SERANG, BERITA JUANG.COM – Direktur Eksekutif Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) Moch. Fahmi Abduh mengatakan bahwa pengetahuan literasi jurnalistik sangat penting di era informasi saat ini untuk menangkal berita bohong yang bertebaran.

Hal itu seiring dengan pesatnya perekmbangan informasi yang mudah didapatkan, namun tidak semua informasi utuh kebenarnanya sehingga menyebabkan maraknya berita bohong atau hoax di masyarakat. Demikian pernyataan tersebut disampikan di sela-sela kegiatan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh SAF di Rumah Buku SAF Persada Banten, Sabtu (18/20).

“Kita ingin masyarakat kita melek dengan dunia jurnalistik, dan pandai menilai untuk membedakan mana berita benar dan berita bohong atau hoax. Selain itu, kita berharap tidak hanya pandai membaca tapi pandai juga menulis berita, karena d era infromasi saat ini kemampuan menulis dan membaca berita sangat penting dimiliki”, ujarnya alumni Administrasi Publik Fisip Untirta ini.

Di tempat yang sama penanggung jawab kegiatan pelatihan jurnalistik yang juga Direktur Rumah Buku SAF, Khaerul Anam mengatakan pihaknya akan rutin membuka pelatihan jurnalistik tersebut dengan membuka kelas khusus pelatihan jurnalistik setiap pekan. “kita ingin terutama anggota SAF dan tentu masyarakat pandai memahami dunia jurnalistik, serta pandai menulis berita. Kelas pelatihan ini terbuka untuk umum. Para narasumbernya kita juga menghadirkan praktisi jurnalistik dan akademisi dalam mengisi kegiatan ini” ucap mahasiswa pada Magister Ekonomi Islam UIN SMH Banten ini.

Lebih lanjut Anam mengatakan bahwa kegiatan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan SAF tersebut, mengangkat tema “To Be Jurnalist”. “Pertemuan pertama kali ini kita menghadirkan pembicara mantan Jurnalis Radar Banten Agus Aan Hermawan yang menyampaikan materi dasar-dasar jurnalistik.

Selanjtnya kelas jurnalistik ini akan dilanjutkan pekan depan yang akan menghadirkan narasuber dari Paktisi Jurnalistik Media Cetak, Media elektornik Televisi dan Media Online”, pungkasnya. (*)

SMSI