Endang Fauroni, Kepala Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak tahun 2015-2021 berdiskusi dengan tim media online beritajuang.com
Endang Fauroni, Kepala Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak tahun 2015-2021 berdiskusi dengan tim media online beritajuang.com

LEBAK, beritajuang.com– Ditengah-tengah Covid-19 (Corona Virus Disasea 2019) awak media berkesempatan khusus untuk mewawancarai “Jaro” (sebutan Kepala Desa) Endang Fauroni, tentunya dengan prosedur dan protokol pengamanan kesehatan yang ketat. Tim beritajuang.com dapat mewawancarai secara eksklusif kepada Kepala Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten pada Selasa (21/04/2020).

Ditemui dirumahnya beliau menjelaskan bahwa menjadi pemimpin adalah pengabdian dan amanah yang sangat berat.

Ia ingin memberikan contoh kepada yang lain bahwa kekuasaan bukanlah nafsu namun pengabdian untuk memajukan masyarakat.

“Bagi saya, menjadi Kepala Desa Muara cukup satu periode, dan menjadi Pemimpin bukanlah mencari kekayaan semata, karena pemimpin adalah amanah terberat yang nantinya akan dipertanggung-jawabkan di akherat”, terangnya.

Wawancara eksklusif bersama Kepala Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Jaro Endang Fauroni: Menjadi Pemimpin Harus Amanah dan Pengabdian.
Wawancara eksklusif bersama Kepala Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Jaro Endang Fauroni: Menjadi Pemimpin Harus Amanah dan Pengabdian Untuk Kesejahteraan Masyarakat.

Lelaki yang lahir di Lebak, 03 November 1973 ini mengatakan bahwa saya memberikan ruang kepada anak muda untuk mendedikasikan menjadi pemimpin yang amanah, progresif, dan penuh pengabdian kepada masyarakat Desa Muara.

“Pada tahun 2015 diketahui bahwa Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 8740 pemilih. Kemungkinan untuk tahun yang akan datang di Tahun 2021 akan bertambah banyak. Ada banyak harapan masyarakat yang menginginkan kesejahteraan kedepan. Itu amanah yang sangat berat”, tambahnya.

Tantangan kedepan menjadi pemimpin ke depan harus amanah, memiliki kemampuan manajemen yang baik, dan bisa mengakomodir masyarakat kepada kesejahteraan. “Itu harus menjadi prioritas kedepan”, tutupnya. (MIR)

SMSI