More

    Jalan Lintas Sobang Rusak, Ormas Badak Banten Sobang dan GPS Desak Pemilik Alat Berat Bertanggung Jawab

    Jalan Hotmik yang Baru Selesai di Kerjakan Rusak di Duga Alat Berat Melintas di Jalan Raya Ciminyak - Sobang, Sabtu 16/01/2020

    LEBAK, beritajuang.com– Organisasi Masyarakat (Ormas) Badak Banten Kecamatan Sobang dan Gerkan Peduli Sobang (GPS) desak pemilik alat berat bertanggung jawab karena diduga melintas di jalan hotmik yang beberapa bulan baru selesai kerjakan sehingga berakibat rusaknya aspal hotmik di Jalan Raya Ciminyak-Sobang, pada Sabtu (16/01/2021).

    Ketua Dewan pimpinan Cabang (DPC) Badak Banten Kecamatan Sobang, Aryaudin Sudanto, SE mengatakan sangat menyayangkan alat berat dipaksakan berjalan di atas aspal hotmik yang baru beberapa bulan selesai di kerjakan akibatnya aspal hotimk tersebut banyak yang rusak.

    “Pemilik alat berat harus bertanggung jawab atas banyaknya aspal hotmik yang diduga rusak karena alat berat melintas di jalan tersebut,”ujarnya.

    Alat Berat Melintas di Jalan Raya Ciminyak - Sobang Diduga Sebabkan Jalan Hotmik yang Baru Selesai Dikerjakan Rusak.
    Alat Berat Melintas di Jalan Raya Ciminyak – Sobang Diduga Sebabkan Jalan Hotmik yang Baru Selesai Dikerjakan Rusak.

    Dinilai Manajemen Buruk, Warga Perumahan Kembang Harum 2 Kecewa dengan Manajemen Pelayanan Perusahaan Air Swasta

    Bak Penampung Air, Perusahaan Air Swasta Perumahan Kembang Harum 2, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Lebak.
    Bak Penampung Air, Perusahaan Air Swasta Perumahan Kembang Harum 2, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Lebak.

    LEBAK, beritajuang.com– Sejumlah masyarakat Perumahan Kembang Harum 2, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, merasa kecewa dengan manajemen perusahaan air swasta yang dinilai Buruk dan selalu mati, sehingga menyebabkan tidak ada air pada Sabtu (16/01/2021).

    Hal itu diungkapkan oleh Kardi salah satu warga Perumahan Kembang Harum 2, Ia menilai bahwa manajemen Perusahaan Air Swasta yang ada saat ini selalu lamban dan tidak ada informasi dalam memberitahukan bahwa air akan mati.

    “Kebiasaan Perusahaan Air Swasta di Perumahan Kembang Harum 2, kalau mati jarang memberitahu. Sehingga warga kesulitan dalam memperoleh air baik untuk mandi, cuci kaktus, maupun mencuci, dan lain-lainnya. Sehingga kami sangat dirugikan,” ucapnya.

    Dihubungi via WhatsApp manajemen Perusahaan Air Swasta di Perumahan Kembang Harum 2, Risna menjawab bahwa mengakui bahwa air mati.

    “Udah beres, tadi diganti dulu, lagi ngisi penampungan,” jawab via WhatsApp.

    Bak Penampung Air, Perusahaan Air Swasta Perumahan Kembang Harum 2, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Lebak.
    Bak Penampung Air, Perusahaan Air Swasta Perumahan Kembang Harum 2, Desa Bojongleles, Kecamatan Cibadak, Lebak.

    Bung Yos selaku warga Kembang Harum 2 dan Ketua Komunitas Juang Lebak menilai bahwa manajemen perusahaan air swasta ini dinilai buruk. Setiap ada permasalahan air mau mati selalu tidak menginformasikan kepada warga Perumahan.

    “Kejadian air mati ini sudah sering dan berulangkali, namun pihak Manajemen tidak mau melakukan perbaikan kualitas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ucapnya.

    Ia menambahkan bahwa jika Pihak Perusahaan Air Swasta kalau memposisikan kepada warga Perumahan Kembang Harum 2, jika lambat berbayar maka warga selalu dikenakan denda sebanyak Rp. 10.000. Namun jika warga yang dirugikan, pihak Perusahaan tidak mau rugi.

    Menanggapi hal itu, pihak Rukun Warga 08 Perumahan Kembang Harum 2, Purwanto mengingatkan agar Perusahaan Air Swasta harus segera memperbaiki Manajemennya.

    “Jika pihak Perusahaan Manajemen Air Swasta tidak mau memperbaiki, kemungkinan warga perumahan akan memboikot perusahaan tersebut dan tidak akan melakukan pembayaran,” tutupnya. (RUS)

     

    Jadi Kadin Banten, Jayabaya Optimis 2021 Ekonomi Membaik

    H. Mulyadi Jayabaya resmi menjabat Ketua Kadin (2021-2025).
    H. Mulyadi Jayabaya resmi menjabat Ketua Kadin (2021-2025).

    LEBAK, beritajuang.com– Pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Banten periode 2021-2025 di bawah kepemimpinan H. Mulyadi Jayabaya (JB) resmi dilantik pada 15 Januari 2021. Pelantikan tersebut dilakukan di Rumahnya Jalan Raya Rangkasbitung – Pandeglang Kilometer 7, Desa Warunggunung, Kecamatan Warunggunung.

    Informasi yang dihimpun, pelantikan Kadin berjalan lancar dan tetap menerapkan protokoler kesehatan secara ketat. Selain itu, sebelum pelantikan seluruh pengurus Kadin yang dilantik telah melakukan rapid test dan Sreening Covid-19.

    Ketua Kadin Provinsi Banten, H. Mulyadi Jayabaya (JB) mengatakan, terpilihnya kembali Ia menjadi ketua Kadin Banten, langkah utama ialah memulihkan ekonomi masyarakat di tahun 2021. Menurut JB, pihaknya optimis untuk tahun ini kondisi ekonomi berangsur membaik salah satunya harus tetap berkolaborasi dengan pemetintah.

    “Dalam kondisi ini, kita harus sama-sama saling berkolaborasi agar kondisi ekonomi bisa bangkit dan membaik. Tentu itu, harus kita awali dengan perbaikan kondisi kesehatan dan setelah itu, mari kita tumbuhkan perekonomian secara perlahan,” terang H. Mulyadi Jayabaya.

    Dikatakan Jayabaya, pihaknya juga bersedia menghibahkan tanah pribadinya untuk dibangun sebagai kantor Kadin Banten di Kota Serang. Kata JB, dia juga mendukung penuh program pemerintah Joko Widodo (Jokowi) dan Kiyai Ma’aruf Amin untuk menyembuhkan masyarakat Indonesia lewat suntik Vaksin Sinovac yang sekarang dilakukan.

    “Mari kita bersama-sama sadar akan pandemi ini, termasuk dengan tak melanggat protokol kesehatan yang sudah ditentukan. Termasuk mengsukseskan vaksinasi oleh pemerintah.”tutur mantan Bupati Lebak dua periode tersebut.

    Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia, Roselan Perkasa memberikan selamat atas dilantiknya Kadin Provinsi Banten, menurut Roeslan dengan adanya pelantikan Kadin Banten ini, diharapkan bisa terus berkontribusi untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi.

    “Kemarin saya juga bersama Presiden ikut di Vaksin, tentu saya berharap Kadin Banten juga mendukung program pemerintah dalam menangani pandemi lewat vaksinasi.”ucap Roesalan.

    Roeslan optimis selama tahun 2021 perkembangan ekonomi dan kesehatan di Indonesia semakin membaik. Kata Roeslan, pihaknya juga meminta untuk dunia usaha agar bisa bersama-sama khususnya dibawah kepemimpinan H Mulyadi Jayabaya bisa menciptakan kepercayaan investor dan memberikan kenyamanan secara psikologis bisa menjadi langkah strategis Kadin untuk memulihkan perekonomian di Banten.

