagi rumah warga sekitar guna mencegah covid-19.

    Giat ini menunjukkan kepada warga Griya Serpong, mereka tetap fokus untuk menangani masalah covid-19 yang sampai saat ini belum berakhir.

    Kegiatan tersebut diapresiasi oleh Bibin, selaku Ketua RW setempat, yang dirasa belum pernah ada program sosialisasi mengenai pencegahan covid-19 di lingkungannya.

    “Terima kasih atas programnya untuk pencegahan covid-19 biar cepat berlalu. dan ini sama-sama penting namanya jg ikhtiar dan pencegahan (covid-19) ya”, ungkapnya. (RID)

    Menjelang Pilkades Bojongleles Situasi Kian Memanas, Ormas Satgas Banten: Calon Kepala Desa Harus Usung Pembangunan

    Ormas Satgas Banten Kesti TTKKDH Padepokan Macan Gorek Desa Bojongleles.
    Ormas Satgas Banten Kesti TTKKDH Padepokan Macan Gorek Desa Bojongleles.

    LEBAK, beritajuang.com– Rusaknya sejumlah infrastruktur jalan di Kampung Pasir Gendok sampai dengan Kampung Sasak, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak menjadi perhatian serius masyarakat. Mereka yang sehari-hari melewati ruas jalan merasa prihatin dan kecewa terhadap kondisi jalan yang semakin rusak parah, pada Senin (23/11/2020).

    Sekretaris Ormas Satgas Banten Kesenian Tari dan Silat (Kesti) Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) Padepokan Macan Gorek, Desa Bojongleles, Angga Purnama menjelaskan bahwa infrastruktur jalan adalah salah satu cerminan keberhasilan dalam pembangunan.

    “Jika infrastruktur bagus, masyarakat menilai bahwa kinerja pemimpin Kepala Desa pasti bagus. Namun sebaliknya jika infrastrukturnya jelek maka kepemimpinannya patut kita pertanyakan,” ucapnya.

    Ia juga menjelaskan bahwa menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Bojongleles, Kecamatan CIbadak. Kabupaten Lebak pada tahun 2021 (mendatang) yakni pada periode 2021-2027, sejumlah kandidat sudah bermunculan. Baik dari kalangan aktivis, wartawan, pengusaha, maupun incumbent. Namun dari sejumlah calon yang ada belum terlihat arah gagasannya untuk membangun Desa Bojongleles terutama pada sisi pembangunan infrastruktur maupun pembangunan SDM.

    “Kami dari Ormas Satgas Banten Kesti TTKKDH Padepokan Macan Gorek Desa Bojongleles meminta para calon Kepala Desa untuk fokus mengusung gagasan pembangunan terutama dalam memajukan Desa Bojongleles kedepannya, dan kami berharap kepada calon jangan menciptakan nuansa situasi panas dalam menjelang Pilkades Bojongleles,” cetusnya.

    “Kondisi infrastruktur yang semakin rusak seharusnya ada tindakan nyata. Kami berharap pemimpin Kepala Desa Bojongleles kedepan mampu membangun Bojongleles lebih baik lagi,” pungkasnya.

    Infrastruktur jalan menuju Kampung Sasak, Desa Bojongleles yang rusak parah, pada Senin (23/11/2020).
    Infrastruktur jalan menuju Kampung Sasak, Desa Bojongleles yang rusak parah, pada Senin (23/11/2020).

    Angga juga berharap pembangunan ke depan tidak saja berorientasi kepada pembangunan infrastruktur saja melainkan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) juga wajib ditingkatkan.

    “Pemimpin Kepala Desa Bojongleles ke depan harus memperhatikan arah kebijakan pada seni budaya seperti Pencaksilat, olahraga, keagamaan, dan lain-lain tentunya yang bernilai positif,” harapnya.

    Kondisi infrastruktur jalan Kampung Pasir Gendok, Desa Bojongleles yang rusak pada Senin (23/11/2020).
    Kondisi infrastruktur jalan Kampung Pasir Gendok, Desa Bojongleles yang rusak pada Senin (23/11/2020).

    Dihubungi terpisah, melalui telepon, Camat Cibadak, Rully Edward, S.Sos., M.Si., memberikan komentar prihal situasi memanas. Ia menjelaskan bahwa alangkah baiknya para kandidat dan para calon bersatu saling bahu membahu dalam menghadapi Covid-19.

    “Apalagi tahapan Pilkades kan masih belum keluar Perbup nya, jadi kepada para Calon kepala Desa lebih baik kita sama-sama bahu membahu dan fokus untuk mengatasi pandemi Covid-19,” ucapnya.

    “Saya harapkan semua pihak bisa menahan diri untuk tidak saling mempolitisir kondisi saat ini. Kita tunggu Perbup tentang pilkades sebagai dasar pelaksanaan pilkades. Bersainglah secara sehat dengan tetap mengedepankan persatuan dan kesatuan,” lanjutnya.

    Ia juga menambahkan bahwa prihal permasalahan jalan dan infrastruktur yang rusak banyak dana yang teralihkan kepada bantuan sosial. “Saya setuju dengan pernyataan Ormas tersebut. Namun yg terpenting saat ini adalah jaga kondusifitas wilayah Desa Bojongleles karena saat ini kita sedang menghadapi pandemi covid 19 dimana pemerintah Pusat sampai Desa berkonsentrasi untuk penanganan pandemi ini,” tutupnya. (MIR)

    Pembuatan Sertifikat Tanah 8 Tahun Tak Kunjung Selesai, Kepala BPN Kabupaten Bogor Beralasan Covid-19

    Kantor BPN Kabupaten Bogor.
    Kantor BPN Kabupaten Bogor.

    BOGOR, beritajuang.com– Pembuatan sertifikat tanah 8 tahun seorang janda berinisial LA tak kunjung selesai. Beralasan sakit Covid-19, mediasi ulang yang seharusnya dipimpin oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor, Sepyo Achanto harus tertunda.

    Hal tersebut dibenarkan oleh Staff Pendaftaran Pertanahan BPN Kabupaten Bogor, Wahyu Resdian mengatakan, bahwa mediasi langsung dipimpin oleh kepala BPN, tapi dirinya sedang sakit.

    “Pak Kakan (kepala BPN) sedang sakit, belum ada penjelasan (penyakit Covid-19) si tapi sedang dikarantina. Karena mediasi ulang ini akan dipimpin langsung oleh Pak KaKan, jadi harus menunggu sampai sembuh,” ungkap Wahyu saat ditemui di Kantor BPN Kabupaten Bogor, Rabu (18/11/2020).

    Baca juga: Peringati Hari anak Dunia, Kepala UPTD P2TP2A Tangsel Pinta Penuhi Hak Anak

    Perihal pengaduan dari kuasa hukum LA kepada ombudsman terkait kinerja BPN Kabupaten Bogor, Wahyu menjelaskan, dirinya tidak mengetahui kalo ada pengaduan ke ombudsman.

    “Saya gak tau kalo dia ngadu ke ombudsman, kalo tindak lanjutnya saya gak tau,” ujar Wahyu.

