Organisasi Japeksi (Jaringan Pekerja Sosial Indonesia)
Organisasi Japeksi (Jaringan Pekerja Sosial Indonesia)

SERANG, beritajuang.com– Jaringan Pekerja Sosial Indonesia (Japeksi) memperingati hari Kartini dengan menghadirkan pekerja sosial inspiratif dari kalangan perempuan milenial dalam webinar yang ke empat sebagai narasumber utama dengan tema perempuan milenial dalam praktik pekerjaan sosial. Dalam acara tersebut hadir untuk membuka acara politisi perempuan Eva Kusuma Sundari.

“Peran perempuan telah banyak berkontribusi dalam proses pembangunan dan saya selalu mengingat kaum perempuan lainya di parlemen untuk meninggalkan jejak yang baik untuk masyarakat”, katanya.

Perempuan pengagum Soekarno ini pun mengapresiasi kiprah pekerja sosial perempuan dalam praktek pekerjaan sosial bahkan mengacungi jempol kepada para narasumber yang hadir, karena memberikan wawasan dan memperkaya praktik pekerjaan sosial di lapangan.

Perempuan Milenial Dalam Praktek Pekerjaan Sosial
Perempuan Milenial Dalam Praktek Pekerjaan Sosial.

Dalam webinar tersebut perempuan milineal yang menyampaikan pengalaman praktik pekerjaan sosial antara lain Dyana C. Jatnika, S.Kesos., M.Sc (Lulusan S2 Social Work, School of Public Policy, University of Bristol, UK) yang ditugaskan saat ini sebagai Project Officer Jabar Digital Service untuk Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 di Jawa Barat,. Azian Juliana Ng Lee Choo pekerja sosial perempuan dari Malaysia (Lulusan Social Worker University of Utara Malaysia) yang sekarang bekerja sebagai officer aduan dan pemantauan di Suruhanjaya Hak Asasi Manusia Malaysia/Human Right Commision of Malaysia dan Ipah Rosipah, S.Sos (Lulusan Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Pasundan) yang sekarang aktif di bidang perlindungan anak panti serta sebagai pekerja sosial yang aktif mengembangkan kewirausahaan sosial.

Diskusi Pekerja Sosial di aplikasi Zoom.
Diskusi Pekerja Sosial di aplikasi Zoom.

Menurut Iqbal Sonori salah satu pengurus Japeksi kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan kepada pekerja sosial lainya bahwa ada kaum perempuan Milenial yang sangat inspiratif dalam mewarnai praktek pekerjaan sosial.

“Kita ingin menunjukan dan mengapresiasi pekerja sosial milineal dari kaum perempuan yang berdedikasi dan mengabdikan diri mereka sebagai pekerja sosial, ternyata mereka sangat luar biasa dan sangat memberikan inspirasi bagi pekerja sosial lainya”, kata pria yang hobi olahraga ini. (SS)

SMSI