    “Dunia usaha harus terus berkolaborasi dengan pemerintah dan berinovasi agar ekonomi kita membaik,” terang Roeslan. (Red)

    Dianggap Membahayakan, PT. Final Waste Technologi (FWT) Ditolak Warga Desa Citeras

    PT. Final Waste Technologi (FWT) Ditolak Warga Desa Citeras
    PT. Final Waste Technologi (FWT) Ditolak Warga Desa Citeras

    LEBAK, beritajuang.com– Menindak lanjuti derasnya penolakan masyarakat Desa Citeras Kecamatan Rangkasbitung tentang akan di bangunnya sebuah perusahaan yang diduga kuat akan menghasilan limbah B3, bahwa masyarakat setempat mulai dari unsur pemuda, tokoh, dan sejumlah elemen masyarakat desa setempat.

    Penolakan pembangunan PT. Final Waste Technologi (FWT) ini dibuktikan dengan nota keberatan yang ditandatangani lebih dari lima puluh orang warga yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat.

    Pihak PT. Final Waste Technologi (direktur), konsultan dan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak beserta unsur perangkat desa setempat, menggelar sosialisasi yang bertempat di aula Desa Citeras (13/01/2021) tentang apa itu limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

    Ibu asti selaku perwakilan konsultan dari PT. FWT menjelaskan secara detail tentang jenis limbah apa saja yang akan dihasilkan dari prosduksi PT FWT.

    “Betul bahan baku yang akan kami (PT. FWT) pergunakan nanti untuk produksi ialah limbah B3 antara lain paper sludge (bubur kertas), limbah pabrik kertas dan fly ash (debu terbang) yang dihasilkan dari sisa pembakaran limbah batu bara,” terang Asti.

    Masih di tempat yang sama Ibrahim tokoh pemuda mengamati apa yang di jelaskan oleh pihak perwakilan perusahaan, yang menurutnya tetap akan berdampak lebih kepada banyaknya mudhorotnya bagi warga setempat.

    “Dirinya mewakili sejumlah element masyarakat desa Citeras bersikukuh tetap akan melakukan penolakan terhadap pembangunan PT. FWT,” ucapnya.

    “Kami masyarakat taunya limbah B3 itu bahan berbahaya dan beracun, jadi tidak boleh ada kegiatan apapun dilingkungan kami yang dampak dari kegiatan tersebut hanya akan menghasilkan limbah beracun,” tegas Boim sapaan akrabnya.

    Boim juga langsung meninggalkan ruangan musyawarah, di iringi tepuk tangan oleh masyarakat yang ikut menghadiri musyawarah antara pihak management PT. FWT dan masyarakat Desa Citeras.

    Sementara itu Hasan Basri Spd.I selaku sekjen Forum Komunikasi Lembaga Swadaya Masyarakat (FK-LSM) Kabupaten Lebak yang ditunjuk sebagai juru bicara oleh masyarakat Desa Citeras dalam rapat tersebut, memaparkan tentang langkah-langkah kedepan ketika proses perijinan ini akan terus berlanjut.

    “Saya bingung dengan Iwan selaku kepala bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak terkesan jadi juru bicara perusahaan bukan sebagai pembicara dari dinas, silahkan proses perijinan berjalan sesuai aturan yang berlaku, tetapi kami atas dasar aspirasi masyarakat dalam waktu dekat akan turun kejalan untuk melakukan aksi keprihatinan dan menyampaikan pendapat (unjuk rasa) yang akan kita langsungkan di depan gedung DPRD dan langsung aksi tersebut akan menuju Dinas Perijinan (DPMPTSP) Kabupaten Lebak, tentunya tetap menerapan protokol kesehatan yang ketat,” tegasnya. (Red)

    Peringati Milad Pertama beritajuang.com Lakukan Santunan Anak Yatim Piatu

    Milad Pertama beritajuang.com pada Jum'at (15/01/2021).
    Milad Pertama beritajuang.com pada Jum'at (15/01/2021).

    LEBAK, beritajuang.com– Menyelenggarakan Milad Pertama dengan tema “Menyajikan berita aktual dan berani dari Lebak untuk Indonesia” Bertempat di Sabagi, Rangkasbitung, Lebak, Jumat (15/01/2021).

    Acara Milad resmi dibuka oleh Pimpinan Redaksi Ace Sumirsa Ali dengan memberikan santunan kepada anak yatim piatu dan dilanjut dengan pemotongan tumpeng oleh Redaktur Utama H. M. Suryana bersama para tamu undangan dan tim beritajuang.com

    Ace Sumirsa Ali selaku Pimpinan Redaksi mengucapakan rasa syukur atas perjalanan beritajuang.com selam satu tahun ini, dirinya berharap kedepan media beritajuang.com menjadi media online yang mempunyai integritas, aktual dan berani agar bisa bersaing bersama media-media online yang terdahulu.

    “Semoga beritajuang.com selalu menjadi berita aktual yang menyajikan berita terupdate dan terdepan dan mampu menghadapi tantangan untuk memberikan informasi terupdate kepada masyarakat,” ujarnya.

    Masih di lokasi yang sama Direktur Utama beritajuang.com H. M Suryana mengucapkan, selamat milad pertama kepada beritajuang.com dan seluruh tim anggota redaksi yang selama ini bahu membahu membesarkan nama beritajuang.com sehingga dikenal di kalangan masyarakat dan instansi pemerintah.

    Santunan Anak Yatim pada milad pertama beritajuang.com, pada Jum'at (15/01/2021).
    Santunan Anak Yatim pada milad pertama beritajuang.com, pada Jum’at (15/01/2021).

    “Alhamdulillah Genap 1 tahun beritajuang.com yang telah di rintis sudah terdaftar statusnya di Kemenkumham terkait resgitrasi administrasi sesuai peraturan undang-undang, saya berharap kita memiliki satu komitmen profesional untuk bekerja, dan mampu melakukan sejumlah terobosan tentunya dengan kolaborasi tim yang kompak,” terangnya.

    Selain mengadakan santun anak yatim piatu dan pemotongan tumpeng, tim dan para pimpinan redaksi melakukan diskusi dan evaluasi 1 tahun beritajuang.com

    Santunan Anak Yatim pada milad pertama beritajuang.com, pada Jum'at (15/01/2021).
    Santunan Anak Yatim pada milad pertama beritajuang.com, pada Jum’at (15/01/2021).

    “Genap satu tahun ini, kita adakan evaluasi dan diskusi, Harapannya semua pimpinan dan para anggota redaksi semakin berbenah dan kompak dalam menjalankan media online beritajuang.com, kedepan semoga media online ini berperan aktif dalam pembangunan kabupaten Lebak dalam menyalurkan aspirasi masyarakat dan mengsosialisasikan program pemerintah, sehingga masyarakat dan pemerintah bersatu padu dalam pembangunan, hingga media ini menjadi penyambung antara masyarakat dan pemerintah,” ucapnya.

    Redaktur Pelaksana, Bung Yos menjelaskan bahwa perjalan media online beritajuang.com sangat memberikan makna, dimana rintangan dilalui, karakter tim dibentuk, proses dilakukan, nilai juang dirasakan, dan terbentuk dalam rasa juang satu keluarga.

    “Proses yang telah dilalui ini tentunya agar menjadikan tim selalu kompak dan solid dalam memberikan inspirasi dan menyuguhkan informasi bagi negeri,” ungkapnya.

    “Tentunya satu tahun sudah dilewati bersama, dan kedepan harus ada capaian progress yang menjadi target bersama agar tim beritajuang.com semakin maju dan tahapan-tahapan yang diinginkan dapat terwujud secara bersama-sama,” tutupnya. (MUTO)

    Daud Rizal Terpilih Sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Warunggunung

    Daud Rizal Terpilih Sebagai Ketua Karang Taruna Kecamatan Warunggunung Pada Temu Karya Kecamatan ( TKK ) Warunggunung

    LEBAK, beritajuang.com – Karang Taruna Kecamatan Warunggunung gelar Temu Karya Karang Taruna Kecamatan Warunggunung di aula Kantor Kecamatan Warunggunung, Kamis 14/01/20.

