MANAJEMAN RESIKO DAN PAGU ANGGARAN, PIMTI KEMENKUMHAM BANTEN SUPERVISI LAPAS RANGKASBITUNG

LEBAK, beritajuang.com – Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Rangkasbitung mengikuti kegiatan pendampingan penerapan manajemen resiko tahun 2021 dan supervisi pagu anggaran tahun 2022 yang dilaksanakan oleh Kanwil Kemenkumham Banten, acara ini diikuti oleh Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto dan pejabat Struktural secara virtual melalui aplikasi zoom metting, Kamis (02/09).

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Pendampingan Penerapan Manajemen Resiko Tahun 2021 dan Supervisi Pagu Anggaran Tahun 2022 ini merupakan amanat Target Kinerja B. 09 dan Tarja dari Reformasi Birokrasi Kantor Wilayah sehingga implementasinya bisa digunakan sebagai Data Dukung Pelaporan Aplikasi e-RB dan Aplikasi ZI.

Kepala Kantor Wilayah, Agus Toyib dalam arahannya menyampaikan sasaran pelaksanaan kegiatan Pendampingan Penerapan Manajemen Resiko Tahun 2021 adalah untuk memastikan seluruh Satuan Kerja dapat memahami permasalahan dan risiko yang ada dalam pelaksanaan tugas dan fungsi untuk mencapai tujuan organisasi dan meningkatkan komitmen serta kepatuhan Satuan Kerja dalam Penerapan Manajemen Risiko dalam rangka percepatan keberhasilan pencapaian tujuan organisasi secara efektif dan efisien.

Baca Juga:  Ikrar Bersama Peduli Anak dan Perempuan
MANAJEMAN RESIKO DAN PAGU ANGGARAN, PIMTI KEMENKUMHAM BANTEN SUPERVISI LAPAS RANGKASBITUNG

Sedangkan sasaran pelaksanaan kegiatan Supervisi Pagu Anggaran Tahun 2022 adalah untuk memastikan pengalokasian anggaran telah berkualitas, efektif, efisien, transparan, akuntabel dan sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan mempertimbangkan kebutuhan Satuan Kerja dalam mendukung pencapaian kinerja dan memastikan penyusunan anggaran telah sesuai dengan target prioritas dan berorientasi kepada hasil

Kalapas Rangkasbitung, Budi Ruswanto memberikan atensi khusus usai kegiatan tersebut kepada jajaranya.

“Semua jajaran bisa memastikan pengalokasian anggaran telah berkualitas, efektif, efisien, transparan, akuntabel dan sesuai dengan peraturan yang berlaku, serta tercipta sinergitas dan kolaborasi guna mendukung efektifitas pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi dalam pencapaian tujuan, Kelola Resiko dengan baik agar tidak timbul resiko yang bisa menghambat laju efisien dan efektifitas kinerja organisasi” harapnya.(Red)