Mu'min selaku Menteri Riset dan Teknologi BEM UNTIRTA meminta Pemkab Lebak serius tangani Program Bantuan Sosial dalam Penanganan Covid-19.
Mu'min selaku Menteri Riset dan Teknologi BEM UNTIRTA meminta Pemkab Lebak serius tangani Program Bantuan Sosial dalam Penanganan Covid-19.

LEBAK, beritajuang.com– Menteri Riset Teknologi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Mu’min meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak untuk serius dalam program Bantuan Sosial selama wabah pandemi Corona berlangsung, pada Jum’at (01/05/2020).

Menurutnya, hal ini sangat penting, agar program BLT dari Dana Desa bisa digunakan dengan sebaik-baiknya, yakni adil dan merata.

“Saya berharap kepada Pemerintah Kabupaten Lebak agar serius dalam melakukan pembagian Bantuan Sosial (Bansos) secara merata di saat musibah wabah pandemi Covid-19 sedang melanda kita semua.” kata Mu’min kepada awak media.

Lebih lanjut, dalam keterangan tertulisnya, Menteri Riset Teknologi BEM UNTIRTA ini juga menekankan dan meminta agar Pemkab Lebak melakukan program ini dengan optimal sesuai regulasi yang ada. Pasalnya, ini menyangkut hidup orang banyak, terutama warga yang terkena imbas wabah pandemi ini. Di sisi yang lain, Pemkab Lebak juga perlu memerhatikan kebutuhan masyarakat Kabupaten Lebak dengan baik, karena anggaran yang digunakan cukup besar. Dan, mampu menerapkan pengawasan secara riil di lapangan. Agar program ini sesuai dengan apa yang diharapkan oleh semuanya yaitu tepat sasaran.

Ia juga meminta agar Pemkab Lebak transparan dalam mengelola anggaran yang telah digunakan.

Sebagaimana yang diketahui bahwa pemerintah telah mengekuarkan Surat Menteri Desa PDTT RI Nomor : 1261/PRI.00/IV/2020 pada tanggal 14 April 2020, yang mengatur sejumlah elemen, termasuk dalam pencegahan dan penanganan Covid-19, padat karya tunai dan bantuan langsung tunai (BLT). (IW)

SMSI