    Pada acara tersebut Daud Rizal terpilih sebagai Ketua Karang Taruna dengan mengantongi suara sebanyak 10 suara sedangkan lawannya Yudi Sutarlan mendapatkan 2 suara.

    Daud Rizal saat dihubungi via whatsapp mengatakan sangat berterimakasih kepada semua pihak atas dukungannya sehingga terpilih sebagai ketua karangtaruna Kecamatan Warunggunung.

    ” Saya ucapkan terimaksih kepada semua pihak atas do’a dan dukungannya kedepan Karang Taruna Kecamatan Warunggunung akan konsen pada kegiatan kemanusiaan karena kita tahu bahwa sekarang sedang di landa musibah wabah covid 19 maka oleh sebab itu peran Karang Taruna sangat penting. Kemudian yang selanjutnya konsen pada pemberdayaan pemuda bahwa pemuda melalui Karang Taruna harus berdaya dengan cara mencetak wirausaha muda pemula juga membentuk petani muda milenial, saya yakin karang taruna tidak hanya dibentuk tapi harus ada karya yang dihasilkan ” tegasnya

    Udini Robot Ketua Karang Taruna Desa Pasir tangkil Kecamatan Warunggunung menyampaikan bahwa Daud Rizal yang di rekomendasi oleh 10 Karang Taruna desa terpilih menjadi ketua Karang Taruna Kecamatan Warunggunung, dalam penyampaikan visi-misi Daud Rizal mengutamakan 2 prinsip yang akan di laksanakan dalam mengemban tugas menjadi ketua Karang Taruna yaitu prinsip kemanusiaan dan pemberdayaan, karena 2 hal pokok itulah yang menginspirasi sebagian besar ketua Karang Taruna tingkat desa untuk mengusung Daud Rizal ” tutupnya. (NR)

    Pemkab Lebak Gelar FGD Rencana Pengembangan Geosite

    Pemkab Lebak Gelar FGD Rencana Pengembangan Geosite
    Pemkab Lebak Gelar FGD Rencana Pengembangan Geosite

     

    LEBAK, beritajuang.com  – Sebagai tindak lanjut hasil verifikasi lapangan terkait usulan Penetapan Warisan Geologi Kabupaten Lebak oleh Pusat Survei Geologi Kementerian ESDM RI, Pemkab Lebak gelar Focus Group Discussion (FGD) Rencana Pengembangan Geosite di Kawasan Geopark Bayah Dome yang dipimpin oleh Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. Bertempat di Aula Multatuli Setda Lebak, Rabu (13/01/2021).

    Kegiatan dihadiri oleh Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi, Asisten Daerah Pemerintahan dan Kesra Kab. Lebak, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) Kabupaten Lebak serta beberapa stakeholders antara lain Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Perum Perhutani, PT. Perkebunan Nusantara VIII, PT. Cemindo Gemilang, PT. Legon Pari Mustika, dan PT. Banten Planting.

    Dalam diskusi Bupati menjelaskan dari potensi warisan geologi yang diusulkan terdapat 32 lokasi potensial untuk ditetapkan sebagai warisan geologi Kab. Lebak yang berdasarkan status pengelolaan lahannya berada diluar penguasaan Pemerintah Kab. Lebak.

    “Dalam kesempatan ini saya minta peran aktif dan keterlibatan secara langsung para pengelola lahan yang didalamnya terdapat warisan geologi untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan konsepsi pengembangan Geopark” Ungkap Bupati.

    Kegiatan menghasilkan beberapa kesepakatan diantaranya Pemkab Lebak bersama para stakeholders pengelola lahan bekerja sama dan bersama-sama untuk menjaga dan melestarikan Warisan Geologi (Geoheritage) dan Keanekaragaman Hayati (Biodiversity) sebagai upaya konservasi terhadap warisan bumi, para stakeholders pengelola lahan membuat rencana pengelolaan dalam pengembangan Situs Warisan Geologi (Geosite) di tiap-tiap lokasi baik yang akan dilaksanakan secara mandiri maupun dengan pola kerja sama, melakukan pemanfaatan Situs Warisan Geologi (Geosite) untuk pengembangan pariwisata jenis wisata alam dan wisata minat khusus penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan, dan para stakeholders pengelola lahan berperan aktif dan terlibat secara langsung dalam menyukseskan FGD Penetapan Warisan Geologi (Geoheritage).(RED)

    Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya Lakukan Reses di Pandeglang, Ini Kesan Masyarakat

    Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya saat memberikan Alat Protokol Kesehatan kepada Masyarakat Desa Palanyar, pada Jum'at (08/01/2021).
    Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya saat memberikan Alat Protokol Kesehatan kepada Masyarakat Desa Palanyar, pada Jum'at (08/01/2021).

    PANDEGLANG, beritajuang.com–  Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya SH, anggota DPR RI komisi VIII dari Dapil Banten I Lebak – Pandeglang, melakukan kegiatan reses pada Jum’at (08/01) di Kampung Pasar Cipeucang, Desa Palanyar, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang.

    Lokasi bertempat di Yayasan Qurota A’yun, Kampung Pasar Cipeucang, Desa Palanyar. Dalam kegiatan reses kali ini Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya memberikan pesan kepada masyarakat yang hadir bahwa peran Pemerintah selalu hadir di tengah kondisi yang sulit akibat pandemic covid 19.

    “Program vaksinasi Covid 19 yang akan segera dilakukan oleh pemerintah adalah suatu bentuk nyata upaya pemerintah untuk memproteksi warga negaranya dari virus covid 19 dan itu gratis, Insha Allah vaksin covid 19 Aman untuk Kita semua, karena MUI pun sudah menyetujui dan halal serta lulus BPOM, mari Kita berikhtiar bersama dalam mencegah penyebaran virus Covid 19, selain tetap melakukan protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak dan siap di vaksin,” ucapnya kepada beritajuang.com Rabu (13/01/2021).

    Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya Lakukan Reses di Pandeglang, pada Jum'at (08/01/2021).
    Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya Lakukan Reses di Pandeglang, pada Jum’at (08/01/2021).

    Pada kesempatan yang sama kegiatan reses kali ini tetap memperhatikan protokol kesehatan, dan pembatasan peserta secara ketat.

    Pantauan awak media, turut hadir Kepala Desa Palanyar yaitu Nana Sudarna, ketua Yayasan Qurota A’yun, Tokoh Masyarakat Setempat, Pendamping PKH serta beberapa relawan.

    Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya saat memberikan materi tentang pentingnya kesehatan dan nilai-nilai sosial pada kegiatan Reses, Jum'at (08/01/2021).
    Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya saat memberikan materi tentang pentingnya kesehatan dan nilai-nilai sosial pada kegiatan Reses, Jum’at (08/01/2021).

    Nana Sudarna, Kepala Desa Palanyar sangat berterima kasih kepada legislator DPR RI yang peduli kepada masyarakatnya.

    “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Hasbi Jayabaya yang sudah mengunjungi rakyatnya di Desa Palanyar, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang. Kepedulian itu sangat terasa di hati kami selaku masyarakat di Desa Palanyar,” ucapnya.

    Ia menambahkan bahwa bantuan yang diterima oleh masyarakat yaitu 350 paket Sembako, 5 Paket Alat Protokol Kesehatan, dan 100 santunan Anak Yatim di Desa Palanyar.

