Awal September 2021, GKTM di Wilayah Hukum Polda Banten meningkat 22%

SERANG, beritajuang.com – Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi dari data yang bersumber dari Biroops Polda Banten, gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polda Banten pada minggu 1 September 2021 meningkat. Sabtu (04/09)

Dalam pemberitaan sebelumnya dijelaskan bahwa gangguan kamtibmas pada minggu ke-4 Agustus kemarin terjadi 41 kasus. Namun, pada minggu ke-1 September meningkat menjadi 50 kasus atau meningkat 22%.

Kabid Humas Polda Banten Akbp Shinto Silitonga menjelaskan jika kejadian tindak kejahatan tertinggi terjadi di wilayah hukum Polresta Tangerang yaitu 20 kasus.

“Untuk wilayah hukum Polresta Tangerang Polda Banten, terjadi peningkatan 4 kasus, dari sebelumnya 16 kasus kini menjadi 20 kasus,” kata Akbp Shinto Silitonga.

Lanjutnya, “Setelah Polresta Tangerang, Polres jajaran Polda Banten lainnya yang mengalami peningkatan jumlah gangguan kamtibmas yaitu Polres Serang naik 4 kasus, dari 3 kasus menjadi 7 kasus. Kemudian Polres lebak naik 3 kasus, dari 1 kasus menjadi 4 kasus dan Polres Pandeglang naik 4 kasus, dari 5 kasus menjadi 9 kasus”.

Baca Juga:  Sat Narkoba Polres Serang Kota Aman Penjual Obat Keras