    Sementara itu, kuasa hukum LA, Ibrahim Rizky, S.H., mengatakan, penundaan mediasi sudah terlalu lama, dan kasus ini sudah bertahun-tahun, hingga 8 tahun belum selesai juga.

    “Apa lagi sekarang, kemaren pak Wahyu yang sakit, sekarang mediasi harus dipimpin pak Kakan, yang ternyata dia diduga Covid. Kalo memang urgent seharusnya perkara ini bisa diwakilkan, karena dasar bahwa pak Kakan mau mimpin karena udah terlalu lama, tapi dia sakit yaa seharusnya bisa untuk di gantikan,” ungkap Ibrahim saat diwawancarai di Kantornya, Jum’at (20/11/2020).

    Lanjutnya, perihal kasus ketidaktahuan BPN terkait pengaduan ke ombudsman, Ibrahim menjelaskan, bahwa laporan tersebut sudah diproses dan tinggal ditunggu saja. (RID)

    Akibat Hujan Deras Dua Rumah Milik Warga Desa Pasirnangka Kecamatan Muncang Tertimpa Longsor

    Dua Rumah Warga Tertimpa Longsor di Desa Pasirnangka Kecamatan Muncang

    LEBAK, beritajuang.com– Akibat tanah labil dan curah hujan yang cukup tinggi mengakibatkan longsornya tanah dan menimpa dua rumah warga di Kampung Pasirnangka Desa Pasirnangka Kecamatan Muncang, jum’at, 20/ 11/ 2020.

    Danramil Muncang, Kapten Inf.Subandi, mengatakan, bencana longsor tersebut terjadi pukul 15,30 Wib, saat itu curah hujan yang sangat lebat, sehingga mengakibat longsor tebing yang menimpa 2 rumah warga”, terangnya.

    ” Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian bencana tersebut, namun dua rumah rusak berat milik Rasdi (53 thn) dan Hasan ( 38 thn) alamat Kampung Pasirnangka Kecamatan Muncang Kabupaten Lebak”, ujarnya

    “Pihak kami telah memerintahkan Babinsa melaksanakan koordinasi dengan Kapolsek, Camat, BPBD Kecamatan Muncang serta instansi terkait untuk Membantu korban longsor serta Melaporkan ke Komando Atas”, tambahnya.

    Di tempat terpisah Kepala Desa Pasirnangka, Umdi berharap agar pihak pemerintah segera turun tangan menyikapi bencana tersebut.

    ” Pihak pemerintah Desa Pasirnangka telah melaporkan kejadian ini kepada pihak Kabupaten, harapan kami kepada pihak pemerintah yang terkait agar segera turun tangan membantu warga yang terkena bencan tersebut,” tutupnya. (Red)

    Pemuda Desa Sukajaya Melakukan Kegiatan Gotong Royong Pemagaran Lapangan Volly

    LEBAK, beritajuang.com– Pemuda Desa Sukajaya melakukan kegiatan gotong royong pemagaran lapangan poly yang di komandoi langsung oleh Sutisna selaku kepala Desa Sukajaya, Sabtu 21/11/2020.

    Sutisna Kepala Desa Sukajaya saat di hubungi melalui via watshap mengatakan bahwa saya sangat mengapresiasi kepada masyarakat Desa Sukajaya terutama kepada pemuda yang selalu kompak dalam bergotong royong, karena pemuda yang begitu semangat untuk mewujudkan sebuah harapan demi generasi generasi penerus yang berpotensi.

    Kepala Desa Sukajaya, Sutisna Bersama Pemuda Desa Perbaiki Sarana Olahraga Lapangan Volly Ball

    Tambah Kepala Desa Sukajaya, saya berharap kepada semua masyarakat mari kita bangun ke kompakan dalam bentuk gotong royong baik untuk sarana olah raga apalagi sarana ibadah keagamaan.

    Edi junaedi Ketua karang taruna juga menyampaikan alhamdulilah dengan semangat dan kekompakan pemuda dan masyarakat lapangan poly ball bisa terselesaikan dan semoga dengan adanya lapangan poly ball di Desa Sukajaya bisa membangkitkan potensi potensi untuk masa depan.

    ” Kami sangat berterima kasih kepada kepala Desa Sukajaya yang sudah memberi semangat kepada jiwa penerus yang memliki potensi untuk masa generasi masa depan khususnya dibidang olahraga,” tutupnya. (FELIK)

    Kapolda Banten Buka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun 2020

    Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun 2020

     

    PANDEGLANG, beritajuang.com– Kapolda Banten Irjen Pol Drs. Fiandar membuka Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun 2020 di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Banten Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Selasa (17/11/2020)

    “Pendidikan Pembentukan Bintara Polri tahun 2020 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujar Fiandar dalam upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara Polri TA 2020 SPN Polda Banten Mandalawangi Kabupaten Pandeglang.

    Usai upacara, Fiandar menjelaskan tentang tujuan diadakannya pendidikan ini.

    Sebanyak 207 Siswa yang Mengikuti Pendidikan Selama 7 Bulan

    “Pagi ini adalah kegiatan pendidikan pembentukan Bintara-bintara baru sebagai bagian dari menggantikan yang pensiun, mengganti yang meninggal dan menambahkan kekurangan kita,” ucap Fiandar.

    Fiandar berharap 207 siswa yang mengikuti pendidikan selama 7 bulan kedepan dapat memperkuat Polri kedepannya sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

    Fiandar juga menyampaikan pesan untuk orang tua dan keluarga siswa yang mengikuti pendidikan.

    “Buat orangtua dan keluarga, selama pendidikan percayakan putra ataupun putrinya, percayakan semuanya kepada SPN. Dan untuk yang belum lulus, yang kemarin gagal, masih ada kesempatan tahun depan, silahkan mencoba lagi,” pesan Fiandar.

    Terakhir Fiandar menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang ada.

    “Kepada masyarakat, situasi sekarang Covid-19 masih berlangsung dan mengancam jiwa masyarakat. Hindari kerumunan-kerumunan, pedomani protokol kesehatan. Hindari undangan yang mengumpulkan massa dalam jumlah banyak, karena sangat berbahaya. Silahkan ibadah ditempat masing-masing tanpa harus berkumpul banyak,” tutup Fiandar.

    Sementara itu, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi mengucapkan selamat kepada 207 siswa yang terpilih dan mengikuti pendidikan.

    “Selamat buat para siswa yang mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri 2020. Semangat dalam mengikuti setiap pelajaran yang diberi dan selalu jaga kesehatan. Jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol kesehatan yang ada,” tutup Edy Sumardi. (Bidhumas)

    Peternakan Madu Apis Cerena Sugan Jaya, Riduan Komunitas Juang: Geram Oknum Madu Palsu

    Pengurus Komunitas Juang Lebak, Muhammad Riduan yang sangat geram kepada oknum penjual madu palsu yang beredar di Lebak.
    Pengurus Komunitas Juang Lebak, Muhammad Riduan yang sangat geram kepada oknum penjual madu palsu yang beredar di Lebak.