    “Di situasi yang sulit seperti ini, sosok legislator DPR RI hadir ditengah-tengah masyarakat Palanyar dan kepedulian nya sangat berarti untuk kami,” tutupnya. (MIR)

    Target Jadi Sentra Pertanian, WBP Lapas Rangkasbitung Dibekali Pelatihan

    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar Saat Memberikan Sambutan. 12/01/2021
    Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar Saat Memberikan Sambutan. 12/01/2021

    LEBAK, beritajuang.com  – Sebagai wujud impelemntasi target kinerja tahun 2021, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung langsung tancap gas dengan menggandeng mitra kerja Dinas Pertanian dalam memberikan Pelatihan kepada 20 orang Warga Binaan Pemasyarakatan yang berlangsung, di Aula Pembinaan Lapas Rangkasbitung, Selasa (12/1/2021).

    Kegiatan pelatihan ini sejalan dengan rencana/ kalender kerja pembinaan dan target kinerja tahun 2021 dimana Lapas Kelas III Rangkasbitung ditetapkan sebagai lapas produktif sentra pertanian sayur mayur dan peternakan. rencananya kegiatan ini akan digelar selama beberapa hari kedepan dengan metode teori dan praktek serta WBP yang mengikuti akan mengikuti uji kompetensi dan akan mendapat sertifikat keahlian bagi yang lulus dalam pelatihan ini.

    Kegiatan ini di buka langsung oleh Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto, turut hadir kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Pejabat Struktural lapas, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaen Lebak, Kabid Dinas Pertanian, Tim Penyuluh Pertanian, dan jajaran petugas Pembinaan.

    Dalam sambutannya Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto mengatakan, pelaksanakan kegiatan tersebut dilaksanakan atas kerjasama antara Lapas Rangkasbitung bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak untuk melakukan Pelatihan Pertanian.

    Kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu WBP dalam mengembangkan dirinya dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat, dengan memberi bekal keterampilan kepada Narapidana, tambah Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto.

    “Saya berharap warga binaan setelah keluar dari lapas tidak lagi melakukan tindak pidana dan menjadi manusia yang unggul, mandiri, berperan aktif dan kreatif dalam membangun Bangsa dan Negara dengan bekal sertifikasi pelatihan hari ini, dan tentu kami berharap kegiatan ini nantinya akan menunjang produktifiatas pada Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) serta dapat berkontribusi terhadap capaian PNBP tahun 2021” harap Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto.

    Suasana Kegiatan Pelatihan , di Aula Pembinaan Lapas Rangkasbitung Kelas III.
    Suasana Kegiatan Pelatihan di Aula Pembinaan Lapas Rangkasbitung Kelas III.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar mengatakan, pelatihan ini di fokuskan di bidang Hortikultura (Sayuran) dengan melakukan pelatihan penanaman salah satunya penanaman cabe.

    Rahmat Yuniar juga menambahkan, Warga Binaan Pemasyarakatan dalam hal ini yang akan dibina dan dibimbing menjadi sumber daya manusia yang potensial sebagai bagian dari pembangunan nasional dipusat pertanian dan mampu berkontribusi dalam kemajuan ekonomi nasional, penghasil produk bernilai ekonomi yang mampu menyokong nilal tambah ekonomi Negara.

    “Dinas Pertanian Kabupaten Lebak akan terus berkerjasama dengan Lapas Rangkasbitung dan berharap semoga para warga binaan lapas Rangkasbitung ini mendapat bekal dan menjadi warga Negara Indonesia yang baik dan berguna, dan kami yakin Lapas bisa melampaui target capaian dan PNBP yang telah ditetapkan” tutup Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat Yuniar.

    Sementara ditempat terpisah Kasubsi Pembinaan, Eka Yogaswara  mengatakan ke Humas Lapas Rangkasbitung, bahwa sistem pemasyarakatan merupakan sebuah tatanan tentang arah, batas, dan cara pembinaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas WBP sehingga dapat berintegrasi secara sehat dalam kehidupan di masyarakat.

    “Diharapkan kegiatan ini, bukan hanya sekedar sebagai pengisi waktu luang selama menjalani masa pidana saja bagi WBP, namun juga harus berorientasi pada pembangunan SDM dan hasil produk yang berkualitas, berdaya saing serta berkesinambungan,” tambah Yoga Kasubsi Pembinaan. (Red)

    PUB Kabupaten Lebak Apresiasi Langkah Gubernur Banten dalam Melakukan Reformasi Birokrasi

    Sekertaris umum Paguyuban Urang Banten Kabupaten Lebak Ki Dede Sudiarto, MM. 12/01/2021
    Sekertaris umum Paguyuban Urang Banten Kabupaten Lebak Ki Dede Sudiarto, MM. 12/01/2021

    LEBAK, beritajuang.com – Reformasi birokrasi pada hakikatnya merupakan upaya untuk melakukan pembaharuan dan perubahan mendasar terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan terutama menyangkut aspek-aspek kelembagaan (organisasi), ketatalaksanaan (business prosess) dan sumber daya manusia aparatur. Reformasi birokrasi dilaksanakan dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

    Sekertaris umum Paguyuban Urang Banten Kabupaten Lebak Ki Dede Sudiarto, MM. Mengapresiasi Langkah Gubernur Banten Dr.Drs.H. Wahidin Halim, M.Si. yang telah melaksanakan langkah Reformasi Birokrasi secara Gradual, terarah dan terukur dengan mempertimbangkan aspek kemampuan managerial dalam menempatkan pejabat struktural sebagai upaya memastikan terwujudnya visi dan misi yang telah ditetapkan saat menjadi Gubernur Banten.

    “Dengan kata lain, reformasi birokrasi yang dilakukan adalah langkah strategis untuk membangun aparatur negara agar lebih berdaya guna dan berhasil guna dalam mengemban tugas.” Ujar Sekum PUB Kaupaten Lebak ini

    Sebelumnya Gubernur Banten telah melaksanakan rotasi mutasi pada beberapa jabatan pada 22 Desember 2020, kemudian 84 orang dilantik pada 28 Desember 2020, tidak berhenti disitu saja pada tanggal 7 Januari 2021 juga melaksanakan rotasi, mutasi dan promosi sebanyak 316 Aparatur Sipil Negara.

    “Ini merupakan langkah yang baik sebagai upaya reformasi birokrasi, dan berharap akan terus dilakukan sebagai jawaban bahwa reformasi birokrasi menjadi salahsatu upaya memaksimalkan palayanan pada masyarakat, karena saat ini masih banyak kekosongan jabatan diberbagai tempat.” Ungkap Ki Dede.

    Tentu saja setiap kebijakan yang diambil oleh Gubernur sebagai Kepala pemerintahan Daerah tidak bisa memuaskan semua pihak serta Bisa mudah, beberapa kalangan masih ada yang menilai dalam memilih pejabat bernuansa politik atau bahkan ada yang menghawatirkan soal adanya jual beli jabatan. Namun apapun itu yang jelas sebuah upaya harus terus dilakukan demi terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik.

    “Apalagi Provinsi Banten yang merupakan provinsi dengan predikat provinsi muda dibanding dengan provinsi lainnya, memiliki segudang Persoalan yang memerlukan keterlibatan semua stakeholder. Untuk mencari solusi, pemikiran, dan langkah kongkrit agar Banten bisa memanfaatkan semua Potensi yang begitu strategis dengan kebersamaan dalam memajukan Banten,” pungkasnya. (Red)

    Arjuna, Pedebus Cilik Tampil Dalam Peringatan Harlah ke 6 Badak Banten

    Arjuna Pedebus Cilik Saat Tampil Pada Peringatan Harlah Badak Banten ke 6

    LEBAK, beritajuang.com – Debus adalah salah satu budaya asli Banten yang sudah di kenal di Mancanegara yang sering di tampilkan dalam acara-acara Ormas Banten, termasuk dalam Peringatan Hari Lahir ke – 6 Tahun Ormas Badak Banten.

    Arjuna Putra Natadireja, seorang bocah usia 6 Tahun merupakan seorang seniman debus cilik yang juga merupakan Putera dari Ketua DPD Badak Banten Kota Tangerang, yaitu Kang Gilang.

