Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Lebak, berjuang untuk Kepentingan Masyarakat.
Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Lebak, berjuang untuk Kepentingan Masyarakat.

LEBAK, beritajuang.com– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak mengalihkan anggaran kunjungan kerja (kunker) sebesar Rp 2.593.991.000 untuk penanggulangan wabah virus Covid-19.

Realokasi anggaran ini disepakati pada rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Lebak yang digelar (8/4/2020).

“Sesuai arahan dari Ibu Ketua Umum Hj. Megawati Soekarno Putri, dan Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten H. Ade Sumardi maka kami ikut bergotong royong untuk  membantu penanganan pencegahan Covid-19 di Kabupaten Lebak. Sehingga Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Lebak ikut peduli dan ini adalah kepedulian Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Kabupaten Lebak kepada rakyat”, kata Wakil ketua II DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta pada beritajuang.com Kamis (09/04/2020).

Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Lebak.
Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Lebak.

Hj. Emuy Mulyanah selaku Ketua Fraksi PDI Perjuangan dengan tegas bahwa Fraksi PDI Perjuangan Kabupaten Lebak setuju dengan adanya relokasi ini. Hal ini untuk mendorong penanganan penyebaran pandemic virus Corona.

“Legislator bersama Eksekutif bersinergi untuk segera melakukan penanganan penyebaran virus Corona ini. Anggaran ini dapat dialokasikan untuk membantu masyarakat yang ekonominya terkena dampak Covid-19”, ungkap Hj Emuy Mulyanah Ketua Fraksi PDI Perjuangan.

Senada dengan H. Enden Mahyudin Anggota Fraksi PDI Perjuangan yang juga Ketua Komisi I DPRD Lebak sangat mendukung dengan pengalihan anggaran kunker ke penanganan Covid 19.

“Saya berharap, realokasi anggaran ini dapat membantu pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan petugas medis dalam penanganan covid-19. Serta menjadi solusi atas persoalan kesehatan dan ekonomi yang terjadi di masyarakat Lebak di tengah persoalan covid-19″, ungkap H. Enden Mahyudin.

H. Enden juga mendapatkan informasi dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lebak bahwa Kemarin (08/04) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak telah merealokasi anggaran sebesar 116,7 miliar.

“Rincian yang diperoleh DPRD Lebak diantaranya dana tersebut untuk refocusing dari Bantuan Keuangan (Bankeu) Provinsi Rp 5 miliar, dari kegiatan pada dinas kesehatan Rp 2,3 miliar, dan penambahan Belanja Tak Terduga (BTT) dari yang sebelumnya Rp 5 miliar ditambah Rp 94,4 (menjadi Rp 99,4 miliar). Jadi total kurang lebih Rp116,7 miliar yang akan digunakan untuk penanganan Covid19, jaring pengaman sosial dan penanganan dampak ekonomi sampai dengan bulan oktober 2020″, tutup H. Enden Mahyudin. (MIR)

SMSI