LEBAK, beritajuang.com – Lapas Kelas III Rangkasbitung mengikuti kegiatan pelaksanaan evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) di Lingkungan Kementerian Hukum dan HAM Tahun Anggaran 2021 secara virtual, Kamis (09/04/2021).

Kegiatan tersebut berlangsung lancar diruang rapat lantai II Lapas Rangkasbitung yang diikuti oleh perwakilan tim Pokja Zona Integritas menuju WBK WBBM Lapas Kelas III Rangkasbitung.

Kegiatan dimulai dengan pemaparan oleh para Inspektur Wilayah. Proses pelaksanaan Evaluasi mulai dari waktu pelaksanaan evaluasi hingga metode pelaksanaan evaluasi, menjadi paparan pertama yang disampaikan oleh Inspektur Wilayah VI Marasidin.

Secara Virtual, Lapas Rangkasbitung ikuti Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Kemenkumham TA. 2021
Secara Virtual, Lapas Rangkasbitung ikuti Evaluasi Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di Lingkungan Kemenkumham TA. 2021

Baca Juga : Optimalkan Kinerja, Membangun zona integritas menuju WBK/WBBM 2021, Kalapas Rangkasbitung Berikan Arahan di Apel Pagi

Inspektur Wilayah V Budi menjabarkan faktor kegagalan Satker dalam mencapai WBK/WBBM.

“Faktor Kegagalan Satker Pemasyarakatan dan Imigrasi salah satunya adalah TPN masih menemukan banyak kasus-kasus viral di lingkungan pemasyarakatan sehingga menunjukkan lemahnya pembinaan pada satuan kerja pemasyarakatan dan Imigrasi,” katanya

Baca Juga:  Bupati Lebak Serahkan LKPD TA 2020

Masih kata Budi, Bahwa dikantor wilayah, TPN masih menemukan bahwa layanan pada Kantor Wilayah belum menunjukkan fungsi layanan semua divisi serta sarana prasarana layanan belum memadai,” ungkapnya.

Baca Juga : Lemhanas RI Kunjungi Pandeglang Dalam Program SSDN

Di akhir, Inspektur Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Banten, Razilu, memberikan penguatannya.

“Dalam membangun ZI, ada 1 hal yang tingkatannya berada di atas komitmen, yaitu semangat untuk memberikan pelayanan publik yang tanpa pamrih”, ujar Inspektur Jenderal.(DRIE)