    LEBAK, beritajuang.com– Lebah Apis cerana adalah sepupu dari lebah ternak Apis mellifera. Secara umum kedua jenis memiliki banyak kemiripan, baik dari morfologi tubuh, maupun perilakunya. Cara membedakan kedua jenis ini adalah distribusi alaminya. Lebah A. cerana menghuni kawasan Asia, paling barat lebah ini ditemukan di suatu tempat di Iran, paling timur di kawasan tengah Indonesia, paling utara di Cina, dan paling selatan masih di Indonesia.

    Ditengah Pandemi Covid-19 madu banyak dicari dan diburu orang untuk menjaga sistem imun bagi penggunanya. karena madu sangatlah bermanfaat bagi tubuh dan sistem daya tahan tubuh.

    Kelompok pencinta ternak madu Apis Cerena yang di gawangi Iing, Jahadi, dan Eman melihat peluang ini mereka membuat ternak Madu Apis Cerena yang tepatnya berada di kampung Warung Sugan, Desa Cilegongilir, Kecamatan Banjarsari.

    Iing mengomentari soal viralnya madu palsu di Kabupaten Lebak geram dengan tindakan oknum yang mencoreng peternakan Madu Apis Cerena di kabupaten Lebak.

    “Ini sangatlah disayangkan dan mencoreng kami peternak madu. Jelas ini sangat berimbas dengan kepercayaan publik terhadap kami selaku peternakan Madu,” ujarnya.

    Penyebaran ternak lebah di Desa Cilegonilir, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, pada Selasa (17/11/2020).
    Penyebaran ternak lebah di Desa Cilegonilir, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, pada Selasa (17/11/2020).

    Riduan Divisi Pemuda Peduli Pemberdayaan, Komunitas Juang Lebak menyampaikan geram tentang Oknum penjual madu Palsu.

    “Madu palsu yang beredar harus diberantas. Selain itu juga tugas komunitas memberikan edukasi kepada masyarakat prihal madu asli dan palsu,” ucapnya.

    Ia juga mengapresiasi kelompok peternak madu yang digawangi kang Iing dan kawan-kawan sangatlah patut di apresiasi kegiatan mereka. Apalagi pandemi Covid-19 ini menghambat tumbuhnya perekonomian bangsa Indonesia.

    “Kegiatan mereka sangatlah luar biasa, di tengah pandemi mereka mampu bertahan dari pandemi ini dalam menghasilkan perputaran roda perekonomian,” tutupnya. (RID)

    Dandim 0603/Lebak Giat Safari Sholat Subuh Berjama’ah

    LEBAK, Beritajuang.com
    Untuk mendekatkan diri kepada Allah dan masyarakat, Dandim 0603/Lebak Letkol lnf. Nur Wahyudi selalu rutin melakukan kegiatan ibadah Sholat subuh berjamaah dengan masyarakat di Mesjid-mesjid.

    Kali ini Dandim melaksanakan Sholat subuh berjama’ah di Mesjid Al Muhajirin Kampung Palaton Rw 12 dan 17 Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung Kabupaten Lebak. Selasa (17/11/2020).

    Saat di hubungi  setelah melaksanakan kegiatan Sholat subuh tersebut Dandim mengatakan bahwa kegiatan ibadah Shalat Subuh berjamaah bersama masyarakat, selain kewajiban melaksanakan perintah Allah juga merupakan sarana untuk bersilaturahmi serta mendekatkan diri dengan para ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat dan segenap warga masyarakat sekitar.

    Dandim 0603/Lebak Giat Safari Shalat Subuh di Mesjid -Mesjid

    “Dengan seringnya kita melakukan Sholat subuh berjamaah bersama masyarakat disamping kewajiban untuk beribadah, diharapkan terjalin kerjasama yang baik antara TNI dan masyarakat,” Ujarnya

    “Selain itu ia juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar menjaga kondusifitas dengan tetap menjaga kerukunan antar warga biar tercipta situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.

    Sementara itu Ketua DKM Al Muhajirin H. A Gofar menyampaikan merasa terkejut atas kedatangan Bapak Dandim dan bangga dengan kehadirannya, sekaligus merupakan salah satu kewajiban Umaro dalam membina umat

    “jadi mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Dandim ini menjadi motivasi untuk lebih meningkatkan lagi hubungan hablumminannas dan hablumminaallah,” pungkasnya. (FELIK)

    Karang Taruna Bojongjuruh Berkarya, Dualisme Biarlah !!!

    Karang Taruna Desa Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari, Lebak.
    Karang Taruna Desa Bojongjuruh, Kecamatan Banjarsari, Lebak.

    LEBAK, beritajuang.com– Hari pahlawan tepatnya 10 November menjadi momentum kebanggaan bangsa Indonesia. Dalam hal ini Karang Taruna Desa Bojongjuruh Kecamatan Banjarsari mengaplikasikan Hari Pahlawan dengan berbagi kegiatan dan lomba. Mengangkat nilai – nilai perjuangan Pahlawan Bangsa Indonesia.

    Agung Gumilar Ketua Karang Taruna menyampaikan kepada beritajuang.com kegiatan ini berlangsung selama dua hari yakni tanggal 16-17 November 2020.

    Adapun rundown acara untuk hari pertama yakni Apel pengibaran Bendera Merah Putih Bertempat di SMP Negeri 2 Banjarsari. Dilanjutkan dengan Parade sambil mengiringi peserta lomba Maraton dan pula lomba mewarnai tingkat PAUD se Desa Bojongjuruh.
    Untuk hari kedua akan dilanjutkan dialog Publik serta futsal sekaligus pembagian hadiah dan santunan yatim dhuafa.

    Karang Taruna Desa Bojongjuruh peringati Hari Pahlawan.
    Karang Taruna Desa Bojongjuruh peringati Hari Pahlawan.

    “Kegiatan ini hanya semata-mata untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme kepada pemuda-pemudi Desa Bojongjuruh karena tidak di pungkiri sejarah Pahlawan sudah banyak yang terlupakan,” ungkapnya.

    “Kaitan Adanya dualisme Karang Taruna di Kabupaten Lebak kami Karang Taruna Desa Bojongjuruh hanya bersikap biarlah, yang terpenting kami tetap berkarya. imbuhannya,” lanjutnya.

    Tarjo Sutarjo Sekertaris Desa Bojongjuruh sangat mengapresiasi kegiatan Karang Taruna. “Selama kegiatan ini positif kami selaku pemerintahan Desa sangat mendukung sekali,” pungkasnya. (RID)

    Kovid Psikologi Taja Webinar Spektakuler

    Webinar Spektakuler yang diadakan oleh Kovid Psikologi, pada Minggu (15/11/2020).
    Webinar Spektakuler yang diadakan oleh Kovid Psikologi, pada Minggu (15/11/2020).

    PEKANBARU, beritajuang.com– Komunitas Virtual dengan Psikologi (Kovid Psikologi) kembali menaja webinar yang mengkolaborasikan keilmuan psikologi dengan bidang keilmuan lainnya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 15 November 2020. Tema yang di angkatkan adalah Reformasi Kebijakan Untuk Pekerjaan Yang Bermartabat dan Pertumbuhan Ekonomi yang Inklusif.

