Musdes Khusus Covid-19 di Desa Labanjaya, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.
Musdes Khusus Covid-19 di Desa Labanjaya, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.

LEBAK, beritajuang.com– Desa Labanjaya bergerak sigap dalam penanganan covid-19 dengan  melaksanakan musyawarah khusus kaitan perubahan APBDes dan RKPDes nya.

Sakum selaku Kepala Desa Labanjaya menjelaskan dalam penanganan ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak pendamping desa maupun pihak Kecamatan Banjarsari dalam hal musyawarah desa khusus ini. “Agar hadirnya desa ini bisa di rasakan oleh masyarakat Labanjaya dalam membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19”, ujarnya.

Pendamping Desa Pemberdayaan kecamatan Banjarsari, Deden memberikan bimbingan dan sosialisasi sesuai Permendes No. 6 tahun 2020 revisi Permendes No 11 Tahun 2019 tentang prioritas pengguna dana desa Tahun 2020.

“Dimana pada tahun ini dana desa di fokuskan pada tiga kegiatan. Pertama penanganan covid-19. Kedua, PKTD (Padat Karya Tunai Desa), dan BLT (Bantuan Langsung Tunai)”, jelasnya kepada beritajuang.com pada Sabtu (18/04/2020).

Kantor Desa Labanjaya
Kantor Desa Labanjaya, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Hal senada diungkapkan oleh PLt Kasi Ekbangsos dan Kesra Kecamatan Banjarsari, Lukman Hakim menyampaikan bahwa sesuai surat edaran ibu Bupati Lebak No 900/ 1644-DPMD/ 2020 perihal covid-19 di Desa.

“Kami selaku pemerintahan Kecamatan Banjarsari menghimbau agar mematuhi edaran ibu Bupati Lebak dalam penanganan covid-19 di desa. Dalam musyawarah desa ini agar kita tetap jaga jarak. Kegiatan dihadiri hanya 15 peserta dan tetap menggunakan masker”, ungkapnya.

Musrenbangdes Khusus Covid-19 di Desa Labanjaya, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.
Musdes Khusus Covid-19 di Desa Labanjaya, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Lebak.

Sedangkan Ketua BPD (Badan Permusyaaratan Desa) Desa Labanjaya, Candra Wijaya menilai bahwa ini adalah langkah positif dan hadirnya desa dalam penanganan covid-19.

“Bantuan penanganan covid-19 ini diutamakan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19, yang perekonomiannya terhambat. Mudah mudahan bantuan langsung tunai (BLT) Covid-19 ini cepat terealisasi dan juga penerimaan bantuan ini sesuai dengan kriteria yang sudah diatur”, tutupnya. (RID)

SMSI