PD Banten Jaya Putra mengurangi jumlah karyawan dan merumahkan karyawannya karena kondisi usahanya mengalami penurunan di tengah pandemi Covid-19.
PD Banten Jaya Putra mengurangi jumlah karyawan dan merumahkan karyawannya karena kondisi usahanya mengalami penurunan di tengah pandemi Covid-19.

LEBAK, beritajuang.com– Penyebaran Covid-19 berdampak pada penurunan omset industri rumahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya dirasakan langsung oleh pengrajin mebel di Kecamatan Wanasalam.

PD Banten Jaya Putra (BJP) merupakan industri rumahan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang memproduksi kursi, sofa dan lemari yang berlokasi di Kampung Wanasalam Desa Wanasalam, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak,-Banten, mengalami penurunan omset.

Kepada beritajuang.com, pemilik UMKM jenis furniture ini, Roni Priatna, mengaku akibat Covid-19 saat ini kondisi perekonomian yang dirasakan memang sedang jatuh.

“Ini akibat sejak kejadian penyebaran wabah virus korona, ini konsumen pun berkurang, maka terpaksa sebagian karyawan juga kita rumahkan, sementara karena memang kondisi sedang krisis”, ujar Roni, Sabtu (02/05/2020).

Usaha Furniture PD BJP mengalami penurunan omset, pada Sabtu (02/05/2020).
Usaha Furniture PD BJP mengalami penurunan omset, pada Sabtu (02/05/2020).

Dikatakan, sejak diberlakukannya PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) orderan usahanya secepat kilat mengalami penurunan drastis. Menurutnya pula, karena kondisi ekonomi masyarakat saat ini sedang menurun.

“Ya, bahkan biasanya menjelang lebaran idul fitri pengalaman tahun kemarin toko saya yang berlokasi di depan Pasar Simpang, Desa Cilangkahan, itu ramai orderan karena banyak warga yang mudik dari kota kota besar dan membeli produk kami, tapi sekarang dengan kondisi seperti ini bener-bener susah laku”, katanya.

Dia berharap, wabah krisis cepat reda dan kaum pengusaha kecil bisa bangkit lagi.

“Semoga wabah virus ini cepet berlalu dan perekonomian kembali pulih lagi”, harapnya. (BAIS)

SMSI