    Menurut Cahaya Makbul selaku Koordinator Kovid Psikologi, webinar kali ini adalah webinar spektakuler karena menghadirkan lima narasumber sekaligus masing-masing adalah dari Kementerian Tenaga Kerja, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, Tanoto Founfation dan dari pakar psikologi UNJ, Herdyan Maulana, Ph.D.

    “Kegiatan yang dilaksanakan via zoom dan live streaming youtube tersebut diikuti oleh 625 pendaftar yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dari data yang disampaikan panitia, rata-rata peserta webinar berlatar belakang akademisi dan praktisi,” ucapnya.

    Dalam sambutannya, Prof. Khairunnas Rajab selaku Pounder Kovid Psikologi menyatakan bahwa ini adalah webinar yang ke19 kalinya ditaja oleh Kovid Psikologi. Sejak berdiri bulan Maret 2020, Kovid Psikologi memang sudah berkomitmen memberikan edukasi dan informasi secara gratis kepada masyarakat terutama di masa pandemi ini, tambahnya.

    “Webinar ini juga dalam rangka mendukung kegiatan Bappenas untuk program pembangunan yang berkelanjutan (SDGs) dan untuk bangkit dari dampak covid 19,” katanya.

    Webinar yang dimulai pukul 14.00 tersebut dimoderatori oleh Sisi Aspasia dari jurnalis TV CNN Indonesia.

    Direktur Industri Kreatif film, Televisi dan Animasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Syaifullah, SE, M.EC,Ph.D menyampaikan dalam paparan materinya bahwa Bapak presiden sudah berpesan supaya sektor kreatif harus menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia.

    Syaifullah juga menjelaskan kekuatan ekonomi kreatif terletak pada inklusivitasnya. Ekonomi tidak mengenal batas, tidak dibatasi oleh jenis kelamin, usia, modal bahkan pendidikan.

    “Ekonomi kreatif semata-mata terletak pada kreativitas pikiran manusia dan kemampuannya untuk menciptakan ide-ide baru,” jelasnya.

    Sementara itu Kepala Bagian Perencenaan, Evaluasi dan Pelaporan Kementerian Ketenagakerjaan, Arif Winasis, SE,M.Si menyebutkan dengan adanya pandemic covid-19 maka ada perubahan signifikan pada kondisi tenaga kerja. Adanya tantangan revolusi industeri 4.0, bisa saja ada beberapa jenis pekerjaan konvensional yang akan hilang dan diganti dengan jenis pekerjaan baru sesuai tuntutan zaman.

    Terkait reformasi kebijakan untuk pekerjaan yang bermartabat Arif menganjurkan untuk memanfaatkan bonus demografi dengan meningkatkan kompetensi, daya saing, produktivitas kerja serta meningkatkan investasi 6,6%-7,0% untuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi mencapai 5,7%-6,0% sehingga Indonesia bisa keluar dari jebakan negara berpenghasilan menengah.

    Disisi lain, Dr. Sandiaga Salahudin Uno,B.B,M.BA sebagai salah satu narasumber dalam webinar ini mengatakan bahwa psikologi merupakan sebuah disiplin ilmu yang bisa dipakai ilmunya dalam semua sektor termasuk dalam perekonomian.

    Selaku pengusaha dan penggerak filantropi, Sandi sangat setuju jika lembaga filantropi harus ikut berperan dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat dengan membuka lapangan kerja, tidak hanya sekedar bagi-bagi.

    Masih terkait dengan filantropi, Nia Firticia yang mewakili Tanoto Foundation sebagai selaku salah satu lembaga filantropi juga menjelaskan tentang kiprah Tanoto Foundation dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

    Menurut Nia, Tanoto Foundation mempercayai bahwa pendidikan yang berkualitas dapat mempercepat kesetaraan peluang.

    “Program unggulan Tanoto Foundation untuk mewujudkan itu semua adalah program SIGAP (Siapkan Generasi Anak Berprestasi), program PINTAR (Pengembangan Inovasi untuk Kualitas Pembelajaran) dan program TELADAN (Tranformasi Edukasi untuk Melahirkan Pemimpin Masa Depan),” tuturnya.

    DR. Herdyan Maulana, Ph.D selaku satu-satunya narasumber yang berlatar belakang psikologi mencoba mengkaji semua hal yang sudah disampaikan oleh narasumber lain dengan persfektif psikologi.

    Herdyan mejelaskan tentang konsep kebahagiaan dan kaitannya dengan kondisi perekonomian.

    Menurut Herdyan, di Negara-negara berkembang seperti Indonesia, kondisi sosial ekonomi masih menjadi indikator penting dalam menentukan kebahagiaan dan kepuasan hidup.

    Herdyan juga menyarankan pada pemerintah Indonesia untuk menjadikan kebahagiaan perspektif psikologi sebagai pertimbangan dan indikator kebijakan publik.

    Diakhir diskusi, semua narasumber menyantumkan akun media sosialnya agar semua peserta bisa mengikuti berbagai program menarik terkait dengan pelatihan pengembangan skill yang dilakukan oleh lembaga-lembaga negara, swasta maupun pribadi.

    Webinar ditutup dengan pengumuman pemenang giveaway oleh panitia. Lima orang peserta webinar yang beruntung itu adalah Kamaru Iskandar dari Aceh, Dwi Adi Sartono dari Kuantan Singingi, Tri Lasih Wulandari dari Pekanbaru, Ahmad Ramadhan dari Indra Giri Hulu, Rizki Ariani dari Tanjung Pinang dan Agus Gunawan dari Cimahi.

    Webinar Kovid Psikogi kali ini memang sangat menarik dan bermanfaat , apalagi dengan adanya giveaway dari Sandiaga Uno dan Tanoto Foundation, kata Amri Darwis salah satu peserta setia webinar Kovid Psikologi. (MIR/CM).

    Ormas Badak Banten Sobang Minta Penyaluran BST Tidak Ada Pungli Dalam Bentuk Apapun

    LEBAK, beritajuang.com – Ormas Badak Banten Kecamatan Sobang minta penyaluran BST  tahap 8 di wilayah Sobang tidak ada pungutan liar dalam bentuk apapun, pasalnya penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 8 akan disalurakan di masing-masing desa se-Kecamatan Sobang pada hari Senin, 16/11/2020.

    Opik Nuryadi anggota Badak Banten Kecamatan Sobang bidang advokasi dan kajian hukum mengatakan, dalam penyaluran BST harus berjalan dengan kondusif jangan ada oknum yang melakukan potongan BST dengan alasan apapun, salurkan saja sesuai juknisnya oleh juru bayar dari PT. POS, ungkapnya.

    Tambah Opik Nuryadi, dimasa pandemi ini masyarakat sangat sulit untuk mencari penghasilan dan batuan BST yang diberikan pemerintah adalah upaya untuk meringankan beban masyarakat, jadi hemat saya jangan ada oknum yang bermain BST untuk mencari keuntungan, kalau kemudian kami temukan maka ormas badak Banten Sobang secara kelembagaan akan melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum (APH), tegasnya.

