Siswi SMKN 1 Sobang saat memperlihatkan tanaman pertanian hidroponik.
Siswi SMKN 1 Sobang saat memperlihatkan tanaman pertanian hidroponik.

LEBAK, beritajuang.com– Hidroponik merupakan salah satu pertanian berbasis teknologi yang dimana pertanian ini tidak membutuhkan lahan yang besar dan pengerjaannya tidak begitu berat. Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sobang kembangkan tanaman pertanian hidroponik, pada Kamis (19/03/2020).

Hidroponik berasal dari kata hydro yang berarti air, dan ponos yang berarti kerja. Jadi, hidroponik memiliki pengertian secara bebas teknik bercocok tanam dengan menggunakan aliran air yang mengalir di permukaan pipa.

Tanaman pertanian hidroponik dikembangkan oleh siswa-siswi SMKN 1 Sobang.
Tanaman pertanian hidroponik dikembangkan oleh siswa-siswi SMKN 1 Sobang.

Difki Nurpratama selaku guru SMKN 1 Sobang saat di wawancara oleh media beritajuang.com mengaku senang dan bangga kepada siswa-siswi di SMKN 1 Sobang.

“Saya bangga sekali kepada murid-murid saya yaitu kepada SMKN 1 Sobang yang berlokasi di Desa Ciparasi yang begitu semangat untuk melakukan tanaman pertanian hidroponik. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat dilestarikan baik di sekolah atau di masyarakat”, ujar Difki Nurpratama.

Kepala sekolah SMKN 1 Sobang Drs. Heri Mulyanto mengatakan bahwa kegiatan hidroponik dapat berkembang di seluruh kabupaten Lebak.

“Dengan adanya SMKN 1 Sobang khususnya di bidang pertanian dapat memotivasi para kaum milenial, bahwasannya pertanian tidak melulu di sawah dan kotor-kotoran bahkan pertanian seperti ini bisa di jadikan ajang agribisnis di bidang sayur hidroponik”, ujar Heri Mulyanto.

Tanaman hidroponik jenis sayuran yang dikembangka oleh siswa-siswi SMKN 1 Sobang.
Tanaman hidroponik jenis sayuran yang dikembangkan oleh siswa-siswi SMKN 1 Sobang.

Tambah Heri Mulyanto, “Siswa-siswi dapat belajar menjadi seorang entrepreneur (pengusaha) di bidang pertanian sayuran. Mereka juga belajar untuk mengembangkan secara luas dan dapat di usahakan secara maksimal serta termanejemen dengan baik”, tambah Heri Mulyanto, Kepala Sekolah SMKN 1 Sobang. (UUS/Felik)

SMSI