Sudandi selaku Departemen Advokasi, Koordinator Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala)
Sudandi selaku Departemen Advokasi, Koordinator Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala)

LEBAK, beritajuang.com– Kegiatan pendistribusian bantuan sosial harus jelas tersampaikan secara langsung kepada penerima. Semua pihak kami berharap dapat berperan aktif untuk mengawasi, membantu dan mendukung program pemerintah dalam mendistribusikan bantuan sosial Covid-19.

“Ini jangan sampai ada pihak yang memanfaatkan bantuan Covid-19 untuk kepentingan apapun, bantuan ini harus dipastikan sampai ke tangan penerima tanpa ada potongan sepeserpun”, ungkap Sudandi selaku Departemen Advokasi, Koordinator Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala) kepada beritajuang.com pada Sabtu (09/05/2020).

Sudandi menyoroti permasalahan supaya keamanan dan kenyamanan warga penerima manfaat dalam pendistribusian bantuan sosial Covid-19 harus diutamakan, jangan sampai pihak pos tidak bekerja profesional, dan meminta penerima untuk antri atau berkumpul disuatu tempat.

“Itu artinya pihak pos tidak mau bekerja secara serius. Pihak pos kami meminta agar tidak mengumpulkan warga sehingga menimbulkan konsentrasi warga disatu titik, seperti kantor desa, kantor pos atau dikumpulkan disuatu tempat tertentu”, katanya.

“Pihak Pos harus betul-betul menerapkan protokol kesehatan dan prinsip physical distancing. Proses pendistribusian bantuan harus benar-benar diperhatikan, jangan sampai kejadian diberbagai daerah terulang akibat buruknya manajemen pendistribusiannya seperti dugaan adanya pungli dan pemotongan yang dilakukan oleh oknum tertentu”, tegasnya.

Sudandi menyoroti bahwa Bantuan Langsung Tunai Covid-19 harus diantarkan langsung artinya warga yang telah terdaftar tinggal menunggu petugas di rumah masing-masing dengan menyiapkan persyaratan pemberian bantuan seperti dokumen e-KTP serta dokumen pendukung lainnya yang diperlukan.

“Sehingga warga tidak perlu berkumpul dan bergerombol untuk mendapatkan bantuan sosial ini. Petugas harus datang door to door agar tidak menimbulkan kerumunan yang berpotensi menyebabkan penularan COVID-19 lebih luas lagi”, tutupnya. (DEMON)

 

SMSI