    Ketua DPC Badak Banten Sobang, Aryaudin Sudanto, SE menyapaikan kepada media beritajuang.com melalui via wastapp bahwa dalam melakukan penyaluran BST harus tatap mematuhi protokol kesehatan dengan cara 3 M, memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, kemudian ormas Badak Banten sebagai control sosial akan terus mengawal penyaluaran BST agar tidak terjadi penyimapangan dan sesuai dengan mekanisme yang ada, pungkasnya. (AGUN)

    Lebak Parahiang, Mantan Ibukota yang Terlupakan, Pasar Leuwidamar pun Nyaris Ambruk

    LEBAK, beritajuang.com – Lebakparahiang adalah nama desa di Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Ini adalah desa dimana Pemerintah Kecamatan Leuwidamar berkantor saat ini.

    Di Desa Lebakparahiang ada Kampung Lebakgedong yang pada tahun 1843 pernah ditetapkan sebagai Ibukota Kabupaten Lebak. Bisa dibayangkan, betapa strategisnya Desa Lebakparahiyang sebelum Indonesia merdeka tersebut waktu itu. Bahkan sejumlah ahli sejarah menyebutkan bahwa istilah kata lebak dalam nama Kabupaten Lebak berasal dari desa ini.

    Maklum, Kabupaten Lebak terbentuk 15 tahun sebelum Lebakparahiyang ditetapkan sebagai Ibukota Kabupaten Lebak.
    Dengan demikian, kata Lebak dalam Kabupaten Lebak merujuk pada kampung Lebak (saat ini Lebakgedong) di Desa Lebakparahiyang, Kecamatan Leuwidamar.

    Sayang, sejarah strategis tentang Lebakparahiyang dan Leuwidamar secara umum luput setelah Ibukota Kabupaten Lebak pindah ke Warunggunung, dan kini menetap di Rangkasbitung.

    Bagaimana kini, kondisi Lebakparahiyang di tahun 2020? Jurnalis kami mencoba menelusurinya meski hanya sepintas. Kondisi sampai saat ini keadaan di wilayah kantor Kecamatan Leuwidamar tak ubah seperti kondisi tahun 70-an, malah jika dibandingkan dengan kemajuan jaman maka bisa disebut sangat menghawatirkan. Mengapa? fasilitas jalan menuju kantor kecamatan tampak rusak, dan area kantor juga tak terawat.

    Bukan hanya itu , Pasar Leuwidamar yang dulu sangat dibanggakan sebagai pusat perdagangan Ibukota Lebak, kini bangkrut. Hanya ada satu warung yang tampak masih buka diantara reruntuhan bangunan pasar yang sudah lapuk. Sementara aktivitas pasar hanya akan ramai di Hari Selasa dan Jumat, dimana para pedagang dadakan mangkal diatas tenda-tenda darurat.

    “Bangunan pasar ini baiknya direhab, dibenahi agar berfungsi secara baik. Jangan seperti sekarang, tak ubah seperti kuburan,” ujar Dede Sudiarto, putera Leuwidamar yang kini menjabat Sekretaris Perkumpulan Urang Banten (PUB) Kabupaten Lebak.

    Sebenarnya, wilayah Leuwidamar sendiri hingga saat ini masih menjadi magnet wisatawan asing, baik dalam maupun luar negeri. Pasalnya di sini masih hidup dan bermukim masyarakat terasing, yakni warga Baduy. Mereka masih konsisten menjaga tradisi adat primitive, bertani dan berhuma yang dinilai unik oleh masyarakat modern. Dengan magnet wisata itu, tentunya Pasar Leuwidamar dan sekitarnya bisa menjadi market bebas bagi perdagangan hasil bumi setempat, mulai dari duren lokal, pete, kopi, lada hingga sayuran lainnya. Maklum, Leuwidamar termasuk daerah pegunungan yang suhu udaranya dingin sangat cocok untuk tanaman palawija dan sayuran.

    “Saya berharap hal ini tidak bisa dibiarkan, Dinas Perdagangan dan semua stakeholder sebagai pemangku kebijakan bisa bertindak. Pasar Leuwidamar sebaiknya segera dibenahi, jangan dibiarkan ambruk dan bisa mengakibatkan kecelakaan jiwa. Tidak elok kiranya mantan ibukota dibiarkan mati begitu,” ujarnya mengaku miris. (ASA)

    Abudin Pimpin IPNU Banten hasil Konferwil VI

    IPNU Bnaten Gelar Konferensi Wilayah Ke 1V di Kampus STISNU Kota Tangerang

    LEBAK, beritajaung.com – Konferensi wilayah (Konferwil) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Banten Ke VI yang digelar pada hari Jumat – Sabtu, Abudin, terpilih secara aklamasi dan disahkan oleh Pimpinan Pusat (PP) IPNU di Kampus STISNU Kota Tangerang, Sabtu 14/11/2020

    Ketua Terpilih Abudin, mengucapkan banyak terimakasih yang sudah memilih dan kedepan akan fokus pada kaderisasi.

    “Terimakasih kepada seluruh rekan-rekan yang sudah memepercayai saya dan tetap konsisten menjaga marwah IPNU dan tidak mencederai PD-PRT dalam Konferwil, Pasca ini saya akan fokus pada kaderisasi IPNU di Banten,” kata Abudin.

    Abudin juga meminta, kader IPNU di Banten, agar lebih masif pada Kaderisasi.

    “kaderisasi harus lebih diprioritaskan lagi, bagaimanapun IPNU organisasi kaderisasi,” pinta Abudin.

    Diakhir abudin meminta, kepada seluruh kader IPNU Banten, untuk sama-sama menjalankan 5 panca khidmat IPNU.

    “Konsolidasi organisasi, penguatan ideologi, transformasi informasi, literasi digital, kaderisasi,” pungkasnya. (Red)

    Beberapa Pimpinan Ponpes Sobang Ancam Membentuk Kepengurusan Tandingan FSPP Sobang

    LEBAK, beritajuang.com – Beberapa pimpinan Pondok Pesantren  di Kecamatan Sobang akan membentuk kepengurusan tandingan Forum Silaturahim Pondok Pesantren  (FSPP) Sobang. Pasalnya bahwa terbentuknya kepengurusan FSPP Sobang tidak melibatkan semua Ponpes yang ada di Sobang dan diduga hanya simbolis, Sabtu 14/11/2020.

    Salah satu pimpinan Ponpes yang tidak ingin disebutkan namanya saat di konfirmasi melalui sambungan telepon wastapp mengatakan, bahwa pembentukan kepengurusan FSPP Kecamatan Sobang dinilai tidak transparan karena tidak melibatkan semua pimpinan pondok pesantren di wilayah Sobang.

    “Harusnya dalam pembentukan kepengurusan FSPP Sobang ini melibatkan semua pimpinan pondok pesantren se – Kecamatan Sobang, pemilihan ketua dan pengurus harus bedasarkan musyawarah mufakat bukan di tunjuk begitu saja, hal ini agar proses demokrasinya berjalan dan jika ini terus dibiarkan maka kami akan membentuk kepengurusan baru,” tegasnya.

    Sipapun yang terpilih sebagai ketua dan pengurus FSPP tidak jadi soal asal harus melalui mekanisme yang bener, semua pimpinan ponpes di Sobang di libatkan dalam pemilihan ketua dan pengurus,” tambahnya.

