DPC PDIP KABUPATEN LEBAK MENGUCAPKAN SELAMAT MENYAMBUT BULAN RAMADHAN 11442 H Ucapan Selamat Hari Isra Mi'raj 1442 Oleh Kapolri Ucapan Kapolda Banten Kapolres Lebak Mengucapkan Selamat Hari Isra Miraj 1442 H Ucapan Kapolres Metro Jakarta Barat Dinas PUPR KABUPATEN PANDEGLANG Ucapan Selamat Hari Isra Mi'raj oleh Ketua Fraksi PDIP Provinsi Banten Ucapan Selamat Ulang Tahun PT Beritajuang Mediatama PT. Berita Juang Mediatama Mengucapkan Selamat Menhambut bulan Ramadhan 1442 H

Pembangunan Peternakan Ayam Di Desa Cikareo Cileles Lebak Dipermasalahkan

LEBAK, beritajuang.com – Telah dilakukan advokasi langsung oleh ketua Ormas Pemuda Pancasila kecamatan Cileles terkait pembangunan peternakan ayam di Desa Cikareo Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak.

Ketua Pemuda Pancasila Kecamatan Cileles Jaro Bidin menyampaikan bahwa perusahaan ini sudah melanggar Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2014 tentang Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang menjelaskan bahwa Kecamatan Cileles bukan termasuk dalam kawasan peternakan.

“Dari draft RTRW kami lihat bahwasanya Kecamatan Cileles bukan diperuntukan untuk daerah peternakan, artinya segala macam aktivitas yang berkaitan dengan peternakan kami menganggap ini harus ditutup, jangan ada operasi di lokasi pembangunan peternakan,” kata Jaro Bidin.

Baca Juga : PW Kumala dan Kalam Miris, Pengusaha Ternak Ayam di Cileles dan Gunung Kencana Diduga Labrak Perda

Selain itu, Jaro Bidin menyoroti aparat pemerintahan sekitar mulai dari pemerintah Desa dan Kecamatan, yang seharusnya pemerintah Desa dan Kecamatan tidak mengeluarkan izin, karena dianggap berbenturan dengan aturan RTRW yang berlaku di Kabupaten Lebak.

Baca Juga:  Prof. Saiful Mujani: Mathla’ul Anwar harus tetap Inklusif

“Seharusnya pemerintah Desa dengan Kecamatan jangan mengeluarkan izin lingkungan, baca aturan yang mengatur tata ruang wilayah, jangan seenaknya menerima investor dari luar, beginilah pemerintah kalo minim dalam membaca,” tukas Jaro bidin

“Kita melihat dampak ketika peternakan berskala besar ini terjadi seperti bau yang menyengat, lalat yang banyak dan limbah. Jangan melihat manisnya pihak perusahaan akan memberikan iming-iming kepada masyarakat tapi kita lihat dulu dampak negatifnya, apalagi ini dekat dengan pemukiman warga,” tutur Jaro bidin.

Untuk itu ia meminta agar peternakan yang akan dibangun ini tidak dilanjutkan (Red)