    Menurut Kang Gilang, sebenarnya atraksi kemaren di acara Harlah ke – 6 Badak Banten permintaan sang anak karena rasa rindu untuk manggung, sudah hampir 1 tahun semenjak Pandemi Covid-19 belum pernah tampil dalam kegiatan-kegiatan budaya karena dilarang oleh Pemerintah.

    Arjuna yang masih sekolah TK belajar beladiri dan debus karena mengikuti jejak sang ayah yang juga Pesilat dan Seniman Debus.

    “saya bangga punya anak laki-laki dan harus mencintai seni dan budaya Banten, untuk itu sejak umur 2 tahun Arjuna saya latih silat dan debus” ujar kang Gilang saat di wawancara oleh redaksi ” ungkapnya.

    Arjuna yang juga merupakan cucu dari Budayawan Legendaris yaitu Raden Mustaya Natadireja atau dikenal dengan sebutan Abah Dalang, dalam atraksi nya begitu lincah mengeluarkan jurus-jurus silat dan dengan berani melakukan atraksi debus berjalan di atas pecahan kaca/beling dan di iris perutnya dengan golok.

    Sekretaris Jenderal DPP Badak Banten Hilman Sony Permana, SH mengatakan bahwa budaya debus merupakan budaya asli Banten yang harus dilestarikan karena salah satu visi dan misi Badak Banten adalah mempertahankan, melestarikan dan memperkenalkan budaya asli Banten, bahkan tidak hanya debus ada juga kesenian lainnya termasuk musik tradisional karinding “pungkasnya. (Red)

    Uus Uskandar Siap Maju di Pilkades 2021 Untuk Desa Sukamaju Lebih Baik

    LEBAK,beritajuang.com- Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sukamaju Kecamatan Sobang kandidat bakal calon sudah bermunculan. Salah satunya dari anak muda siap untuk membangun desanya sendiri.

    Salah satu kandidat Uus Uskandar yang biasa di panggil Felik Bakal Calon (Balon) kepala Desa Sukamaju Kecamatan Sobang menyatakan siap untuk membangun Desa Sukamaju untuk lebih baik lagi, Senin 11/01/20

    “Saya memberanikan diri untuk maju menjadi Bakal Calon ( BALON )Kepala Desa Sukamaju atas unsur atau niatan pribadi bukan karena dorongan orang tua atau teman teman adapun dukungan dari teman teman pemuda kepada saya ada yang ikut andil untuk pemenangan kontestasi politik pilkades 2021, modal kekuatan saya adalah restu orang tua.

    Saya berharap dalam kontestasi politik Pilkades 2021 tidak ada kekerasan yang akan memecah belah masyarakat bersainglah secara sehat yang penting siapapun lawannya niatnya untuk membangun desa menjadi desa yang maju, sejahtera, aman dan bersatu.

    Karena tanpa kebersatuan kita tidak akan mampu membangun dalam segala bidang, maka saya mengajak kepada semua kalangan muda dan masyarakat mari kita bersama sama satukan tekad eratkan tangan untuk menuju perubahan.

    Kekompakan dan kebersatuan adalah modal kekuatan utama untuk membngun menuju desa yang lebih baik, maju  dan sejahtera “ungkapnya.

    Tokoh muda Desa Sukamaju yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan Uus Usakandar merupakan sosok muda yang tidak bisa diragukan lagi untuk memimpin Desa Sukamaju karena beliau sangat bermayarakat juga sering membantu masyarakat terutama untuk urusan kemanusiaan maka oleh sebab itu saya yakin kang Uus bisa menang di Pilkades 2021 untuk Desa Sukamaju yang lebih baik “pungkasnya. (Red)

    Onar Putra Siap Membangun Desa Sobang, Ini Harapan Baru Masyarakat

    Onar Putra siap bangun Desa Sobang, Kecamatan Sobang, Lebak, Banten.
    Onar Putra siap bangun Desa Sobang, Kecamatan Sobang, Lebak, Banten.

    LEBAK, beritajuang.com– Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sobang, Kecamatan Sobang kandidat bakal calon sudah bermunculan. Salah satunya dari anak muda yang berprestasi dan membanggakan untuk membangun daerahnya sendiri.

    Ditemui oleh awak media beritajuang.com, Onar Putra salah satu kandidat Bakal Calon Desa menyatakan siap untuk membangun Desa Sobang untuk lebih baik lagi, pada Senin (11/01/2021).

    “Saya memberanikan diri untuk maju menjadi Calon Kepala Desa Sobang karena desakan masyarakat Sobang yang menginginkan kemajuan. Dukungan dari semua masyarakat adalah modal kekuatan saya untuk maju menjadi Calon Kepala Desa Sobang agar lebih baik lagi,” ucapnya.

    Dikatakan oleh Onar bahwa dukungan dari keluarga besar pun sangat menyetujui Ia untuk maju dikontestasi Pilkades mendatang.

    “Program pemberdayaan masyarakat, program administrasi publik, infrastruktur, dan program kesejahteraan masyarakat akan menjadi program yang diutamakan di kepemimpinannya kedepan,” tuturnya.

    Ia menambahkan bahwa konsolidasi dan silaturahmi untuk menyampaikan visi dan misi untuk kemajuan Desa Sobang akan terus disampaikan kepada masyarakat.

    “Jadi saya minta do’a dan restu dari masyarakat Desa Sobang untuk menjadi pemimpin di masa depan agar Desa Sobang menjadi Desa yang maju, berbudaya, dan tetap menjunjung nilai-nilai gotong royong untuk kemajuan Desa Sobang,” pungkasnya.

    Subandi selaku Tokoh Masyarakat Desa Sobang yang juga mantan Kepala Desa Sobang, sangat bangga ada sosok muda yang sudah terbukti kinerjanya dikancah Pemerintahan kini mau mengabdikan diri di Desa Sobang dan mau membangun tanah kelahirannya.

    “Kami selaku masyarakat sangat bangga mendengar Onar Putra mau maju dikontestasi Pilkades Sobang mendatang di tahun 2021-2027. Tentunya ini harapan baru masyarakat Sobang untuk lebih maju lagi jika dipimpin oleh Onar Putra,” ungkapnya.

    “Harapan kemajuan Desa Sobang saya rasa terletak ditangan Onar Putra, karena Ia sosok yang dekat dengan masyarakat, dan memiliki karakter untuk memajukan desa dengan visi dan misi yang Ia usung. Jika ingin ada perubahan pilih Onar Putra,” tutup Subandi yang juga mantan Kepala Desa Sobang. (Red)

     

    GMNI Sukses Gelar DPK STISIP Setia Budhi, Gerbang Awal Membumingkan Ajaran Marhaenisme di Samudera Biru

    DPC GMNI Sukses Gelar DPK STISIP Setia Budhi Rangkasbitung pada Pekan Penerimaan Anggota Baru.
    DPC GMNI Sukses Gelar DPK STISIP Setia Budhi Rangkasbitung pada Pekan Penerimaan Anggota Baru.

    LEBAK, beritajuang.com– Dewan Pengurus Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) sukses gelar Dewan Pengurus Komisariat (DPK) carateker STISIP Setia Budhi pada pekan penerimaan anggota baru pada hari Minggu, (10/01) bertempat di aula sekretariat DPC GMNI Lebak.

    Mengangkat tema “Gerbang Awal Membumingkan Ajaran Marhaenisme Di Samudera Biru” bertujuan agar ajaran Bung Karno, dapat di sebarluaskan di Kampus STISIP Setia Budhi.

    Menurut Bung Rijal, selaku ketua pelaksana PPAB menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana karena dukungan dari berbagai pihak.

    “Alhamdulillah, PPAB ini terlaksana karena dukungan dari berbagai pihak, agar GMNI kembali buming dikampus STISIP Setia Budhi dalam menyebarkan nilai-nilai nasionalisme” tuturnya kepada beritajuang.com pada Senin (11/01/2021).