    Di tempat terpisah tokoh muda Sobang yang juga tidak ingin disebutkan namanya, bahwa FSPP Sobang yang sudah terbentuk jangan di lantik dan di berikan SK dulu oleh FSPP Kabupaten Lebak sebelum melakukan musyawarah kembali yang melibatakan semua pimpinan Ponpes di Sobang juga melibatkan unsur Muspika Sobang, kalau hal ini tidak di lakukan khwatir tidak ada ke kompakan bahkan bisa memicu konflik antara pimpinan pondok pesantren. Pungkasnya. (NR)

    Kapolda Banten Ingatkan Protokol Kesehatan dan Jauhi Kerumunan

    Kapolda Banten Irjen Fiandar ingatkan untuk patuhi protokol kesehatan, pada Sabtu (14/11/2020).
    Kapolda Banten Irjen Fiandar ingatkan untuk patuhi protokol kesehatan, pada Sabtu (14/11/2020).

    SERANG, beritajuang.com– Kepala Kepolisian Daerah Banten Drs Fiandar Menghimbau Kepada Masyarakat Banten untuk lebih menjaga dan mentaati protokol kesehatan hal tersebut disampaikan pada Sabtu (14/11) di sela acara HUT Brimob ke 75.

    Fiandar menyampaikan bahwa angka pelanggaran kesehatan di indonesia masih tinggi sesuai catatan di Polri sebanyak 3,8 Juta orang pelanggar dari 14/10 s/d 05/10.

    Lanjut Kapolda Banten Irjen Fiandar di Polda Banten sendiri mencatat selama pelaksanaan operasi Yustisi yg dimulai tanggal 14/10 -13/11 mencatat 270.692 Pelanggaran Protokol Kesehatan.

    Disampaikan juga oleh Fiandar secara rinci data pelanggaran protokol kesehatan sbb :
    1.Teguran Lisan : 189.824.
    2.Teguran Tertulis : 36.055.
    3.Kerja Sosial : 44.752.
    4.Denda Adm : 61.

    Kapolda Banten Irjen Fiandar Lebih lanjut juga menambahkan bahwa Adanya kerumunan massa yang melanggar Protokol kesehatan telah meresahkan masyarakat,
    Kurang nya kesadaran masyarakat akan pentingnya Protokol Kesehatan dalam mencegah Penularan Covid-19 turut mempengaruhi masih adanya penambahan jumlah kasus positif virus corona di Banten, saya mohon agar kita saling menjaga dan mengikuti protokol kesehatan demi kebaikan bersama.

    Untuk itu Kapolda meminta agar masyarakat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan agar mat rantai penularan Covid-19 akan terputus serta rajin memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak aman dan menghindari berkerumun “ingat Disiplin kita menerapkan 4M akan memutus mata rantai penularan Covid-19,” tutup Kapolda Banten. (MIR)

    Keluar dari Zona Nyaman, Sheryl Sheinafia Rilis ‘Bye’

    Dalam lagu ini Sheryl membawa para pendengar untuk mengikuti petualangan serunya yang melibatkan cara bagaimana tumbuh menjadi mandiri.
    Dalam lagu ini Sheryl membawa para pendengar untuk mengikuti petualangan serunya yang melibatkan cara bagaimana tumbuh menjadi mandiri.

    JAKARTA, beritajuang.com– Ketika Sheryl Sheinafia merilis single sebelumnya berjudul ‘okay’ pada pertengahan tahun ini, kondisi dunia penuh dengan ketidakpastian. Mulai dari pembatasan sosial sampai masa new normal semua terjadi dalam sekejap.

    Tak mau bergumul dengan hal yang itu-itu saja, Sheryl lebih memilih untuk move on dan bilang bye. ‘Bye’ merupakan single kedua sekaligus pembuka dari seri lagu Sheryl yang akan rilis setiap hari Jumat mulai dari tanggal 13 November 2020 sampai 4 Desember 2020, menceritakan tentang perjalanan dalam mencari jati diri dan keluar dari zona nyamannya.

    Dalam lagu ini Sheryl membawa para pendengar untuk mengikuti petualangan serunya yang melibatkan cara bagaimana tumbuh menjadi mandiri. Seperti judulnya, Sheryl ucapkan selamat tinggal kepada cengkraman ketidaknyamanan dan bekas luka masa lalunya.

    Ternyata tidak hanya satu single saja yang akan dirilis oleh Sheryl, namun masih ada 3 single lainnya.

    “Jadi ini seperti journey dari hidup aku yang ingin aku bagikan ke para fans dan pendengar lagu-lagu aku, sebelum album ketiga yang berjudul ‘Jennovine’ rilis pada 4 Desember nanti,” ujarnya.

    Album ketiga Sheryl merupakan album yang bisa dibilang spesial karena berkolaborasi
    sebagai produser dengan 3 produser lainnya.

    Banyak cerita yang belum pernah dibagikan Sheryl sebelumnya akan dirangkum dalam video behind the scene pengerjaan album ini.

    Lagu ‘Bye’ dari Sheryl Sheinafia dirilis di seluruh platform musik digital seperti Apple Music, Spotify, Joox, Langit Musik, Noice dan Resso. Untuk official video lyric dapat disaksikan di platform Vidio dan YouTube ‘Musica Studios’. (BW)

    ‘Quarantine Tales’ Kolaborasi 5 Sutradara Bersama Bioskop Online dan Base Entertainment

    Quarantine Tales Sebuah cerita usaha manusia yang berada dalam tantangan ruang dan waktu untuk terhubung dengan manusia lain melalui teknologi dengan segala keunggulan dan keterbatasannya.
    Quarantine Tales Sebuah cerita usaha manusia yang berada dalam tantangan ruang dan waktu untuk terhubung dengan manusia lain melalui teknologi dengan segala keunggulan dan keterbatasannya.

    JAKARTA, beritajuang.com– Terbatasnya kegiatan akibat pandemi, tak mematahkan semangat para kreator untuk tetap berkarya. Berkolaborasi bersama dengan 5 (lima) sutradara Tanah Air, Bioskop Online dan Base Entertainment tengah mempersiapkan film terbaru, Quarantine Tales. Quarantine Tales merupakan sebuah film omnibus yang terdiri dari lima kisah dengan lima sutradara berbeda dan dibintangi oleh para aktor yang sudah tidak diragukan lagi kemampuan aktingnya.

    Adinia Wirasti, Marissa Anita, Abdurrahman Arif, Verdi Solaiman, dan Roy Sungkono dipastikan akan bermain di dalam film ini. Meski memiliki jalan cerita yangberbeda-beda, Quarantine Tales akan menyuarakan perasaan dan emosi yang sama, tentang kegelisahan, kerinduan, dan keputusasaan yang mungkin muncul selama karantina.

    “Sebagai bagian dari Visi Bioskop Online untuk tumbuh bersama ekosistemnya, spirit Bioskop Online adalah kolaborasi. Dan project ini menjawab itu. Bekerjasama dengan Base Entertainment kami mengusung konsep omnibus dimana 5 sutradara dan 5 tim produksi terlibat dalam pembuatan Quarantine Tales ini. Dari sisi creative, film ini unik sekaligus relevan karena mengisahkan berbagai kehidupan dan rasa yang dialami selama karantina. Dikemas dalam 5 cerita berbeda yang dihubungkan benang merah yang sama,” jelas Ajeng Parameswari selaku President Digital Business Visinema Group.

