Para Peserta, Panitia, dan Pemateri melakukan foto bersama pada pelatihan kewirausahaan SDM Masyarakat Adat Kasepuhan yang berada di Lebak- Banten.
Para Peserta, Panitia, dan Pemateri melakukan foto bersama pada pelatihan kewirausahaan SDM Masyarakat Adat Kasepuhan yang berada di Lebak- Banten.

BOGOR, beritajuang.com– Dalam rangka peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di lingkungan masyarakat adat kasepuhan, kelompok masyarakat adat kasepuhan yang ada di Kabupaten Lebak mengirimkan putra adat kasepuhan masing-masing dua orang untuk mengikuti pelatihan yang di selenggarakan oleh Rimbawan Muda Indonesia (RMI).

Kegiatan ini di laksanakan selama tiga hari yaitu tanggal 9 s/d tgl 11 Maret 2020, yang bertempat di Sahira Batik Hotel (Bogor). Selain diikuti oleh putra adat kasepuhan kegiatan ini juga diikuti oleh beberapa organisasi pendamping diantaranya, The Samdhana Institute, Akar Bengkulu, WALHI (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), AMAN (Aliansi Masyarakat Nusantara), dan KPA (Konsorsium Pembaruan Agraria).

Agus Maedi, salah satu peserta perwakilan dari kasepuhan Cirompang menjelaskan kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kasepuhan, yang mana kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat inovasi usaha dan komunalitas berbasis Sumber Daya Alam (SDA) lokal.

“Selain itu meningkatkan kemampuan dasar peserta dalam aspek keuangan dan manajemen usaha berbasis SDA lokal, dengan demikian masyarakat adat mampu bersaing dengan dunia luar”, terang Agus Maedi kepada beritajuang.com pada Kamis (12/03/2020).

Agus Maedi saat mempersentasikan potensi wilayah berbasis kewirausahaan di Kasepuhan Cirompang.
Agus Maedi saat mempersentasikan potensi wilayah berbasis kewirausahaan di Kasepuhan Cirompang.

Direktur Eksekutif Rimbawan Muda Indonesia (RMI) menerangkan, “Ya… kita harapkan dengan adanya kegiatan ini potensi lokal yang ada di Indonesia khusus nya di wilayah adat kasepuhan mampu di kelola dengan baik sehingga nantinya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat adat itu sendiri”, Ujar Mardha Tillah. (Direktur Eksekutif RMI).

“Alhamdulillah kegiatan ini berjalan dengan baik berkat antusias peserta, mungkin mereka juga bersyukur dengan adanya pelatihan ini karena itu mereka sangat bersemangat”, terang Didhon (pendamping masyarakat adat kasepuhan dari RMI).

Para SDM Kasepuhan mengikuti pelatihan kewirausahaan di Bogor.
Para SDM Kasepuhan mengikuti pelatihan kewirausahaan di Bogor.

Didhon juga menambahkan, Disadari atau tidak potensi lokal yang ada di Lebak- Banten khusus nya di Kecamatan Sobang sangat melimpah, baik itu potensi sayur-sayuran, rempah, buah-buahan, padi dan masih banyak lagi. Bahkan mungkin setiap desa sudah mempunyai ciri khas masing-masing terutama masyarakat adat contoh nya Kasepuhan Cirompang dengan Kasepuhan Pasir Eurih, di dua kasepuhan ini sudah terkenal dengan potensi gula aren nya, jika mereka bisa mengelola potensi itu tidak menutup kemungkinan perekonomian di dua kasepuhan itu akan maju pesat.

“Makanya kami sangat bersyukur dengan adanya pelatihan ini, karena disini kami di ajarkan bagaimana mengelola potensi lokal itu, mulai dari melihat potensi pasar, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, persiapan produk, persiapan pemasaran dan termasuk bagai mana merubah pola pikir masyarakat yang ada di lingkungan kasepuhan”, terang Didhon selaku Pendamping Masyarakat Adat. (AGS)