    Desli nasuar, selaku ketua DPK Careteker STISIP Setia Budhi menegaskan bahwa PPAB ini merupakan bentuk komitmen agar GMNI di Lebak melebarkan sayap.

    “Semenjak terbitnya surat mandat tim personalia, dan dibentuknya DPK carateker STISIP Setia Budhi, yang dimana mempunyai tugas untuk menggelar PPAB mandiri dan melaksanakan musyawarah komisariat agar menjadi definitif”.

    Desli pun menambahkan jika sebenarnya GMNI di STISIP Setia Budhi bukanlah hal yang baru, bahkan GMNI di STISIP Setia Budhi pernah mengalami momen kejayaan.

    “Sejarah GMNI di kampus STISIP Setia Budhi sudah mencatatkan sejarah emas, sayang sekali beberapa tahun terakhir mengalami degradasi kaderasi, melalui PPAB inilah kami bertekad untuk mengembalikan era kejayaan itu” tambahnya.

    Endang sebagai ketua DPC GMNI Lebak menyampaikan apresiasi pada kader-kader GMNI di STISIP Setia Budhi.

    “Saya selaku ketua DPC, sangat mengapresiasi perjuangan kader-kader di STISIP Setia Budhi yang telah membangkitkan gairah kaderisasi dan membuktikan keberadaan GMNI siap mewarnai dan berdinamika dalam menciptakan kader yang progresif” tuturnya. (DIR)

    TPI Higienis Binuangeun Terkesan Tidak Terawat dan Kotor

    Tempat Pelelangan Ikan Muara Binuangeun.
    Tempat Pelelangan Ikan Muara Binuangeun.

    LEBAK, beritajuang.com– Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis Pelabuhan Perikanan Binuangeun fasilitasnya terkesan dibiarkan tak berfungsi, tidak terawat dan Kotor, pada Senin (11/01/2021).

    Pasalnya, setelah penyerahan TPI Higienis ke Pemerintah Kabupaten Lebak pada akhir Tahun 2018 tidak ada perawatan dari Dinas Perikanan Kabupaten Lebak. Terlihat lampu untuk penerangan di pelelangan ikan tersebut sudah lama banyak yang tidak nyala. Selain itu rolling dor juga yang berfungsi sebagai penutup keluar masuk pelelangan ikan nyaris tak berfungsi.

    Selain itu, tulisan Higienis yang ada di dinding tembok depan bagian atas juga sudah pada jatuh dan tidak ada upaya perbaikan. Padahal TPI tersebut dikelola oleh Koperasi Mina Muara Sejahtera dan sebagai lumbung Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lebak yang berlokasi di Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

    Dikatakan Oktody Pamungkas, ST, selaku Kasi Pengelolaan TPI, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Lebak, pihaknya akan berkoordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait.

    “Waalaikumsalam, Informasi ini sedang kita koordinasikan dan komunikasikan dengan para pihak terkait (DKP Prov, Diskan Lebak dan pengelola TPI). Kita akan coba duduk bareng dan rundingkan agar ada solusi yang tentunya buat kebaikan bersama. Terimakasih,” katanya.

    Kondisi Tempat Pelelangan Ikan Muaa Binuangeun yang masih belum higienis.
    Kondisi Tempat Pelelangan Ikan Muaa Binuangeun yang masih belum higienis.

    Terpisah, Wading Riana ketua Koperasi Mina Muara Sejahtera, menurutnya bahwa pemeliharaan fasilitas TPI Higienis Pelabuhan Perikanan Binuangeun adalah kewenangan Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten.

    “Waalaikumsalam, Itu kewenangan DKP Propinsi,” lanjut Wading saat ditanya sejak kapan lampu tidak menyala, “Kira-kira sebulan lebih,” ucapnya.

    Sementara DKP Provinsi Banten belum bisa dihubungi. Hingga berita ini diterbitkan, awak media terus menggali informasi guna pemberitaan lebih lanjut. (Red)

    Santunan Anak Yatim Di Acara Ulang Tahun Badak Banten Di Akhiri Potong Tumpeng Oleh Ketua Umum Badak Banten

    Santunan Anak Yatim Di Acara Ulang Tahun Badak Banten Di Akhiri Potong Tumpeng Oleh Ketua Umum Badak Banten
    Santunan Anak Yatim Di Acara Ulang Tahun Badak Banten Di Akhiri Potong Tumpeng Oleh Ketua Umum Badak Banten

     

    LEBAK, beritajuang.com
    Dalam acara puncak HUT ke 6 Badak Banten,ketua umum Buya Sujana Karis di damping wakil ketua dan sekjen serta petinggi ormas Badak Banten melakukan pemotongan tumpeng,dan dimeriahkan oleh sejumlah seni-budaya tradisional yaitu debus oleh ketua DPD Badak Banten Tangerang Selatan,ormas Badak Banten.sabtu 09/01/21

    Santunan Anak Yatim Di Acara Ulang Tahun Badak Banten Di Akhiri Potong Tumpeng Oleh Ketua Umum Badak Banten
    Santunan Anak Yatim Di Acara Ulang Tahun Badak Banten Di Akhiri Potong Tumpeng Oleh Ketua Umum Badak Banten

    Ketua umum Badak Banten Buya Sujana Karis dalam sambutannya menyampaikan berterimakasih kepada seluruh anggota Badak Banten (BB) yang mendukung dan hadir dalam acara ulang tahun yang ke 6 kali ini, sebelumnya pada tahun-tahun yang lalu tidak bisa kita laksanakan di kernakan di Banten waktu itu sedang di Landa musibah seperti tsunami dan banjir,kita tidak melaksanakan acara ulang tahun (HUT) Alhamdulillah tahun ini kita bisa melaksakan ulang tahun yang ke 6,disaat pandemik covid 19 ini saya mengharapkan kita harus mematuhi protokol kesehatan jaga jatak, mencuci tangan,dengan sabun yang sudah di sediakan.
    Setiap anggota dan tamu undangan diwajibkan memakai masker.ucap ketua umum Badak Banten Buya Sujana Karis.

     

    Senada di sampaikan oleh ketua DPW Badak Banten Ajis Hakim Alhamdulillah hari ini kita dan segenap pengurus dan anggota Badak Banten bisa merayakan hari ulang tahun Badak Banten yang ke 6 yang di hadiri oleh semua jajaran pengurus dan anggota baik dari DPP,DPW,DPC se-Banten.ujarnya

    Lajut dikatakan Ajis saya mengharapkan jangan sampai ada perpecahan lagi di Badak Banten,mari kita bersama-sama membesarkan organisasi ormas Badak Banten karena Badak Banten lebih dari persaudaraan,jaga tali silaturahmi untuk memperkuat tali persaudaraan,semoga kedepan Badak Banten lebih jaya lagi.pungkasnya. (RED)

    Ketua Koperasi Jasa Penambang Masyarakat Cibeber Lakukan Klarifikasi 

    Kantor Koperasi Jasa Penambang Masyarakat Cibeber beralamat di Jalan Raya Cikotok KM 03 Nagrak, Desa Warungbanten, Kecamatan Cibeber, Kabupten Lebak, Banten.
    Kantor Koperasi Jasa Penambang Masyarakat Cibeber beralamat di Jalan Raya Cikotok KM 03 Nagrak, Desa Warungbanten, Kecamatan Cibeber, Kabupten Lebak, Banten.

    LEBAK, beritajuang.com– Koperasi Jasa ‘Penambang Masyarakat Cibeber’ yang beralamat di Jalan Raya Cikotok KM 03 Nagrak, Desa Warungbanten, Kecamatan Cibeber, Kabupten Lebak, Banten, melakukan klarifikasi prihal pemberitaan yang beredar yang dianggap menyudutkan pihak Koperasi, pada Jumat (08/01/2021).

    Tujuan di bentuk Koperasi Jasa Penambang Masyarakat Ciberber adalah untuk membantu masyarakat penambang dalam hal perizinan pertambangan.