    Sementara itu, kelima sutradara yang akan terlibat dalam film Quarantine Tales yaitu; Dian Sastrowardoyo (Nougat), Ifa Isfansyah (Cook Book), Jason Iskandar (Prankster), Aco Tenri (Happy Girls Don’t Cry) dan Sidharta Tata (The Protocol). Bagi Dian Sastrowardoyo, film ini merupakan kali pertama ia terlibat menjadi sutradara. Dian berbagi tentang proses keterlibatannya di dalam produksi ini.

    “Seneng sekali saya dapat terlibat di project Quarantine Tales bersama BASE dan Bioskop Online. Ini adalah sebuah pengalaman dan tantangan baru buat saya, karena selain menulis, saya juga menyutradarai salah satu film pendeknya, di mana skillset-nya tentu sangat berbeda dari aktor atau produser yang sebelumnya saya jalani. Cerita tentang hubungan antar manusia di tengah pandemi dan proses syuting dengan segala keterbatasaannya, saya rasa cukup menggambarkan kreativitas dan semangat dari omnibus Quarantine Tales ini. Semoga film ini dapat menjadi tontonan yang menghibur sekaligus potret yang baik orang-orang yang sedang longing for human connection,” ucapnya.

    Sedangkan Shanty Harmayn selaku produser dan salah satu pendiri Base Entertainment ikut bersuara mengungkapkan harapannya mengenai film Quarantine Tales.

    “Quarantine Tales itu seperti catatan akhir tahun untuk 2020. Sebuah cerita usaha manusia yang berada dalam tantangan ruang dan waktu untuk terhubung dengan manusia lain melalui teknologi dengan segala keunggulan dan keterbatasannya. Quarantine Tales adalah kisah tentang rasa kehilangan dan terhubung kembali, bayangan masa lalu, ilusi mimpi, balas dendam, dan rasa bersalah seseorang. It’s about human connection. Lewat film ini juga, Base berkesempatan untuk bekerjasama dengan Bioskop Online dan talenta-talenta terbaik di industri film. Quarantine Tales adalah film yang didasari semangat untuk terus berkarya di tengah keterbatasan,” ungkap Shanty.

    Dengan dibuatnya kerjasama ini diharapkan bukan hanya menjadi sumber hiburan bagi penonton, tapi juga dapat menjadi inspirasi bahwa berdiam diri selama karantina, bukan berarti menghambat kita untuk mengeksplorasi kreativitas diri.

    Quarantine Tales dijadwalkan akan tayang pada akhir tahun ini di www.bioskoponline.com. (BW)

    Warga Pasar keong Terdampak Pembebasan Lahan Proyek Tol Akan Adukan BPN Lebak ke Ombudsman

    Warga Pasar keong Terdampak Pembebasan Lahan Proyek Tol Akan Adukan BPN Lebak ke Ombudsman
    Warga Pasar keong Terdampak Pembebasan Lahan Proyek Tol Akan Adukan BPN Lebak ke Ombudsman

    LEBAK, beritajuang.com– Perwakilan warga Desa Pasarkeong Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak yang tanahnya terkena dampak pembebasan lahan untuk proyek strategis Nasional tol Serang – Panimbang akan mengadukan Badan Pertanahan (BPN) Kabupaten Lebak ke Ombudsman RI lantaran sudah menunggu selama 1,5 tahun namun sertifikat tanah hasil revisi luas mereka tak kunjung diterima, (11/12/2020).

    Perwakilan warga Desa Pasarkeong, Kecamatan Cibadak yang terdampak pembebasan jalan tol Serang-Panimbang, H. Deden M. Fatih.

    Menurut Deden Fatih, pada saat pembebasan lahan warga untuk tol banyak hanya sebagian lahannya yang dibebaskan, sehingga sertifikatnya mesti ada perubahan.

    Sehingga warga menunggu kepastian dari BPN kapan sertifikat pemecahan itu bisa diterima, lantaran sudah hampir 1,5 tahun tak kunjung diterima.

    Mantan Sekretaris DPD KNPI Banten ini mengatakan, sudah hampir 1,5 tahun sejak dibebaskan, hingga saat ini sertifikat tanah mereka belum ada kepastian akan dibagikan.

    “Selasa kemarin saya sudah mendatangi BPN dan menanyakan mengenai sertifikat itu, tapi BPN belum bisa memberi kepastian kapan akan diberikan kepada warga selaku pemiliknya,” ujar Deden.

    Deden juga mengaku geram, karena ada kesan saling lempar tanggungjawab antara BPN dan PUPR soal keberadaan dan penyelesaian sertifikat tersebut.

    “Kami sebagai masyarakat, taunya BPN yang menerbitkan sertifikat tanah, kami sudah menanti 1,5 tahun, mana sertifikat tanah kami, ” kata warga terdampak pembebasan proyek tol Serang – Panimbang ini.

    Sementara itu, tim media Beritajuang.com sudah mencoba meminta konfirmasi ke Kasi Pengadaan Lahan pada Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Lebak,

    Saat menyampaikan keluhan warga tersebut, tidak ada respon baik.

    Jum’at, 13 November 2020 awak media mendatangi kantor Badan Pertanahan Kabupaten Lebak namun Kepala BPN Lebak sedang tidak ada di kantornya. Menurut pegawai di kantor tersebut, Kepala BPN sedang menghadiri acara di luar.

    Media BeritaJuang.com meminta konfirmasi terkait keluhan warga terdampak pembebasan lahan tol Serang – Panimbang kepada Kepala BPN Lebak, Agus Sutrisno, Jum’at (13/11/2020).

    Melalui pesan whatsapp menjawab yang sudah selesai dan membereskan secara administrasi maka minggu depan sertifikat pemecahan akan segera dibagikan. (RUL)

    Baksos Kapolres Lebak bersama Forkopimda Lebak ke Korban Tanah Longsor Kampung Cigobang

    Baksos Kapolres Lebak bersama Forkopimda Lebak ke Korban Tanah Longsor Kp. Cigobang
    Baksos Kapolres Lebak bersama Forkopimda Lebak ke Korban Tanah Longsor Kp. Cigobang

    LEBAK, beritajuang.com– Kepala Kepolisian Resor Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana,SIK bersama Forkopimda Kabupaten Lebak melaksanakan giat Bakti Sosial ( Baksos) ke Warga Korban Tanah Longsor Kp. Cigobang Desa Banjarsari Kec. Lebak Gedong Kab. Lebak. ( Jum’at, 13/11/2020 pukul 09.00 wib)

    Dalam giat Baksos tersebut Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana,SIK dan Forkopimda menyerahkan secara simbolik bantuan berupa sembako Sebanyak 170 ( seratus Tujuh puluh) paket , Tenda dan Pelayanan kesehatan ke Warga Korban Tanah Longsor Kp. Cigobang Desa Banjarsari Kec Lebak Gedong.

