Jembatan sementara yang berlokasi di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong kini putus akibat hujan deras, pada Kamis (30/04/2020).
Jembatan sementara yang berlokasi di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong kini putus akibat hujan deras, pada Kamis (30/04/2020).

LEBAK, beritajuang.com– Jembatan sementara yang menghubungkan antar kecamatan terputus karena air hujan yang begitu deras disertai angin kencang. Jembatan sementara yang berlokasi di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong kini tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, pada Kamis (30/04/2020).

Alan Jaya selaku Perangkat Desa Ciladaeun saat di hubungi via WhatsAap oleh media beritajuang.com bahwa telah terjadi hujan deras serta angin kencang di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong yang mengakibatkan jembatan sementara terputus kembali.

“Dikarenakan sungai Ciberang kembali meluap setelah di guyur hujan selama kurang lebih 4 jam dengan intensitas curah hujan yang cukup deras, kami merasa sangat sedih dan khawatir karena itu salah satu jalan alternatif yang kami gunakan dan bisa di lalui oleh semua masyarakat baik roda dua maupun roda empat”, ujarnya.

Rivaldi selaku masyarakat Kampung Muhara merasa sedih dan prihatin dengan kondisi jembatan sementara yang sudah bisa dilalui kini rusak total.

“Hujan yang begitu deras mengakibatkan jembatan sementara sebagai alternatif yang baru satu minggu di buka, kini kembali jebol/ terputus tidak bisa di lewati”, tuturnya.

Kondisi jembatan sementara di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, pada Kamis (30/04/2020).
Kondisi jembatan sementara di Kampung Muhara, Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, pada Kamis (30/04/2020).

Rivaldi dan masyarakat lainnya berharap semoga pemerintah segera memperbaiki jalan sementara itu, agar roda perekonomian berjalan kembali, serta aktivitas antar kecamatan segera bisa dilalui.

Senada apa yang dikatakan masyarakat, Kepala Desa Ciladaen yaitu Yayat berharap kepada pihak Pekerjaan Umum Provinsi Banten untuk segera mengecek ke lokasi dan berharap dapat segera diperbaiki kembali.

“Sehingga semua aktivitas dapat dirasakan oleh semua masyarakat dan roda perekonomian dapat berjalan kembali”, tutupnya. (FELIK)

SMSI