    Koperasi bukan melindungi tetapi adalah sebuah wadah untuk menjembatani masyarakat pengurusan izin pertambangan dan lain-lain.

    Ketua Koperasi Jasa penambang masyarakat Cibeber, Harto saat ditemui di ruang kerjanya menyampaikan bahwa dengan munculnya di berita sebelumnya. Bahwa pihak koperasi memungut setoran per bulannya itu Rp 150.000, itu merupak salah atau hoax atau informasi yang tidak benar.

    “Informasi yang benar adalah simpanan pokok sebesar Rp 100.000 yang dibayarkan setahu, dan simpanan bulanan sebesar Rp 50.000, Itu pun baru masuk sebagian saja,” terangnya.

    Ia menjelaskan bahwa uang tersebut ada tersimpan di koperasi dengan di buktikan dengan buku tabungan BRI cabang Cikotok, atas nama Koperasi Jasa penambang masyarakat Cibeber.

    “Ada pun pengeluaran tercatat di buku harian neraca dan buku kas umum Koperasi.
    Kalo pun pihak lain atau anggota ingin mengetahui yang sebenarnya, silahkan datang saja ke kantor Koperasi Jasa,” tambahnya.

    Diketahui bahwa untuk saat ini Koperasi Jasa penambang masyarakat Cibeber baru seumur jagung. Proses tahap sosialisasi sudah dilakukan dan selanjutnya ke tahap usaha sesuai kebutuhan anggota Koperasi Jasa.

    Di tempat berbeda Sumarna tokoh masyarakat Ciberber berharap kepada Dinas terkait untuk segera mengeluarkan izin pertambangan yang sudah di mohonkan oleh masyarakat Cibeber.

    “Kepada siapa lagi kami memohon, agar usaha masyarakat di Kecamatan Cibeber bisa nyaman dan tenang. Tentunya ada hasil bagi kesejahteraan masyarakat Cibeber sesuai dengan visi kami bahwa sandang pangan cukup negara akan kuat,” tutupnya. (Red)

    Rumah Aspirasi MHJB Berbagi di Jum’at Berkah, Komunitas Juang Lebak: Kegiatan Seperti Ini Sangat Memberikan Makna

    Rumah Aspirasi MHJB bagikan nasi kotak kepada tukang becak, pada Jum'at (08/01/2021).
    Rumah Aspirasi MHJB bagikan nasi kotak kepada tukang becak, pada Jum'at (08/01/2021).

    LEBAK, beritajuang.com– Rumah Aspirasi MHJB Berbagi di hari Jum’at yang penuh berkah kepada pekerja harian lepas, tukang becak, dan orang-orang pinggiran yang ada di Kota Rangkasbitung, pada Jum’at (08/01/2021).

    Iman Pribadi, selaku Ketua Rumah Aspirasi Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya (MHJB) menyatakan bahwa kegiatan ini adalah rutinitas yang sering dilakukan oleh Rumah Aspirasi. Tujuannya Rumah Aspirasi MHJB sebagai rumah rakyat bersama ingin selalu dekat dengan masyarakat dan selalu ada di hati masyarakat.

    “Kami berbagi dengan masyarakat, karena mereka adalah wujud perjuangan bagi kami yang selalu mendo’akan dan selalu ada di hati Rumah Aspirasi MHJB. Tentunya kegiatan berbagi ini kedepannya tidak hanya di wilayah Kota Rangkasbitung saja melainkan di seluruh Pelosok Kabupaten Lebak kami akan selalu berbagi dan selalu ada dihati masyarakat,” ucapnya.

    Udin, selaku Tukang Becak mengatakan rasa terimakasih yang sangat luar biasa kepada Rumah Aspirasi MHJB yang selalu rutin setiap jum’at berbagi nasi kotak kepada masyarakat disekitar pinggiran Kota Rangkasbitung.

    “Tidak hanya nasi yang kami terima, tetapi sebuah kerinduan dari Wakil Rakyat yang selalu hadir di hati kami dengan perhatian yang penuh cinta dari Rumah Aspirasi MHJB yang selalu rutin memberikan nasi kotak kepada kami (tukang becak),” ungkapnya.

    Rumah Aspirasi MHJB bagikan nasi kotak kepada pekerja harian lepas, pada Jum'at (08/01/2021).
    Rumah Aspirasi MHJB bagikan nasi kotak kepada pekerja harian lepas, pada Jum’at (08/01/2021).

    Udin juga mendo’akan agar Rumah Aspirasi MHJB terus berjuang dan sukses selalu dalam menjalankan aktivitasnya yang selalu peduli kepada masyarakat di Kabupaten Lebak.

    “Hanya do’a yang selalu kami panjatkan sebagai balasan atas kebaikan yang selalu diberikan penuh perhatian dari Rumah Aspirasi MHJB, semoga sukses selalu. Aamiin,” tuturnya.

    Disisi lain, Bung Yos, selaku Ketua Komunitas Juang Lebak menilai bahwa kegiatan ini sangat memberikan makna yang positif dan mendalam. Dimana Rumah Aspirasi MHJB hadir ditengah-tengah masyarakat sebagai wujud nyata perhatiannya dalam proses Perjuangan.

    “Melalui wadah Rumah Aspirasi MHJB, perhatian Wakil Rakyat terasa dekat terhadap masyarakat Kabupaten Lebak,” ungkapnya.

    “Ditengah-tengah kerinduan rakyat akan sosok wakil rakyat yang dekat dengan masyarakatnya, Rumah Aspirasi MHJB memberikan contoh nyata bahwa Legislator Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya selalu hadir dan penuh perhatian kepada masyarakat di Kabupaten Lebak dan Pandeglang,” pungkasnya. (RUS)

    MPMK Kabupaten Lebak, Sabaki, dan PD Aman Apresiasi Kerja Keras KLHK, Siti Nurbaya: Perhutanan Sosial, Tora dan Hak Komunal Adat Solusi Pemberdayaan Masyarakat

    Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
    Siti Nurbaya, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

    JAKARTA, beritajuang.com– Majelis Permusyawaratan Masyarakat Kasepuhan (MPMK) Kabupaten Lebak, Kesatuan Adat Banten Kidul (Sabaki), dan Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD Aman) mengapresiasi kerja keras Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan atas kerja keras dan kerja tuntasnya dalam menterbitkan SK Perhutanan Sosial, pada (07/01/2021).

    Dalam laporannya, Menteri LHK Siti Nurbaya menyampaikan sampai dengan Desember 2020 sudah diterbitkan SK Perhutanan Sosial seluas 4.417.937,72 Hektar, dengan jumlah SK Izin/ Hak sebanyak 6.798 Unit SK bagi masyarakat sejumlah 895.769 Kepala Keluarga.

    Sementara itu, penyediaan kawasan hutan untuk sumber Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) seluas lebih kurang 2.768.362 Ha. Pelepasan kawasan hutan melalui perubahan batas untuk sumber TORA telah diselesaikan 68 SK pada 19 provinsi seluas 89.961,36 Ha dengan 39.584 penerima. Khusus untuk Hutan Adat yang merupakan bagian dari Perhutanan Sosial, saat ini telah ditetapkan sebanyak 56.903 ha dengan jumlah SK sebanyak 75 unit bagi masyarakat sejumlah 39.371 Kepala Keluarga serta Wilayah Indikatif Hutan Adat seluas 1.090.754 Ha.

    “Perhutanan Sosial merupakan bagian dari penyelesaian tersebut, selain kebijakan tentang pemukiman dalam Kawasan hutan dan kebijakan untuk tata kelola Perhutani. Bapak Presiden juga telah memerintahkan pada Rataskab 23 September kepada Menteri terkait untuk integrasi program hutan sosial kepada upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat yang berarti menuntaskan integrasi program hulu-hilir, kesempatan usaha dan fasilitasi usaha/kegiatan masyarakat dalam rangka meningkatkan kehidupannya,” tuturnya

    Menteri Siti juga berpesan kepada para Gubernur agar turut berperan aktif dalam memfasilitasi, menetapkan, dan mengarahkan program dan kebijakan yang mendukung program Reforma Agraria ini, termasuk untuk proses dasar hukum masyarakat hukum adat melalui Peraturan Daerah (Perda).

