Saman beserta keluarga yang ingin mendapatkan perhatian pemerintah.
Saman beserta keluarga yang ingin mendapatkan perhatian pemerintah.

LEBAK, beritajuang.com– Saham (55 Tahun) Salah satu keluarga tidak mampu yang tinggal di Kampung Sarisi, RT 01 RW 04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak Butuh perhatian, pasalnya rumah mereka sangat memperihatinkan dan tidak layak huni.

Dengan rasa sedih Saham mengungkapkan kepada reporter media online beritajuang.com, “Saya hanya bisa berharap kepada pemerintah agar rumah saya mendapat bantuan bedah rumah”, ungkap Saham pada Sabtu (21/03/2020).

Kondisi rumah Saman (55 thn) beserta keluarganya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak.
Kondisi rumah Saman (55 thn) beserta keluarganya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak.

Masih Saham, “Rumah saya sudah sering di foto, entah dari mana saja tidak tahu, tapi sampai sekarang belum pernah mendapat bantuan bedah rumah”, tambahnya.

Di tanya soal bantuan Program Sembako, “Saya juga tidak mendapatkan program sembako gratis dari pemerintah padahal saya tidak mampu, sehari-hari buat makan pun susah, kerjaan saya hanya serabutan yang tidak pasti penghasilannya, saya juga tinggal bersama istri dan anak-anak saya”, imbuh Saham.

Terpisah, Kepala Desa Mekarjaya yaitu Juhdi, mengatakan bahwa dirinya tidak bisa berbuat banyak, pengusulan bukan dari pihaknya.

“Saya tidak bisa berbuat banyak kang, tapi baru mau mengajukan karena di Desa saya masih banyak rumah warga yang tidak layak huni. Saya baru menjabat Kades kurang lebih satu tahunan, saya juga berharap pemerintah mau memperhatikan masalah ini”, kata Juhdi Kepala Desa Mekarjaya.

Sementara itu Ade Cobra anggota Ormas Badak Banten menyayangkan masalah ini.

“Kemana aja selama ini Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Cileles, dan Pemerintah Desa?. Seharusnya mereka lebih sigap, dan langsung melaporkan kepada Dinas Sosial Lebak atau Dinas terkait agar rumah bapak Saham bisa dapat bantuan bedah rumah dan mendapatkan bantuan program sembako”, tegas Ade Cobra.

Ade juga sangat kecewa, “Bantuan Program Sembako untuk keluarga miskin, bukan untuk orang mampu, harus tepat sasaran”, cetus Ade Cobra anggota ORMAS Badak Banten. (DRA)

SMSI