Pelaku penggelapan diamankan oleh Sat Reskrim Polres Pandeglang.
Pelaku penggelapan diamankan oleh Sat Reskrim Polres Pandeglang.

PANDEGLANG, beritajuang.com– Seorang pria pelaku penggelapan motor, ditangkap jajaran anggota Unit Sat Reskrim  (Satuan Reserse dan Kriminal) Polres (Kepolisian Resor) Pandeglang, pada Jum’at (20/03/2020).

Penangkapan tersebut berawal, dari laporan masyarakat. Pelaku melancarkan aksinya dengan cara, mendekati korban dengan niat akan menikahi anaknya, RN.

Seiring berjalannya waktu, pelaku berhasil mengambil hati korban dan dipercaya oleh keluarganya.

Sehingga, pelaku meminjam kendaraan korban, dengan alasan akan dipakai untuk menemui temannya di Kadumerak, Kecamatan Karang Tanjung.

Ia sempat berjanji akan mengembalikan secepatnya. Tetapi, sampai saat ini kendaraan tersebut tak juga dikembalikan.

Kerugian yang dialami korban, sebesar Rp.6.500.000,- (Terbilang: Enam Juta Lima Ratus Ribu Rupiah).

Tim Opsnal Polres Pandeglang, menangkap pelaku penipuan terhadap korban, berinisial RR (66) yang merupakan pensiunan PNS, warga Kampung Sukatani RT 03 RW 03, Desa Ciputri, Kecamatan Kaduhejo Kabupaten Pandeglang.

Diketahui, pelaku HS (37) berprofesi sebagai Wiraswasta, warga Kampung Parungsentul RT 03 RW 09 Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang.

Selain mengamankan pelaku, pihak kepolisian juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit Motor Vario tahun 2011.

“Satu pelaku di duga telah melakukan Tindak Pidana Penggelapan dan Penipuan, sesuai dengan laporan Polisi Nomor : LP /10/ I / 2020 / Banten / Res Pandeglang. Setelah mendapat laporan tersebut, Tim Opsnal yang di pimpin Kanit I IPDA Tomy Irawan, S.Tr.K, melakukan pengejaran terhadap pelaku dan berhasil mengamankan HS, di  Jalan Raya Labuan-Pandeglang Nomor 16 Mandalasari, Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang. Tepatnya di Kadupinang,” kata Kasat Reskrim IPTU Moch.Nandar.,S.I.K, Jumat (20/3)

Kapolres Pandeglang AKBP Sofwan Hermanto .,S.I.K.,M.H., M.I.K membenarkan penangkapan tersebut. Saat ini tambahnya, kasus tersebut sedang ditangani oleh Sat Reskrim Polres Pandeglang.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 372 Jo Pasal 378 KUHPidana, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara,” tegasnya. (AHD)

SMSI