    Lebih lanjut, Menteri Siti mengatakan dalam tahun 2021, akan dilakukan percepatan penyelesaian masalah-masalah dan konflik dalam kawasan hutan, persoalan pemukiman dalam kawasan hutan dan penyelesaian masalah-masalah hutan di wilayah padat penduduk seperti Jawa, Lampung, Bali dan provinsi padat penduduk lainnya.

    “Semua itu sudah ada cantolan rambu-rambunya di dalam UU Nomor 11 Tahun 2020, UUCK,” terang Menteri Siti.

    Acara ini diikuti secara faktual dan virtual oleh para penerima SK di 30 Provinsi yang didampingi oleh para Gubernur atau Wakil Gubernur, dan pimpinan daerah juga pejabat eselon 1 KLHK.

    Majelis Permusyawaratan Masyarakat Kasepuhan, Sabaki, PD Aman mendapatkan SK Hutan Komunal dari Presiden Joko Widodo.
    Majelis Permusyawaratan Masyarakat Kasepuhan, Sabaki, PD Aman mendapatkan SK Hutan Komunal dari Presiden Joko Widodo.

    Terpisah, Sukanta selaku Ketua Sabaki menjelaskan penyerahan SK tentang hutan adat hutan sosial ini jadi motivasi bagi kita semua terutama bagi para masyarakat Kasepuhan yang ada di Banten Kidul agar lebih bersinergi dan lagi lebih kompak lagi untuk melakukan pembinaan dalam rangka meningkatkan kerukunan di lingkungan kesepuhan masing-masing.

    “Karena sesungguhnya perjuangan kita ini tidak cukup sampai disini dari sisi fisik masih juga ada beberapa kasepuhan yang ada di Banten kidul yang harus segera kita usulkan lagi hutan adatnya, hutan sosialnya karena ending nya supaya lahirnya SK tentang hutan adat ini bisa memberikan dan bisa meningkatkan kesejahteraan di bagi masyarakat kasepuhan yang ada di Banten Kidul,” ucapnya.

    Jajang Kurniawan yang merupakan pengurus PD Aman Kabupaten Lebak mengucapakan terimakasih kepada Menteri LHK atas kerja kerasnya dan dedikasinya untuk membantu masyarakat adat memperoleh hak komunal hutan adat.

    Junaedi Ibnu Jarta, Ketua MPMK mengapresiasi perjuangan yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana. MPMK melihat kebijakan ini sebagai spirit untuk lebih melestarikan baik objek hukum adat maupun subjek hukum adat dan atau pelestarian budaya adat.

    “MPMK juga melakukan pembinaan dan pengawasan agar kita semua masyarakat adat lebih khusus yang sudah menerima hak komunal adat ini itu tidak melenceng dari fungsi hak komunal yang telah ditetapkan melalui SK kementerian lingkungan hidup jadi harus mewujudkan kebijakan ini dengan sebaik-baiknya,” tutupnya. (MIR)

    Hasil Audiensi DPP LPI dengan KUPT Samsat Malingping Deadlock, SK Milik KUPT Dinilai Janggal

    Audiensi antara DPP LPI dan Mahasiswa Malingping dengan Kepala UPT Samsat Malingping, Kamis (07/01/2021).
    Audiensi antara DPP LPI dan Mahasiswa Malingping dengan Kepala UPT Samsat Malingping, Kamis (07/01/2021).

    LEBAK, beritajuang.com– Dugaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas Laskar Pasundan Indonesia (LPI) terkait Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Malingping terlibat dalam pengadaan lahan kantor Samsat berbutut panjang. Pasalnya, setelah dilakukan audiensi antara DPP LPI dan Mahasiswa Malingping dengan Kepala UPT Samsat Malingping yang digelar pada kamis pagi, (07/01/2021) tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.

    Disebutkan, setelah melakukan audiensi dengan KUPT Samsat Malingping, LPI mengaku malah mendapatkan data baru untuk melanjutkan persoalan Kepala UPT ke tingkat yang lebih tinggi. DPP LPI menilai, bahwa pimpinan Samsat Malingping selalu berkilah saat menjawab pertanyaan mereka.

    Dari data kuat yang dipegang DPP LPI saat ini, kini pihaknya tidak akan tanggung-tanggung untuk mengusut tuntas persoalan yang menyangkut nama petinggi Samsat tersebut.

    Dikatakan Ketua Umum DPP LPI, Rohmat Hidayat, bahwa pihak Samsat tidak memberikan keterangan yang akurat ketika menjawab petanyaan dari peserta audiensi.

    “Seolah-olah masih menyembunyikan dan tidak ada keterbukaan informasi publik terkait apa yang mereka sampaikan dalam audiensi,” katanya, kamis (07/01/2021).

    Lanjut Rohmat, dengan pihak Samsat Malingping sudah membeberkan soal harga tanah yang diajukan ke Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Banten, hal itu malah memperkuat bukti LPI jika kepala Samsat itu jelas diduga terlibat dalam pengadaan lahan kantor.

    “Mendapatkan penguatan bukti bahwa jelas oknum kepala UPT Samsat ini diduga terlibat dalam pengadaan lahan dan diduga di dalam pengadaan tersebut dipenuhi mark up harga, karena sesuai dengan pengakuan pihak oknum KUPT ada rilis harga yang di jelaskan,” terangnya.

    Kata Rohmat, karena hal itu DPP LPI mengaku siap akan segera membawa persoalan tersebut sampai ke aparat penegak hukum.

    “Kami semakin yakin untuk terus menggiring dugaan ini ke ranah yang lebih tinggi, kami siap dan kami akan melakukan hal yang menjadi tupoksi dan kewajiban kami sebagai kontrol sosial untuk lebih menggali lagi data-data di lapangan atas dasar yang kami dapatkan dari audiensi tadi,” tuturnya.

    Audiensi DPP LPI dan Mahasiswa dengan Kepala UPT Samsat Malingping berujung deadlock, pada Kamis (07/01/2021).
    Audiensi DPP LPI dan Mahasiswa dengan Kepala UPT Samsat Malingping berujung deadlock, pada Kamis (07/01/2021).

    Sementara itu, Kepala UPT Samsat Malingping Samad mengatakan, bahwa dirinya hanya bertindak sebagai sekertaris pengadaan lahan.

    “Mereka hanya mempertanyakan soal SK dan kapasitas saya di pengadaan lahan kantor, sesuai dengan aturan yang tercantum di peraturan Gubernur Banten bahwa saya hanya bekerja sampai poin C,” kata Samad.

    Selanjutnya, saat ditanya soal harga lahan Samsat yang diduga mark up, pihaknya menyarankan agar menanyakannya ke Feasibility Study (FS).

    “Kalau itu yang mengetahui hanya pihak FS yang ditunjuk oleh pusat, dan saya tidak tahu soal itu, atau kalau mau lebih jelas silahkan tanya ke pemilik tanah,” kilahnya.

    Berbeda, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC), Galih menuding jika tindakan petinggi Samsat itu sudah bekerja di luar tupoksinya.

    Kata Galih, SK yang menunjukan bahwa kepala Samsat itu bertugas hanya sebatas administrasi dan tidak diperbolehkan sampai mencari lahan. Selain itu kata Galih, SK milik Kepala UPT Samsat Malingping dinilai janggal karena tidak memiliki label standing.

    “Saya sangat menduga KUPTD ada ketrlibatan ke pengadaan lahan, kemudian dia telah mengemukakannya dan itu sudah melebihi kapastias dia, tugas SK itu hanya administrasi, tidak harus terlibat dalam pencarian lahan pembangunan kantor,” paparnya. (Red)