    Kegiatan Dihadiri Oleh Kapolres Lebak AKBP Ade Mulyana, SIK, Wakil Bupati H.Ade Sumardi SE.MSi, Dandim 0603 Lebak Letkol, Wakil Ketua DPRD Kab Lebak Junaedi Ibnu Jarta, Asda 3 Feby Hardian Kurniawan, Camat Lebak gedong Drs.H.E.Wahyudin, Kadinsos Lebak H.Eka Darmana Putra, Kadinkes Triatno Supiyono SIp, Kepala Desa Banjarsari H.Anis, TAGANA Kab. Lebak, Kadis PU Kabupaten Lebak, Camat Cipanas, Danramil Cipanas, Ketua MUI Lebak, Kepala Puskesmas Lebak Gedong, Kades Cileuksa Bogor, Jaro Ade Cileuksa, Kades Banjar irigasi, Bapak Sae (Tokoh Huntara), Ustad Dedi (Huntara), Sdr. Amsor (Huntara), Para PJU Polres Lebak, dan Warga masyarakat Huntera.

    Kapolres Lebak Polda Banten AKBP Ade Mulyana , SIK mengatakan Tujuan Kegiatan Baksos yang dinisiasi oleh Polres Lebak adalah untuk sedikit membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana tanah longsor pada bulan Januari tahun 2020 yang sampai saat ini masih menempati hunian sementara.

    “Selain itu kegiatan ini juga untuk mengingatkan kita semua terutama Forkopimda, stakeholder dan masyarakat akan bencana alam, agar kita semua lebih meningkatkan ikhtiar dan usaha untuk antisipasi bencana alam yang kapan saja bisa terjadi mengingat berdasarkan BMKG terjadi peningkatan Curah hujan karena akibat dari Lalina,” ungkap Kapolres Lebak.

    Kapolres Lebak juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk lebih peka dan peduli serta berperan aktif dalam pencegahan bencana alam tanah longsor.

    Baksos Kapolres Lebak bersama Forkopimda Lebak ke Korban Tanah Longsor Kampung Cigobang.
    Baksos Kapolres Lebak bersama Forkopimda Lebak ke Korban Tanah Longsor Kampung Cigobang.

    “Saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk lebih peka dan peduli serta berperan aktif dalam pencegahan bencana alam tanah longsor seperti dengan menjaga kebersihan lingkungan,Tidak melakukan ilegal logging (penebangan pohon) dihulu, tidak melakukan penambangan liar dan tidak membuat lahan yang tidak melihat aspek lingkungan,” ujar AKBP Ade Mulyana.

    Sementara itu Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Kapolres Lebak yang telah menggagas giat baksos dan memberikan bantuan kepada warga Kampung Cigobang.

    “Kita harus mensyukuri dengan kondisi alam seperti ini, harus bersahabat dengan alam contoh dengan penanaman pohon atau penghijauan kembali tanah yang gundul,” ujar Ade Sumardi.

    Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan dan penyerahan sembako door to door ke rumah hunian sementara warga Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebak Gedong. (HMS)

    Ngopi Hitam Bersama Dindik Banten

    Webimar bersama Dinas Pendidikan Provinsi Banten.
    Webimar bersama Dinas Pendidikan Provinsi Banten.

    LEBAK, beritajuang.com– Launching perdana Webinar Pegiat Pendidikan Banten dengan nama Ngopi Hitam (Ngobrol Pintar Hingga Tambah Pintar) Guru Penggerak Banten (GPB) mengangkat tema “Strategi guru penggerak dalam meningkatkan kualitas Pendidikan di Banten” dihadiri oleh 300 peserta di media zoom meeting yang dilakukan Rabu, 11 November 2020 pukul 10.00 s.d 12.30 wib.

    Inisiasi kegiatan, Dudi Wahyudi yang juga sebagai Sekjen Matematika Nusantara (organisasi profesi guru) menyatakan peserta yang daftar ada 583 peserta tetapi yang bias gabung di zoom meeting sekitar 300 peserta selebihnya di live streaming youtube.

    Pada kegiatan tersebut sebagai narasumber langsung dari Kemdikbud Muhammad Nasir, S.Pd, MT sebagai tim pengembang program guru penggerak, Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah Lebak Dr. H. A. Sirojudin, S.PdI., M.Pd, Kepala Bidang PTK Dindikbud Lebak Ibnu Wahidin, M.Pd, Ketua MKPS Provinsi Banten Solihin, M.Si., M.Pd dan teman-teman dari organisasi profesi guru AGBSI (Asosiasi Guru Bahasa dan Sastra Indonesia, Neli Fori Karliana), AGSI (Asosiasi Guru Sejarah Indonesia, Abdul Somad), AGPPKnI (Asosiasi Guru PPKn Indonesia, Unro) dan FKGIPS (Forum Komunikasi Guru IPS, Wijaya).

    Dalam penjelasannya program guru penggerak merupakan pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif, dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

    Kegiatan seleksi terdiri dari Seleksi Tahap 1 meliputi Registrasi, Pengisian Biodata (CV), Pengisian Esai dan Tes Bakat Skolastik. Seleksi Tahap 2 meliputi Simulasi Mengajar dan Wawancara. Kegiatan Pendidikan guru penggerak dilakukan selama Sembilan bulan meliputi Kerangka Desain Program Pendidikan Guru Penggerak dan Materi dan Capaian Pembelajaran, terang narasumber.

    “Berdasarkan laporan sementara dari tim GTK, Banten berada pada 5 teratas dalam kegiatan guru penggerak dan ini merupakan modal besar, semangat besar bagai Pendidikan di Banten terang Muhamad Nasir. Pada tahap 2 ini Lebak dan Pandeglang menjadi daerah sasaran program guru penggerak dan ditutup sampai dengan tanggal 14 November 2020.

    Untuk informasi terkait program guru penggerak dapat diakses di laman https://sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id/gurupenggerak/detil-program “ terang M.Nasir.

    “Kegiatan webinar guru penggerak banten ini menjadi contoh bahwa guru-guru di banten bergerak sendiri secara sadar bahwa guru harus terus mengembangkan kompetensinya dengan cara apapun dan dengan kondisi apapun apalagi saat pandemic covid ini” terang Sirojudin.

    Sementara Kabid PTK Ibnu Wahidin menyatakan “Lebak dari dulu terus bergerak dan sinergis dengan program-program kemdikbud, dari mulai program in on, PKP, GPO dan sekarang PGP, para inisiator kegiatan inipun adalah para guru lebak yang terus bergerak”.

    “Program guru penggerak wajib diikuti oleh guru-guru yang mau bergerak, karena capai akhirnya akan menjadi standar enam profil pelajar Pancasila dan menjadi pemimpin bagi dirinya, sekolahnya dan komunitasnya,” terang Unro.

    Respon dari peserta menyatakan bahwa kegiatan webinar ini harus terus dilakukan sebagai media belajar bersama. Dudi wahyudi menyatakan bahwa guru penggerak banten akan memiliki ser- seri berikutnya, terus berupaya memberikan materi webinar dengan konsep isu-isu terkini dan mendatangkan para narasumber yang kompeten tentunya. (MIR)