Sampah Dialiran Sungai Citorek Harus Ada Solusi, Ini Kata Plh Desa Citorek Timur

Eme Nain warga Desa Citorek Timur, saat memberikan pesan moral untuk tidak membuang sampah sembarangan.
Eme Nain warga Desa Citorek Timur, saat memberikan pesan moral untuk tidak membuang sampah sembarangan.

LEBAK, beritajuang.com– Permasalahan sampah merupakan masalah besar yang perlu diselesaikan dengan bersama-sama. Apalagi disekitar aliran sungai Citorek tumbuh ikan-ikan Mas yang menjadi daya tarik untuk masyarakat. Sungai Citorek terletak di Desa Citorek Timur, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten.

Eme Nain salah satu warga Desa Citorek Timur mengatakan bahwa dimulai hari ini dan besok masyarakat jangan membuang sampah di wilayah aliran air Citorek. Selain merusak lingkungan, aliran air tersebut mengotori ikan-ikan yang ada disekitar air Citorek.

“Ti poe iyeu nepi ka harep, urang ula buang sampah sembarangan, pikeun lingkungan anu bersih, masyarakat sehat,” ujarnya kepada beritajuang.com Senin (06/09/2021).

Iyad Jumiyadi yang merupakan warga Kampung Guradog Barat merasa gelisah dengan adanya permasalahan sampah yang terus terjadi disekitar aliran sungai Citorek. Ia mengajak semua kalangan untuk bersama-sama mencari solusi sehingga aliran sungai Citorek menjadi bersih dan tertata.

Baca Juga:  Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Lakukan Vaksinasi Tahap 2 dan Penyuluhan Narkoba di Zona Merah Covid -19

“Ada potensi besar yang hidup disekitar aliran sungai Citorek, potensi ini tentunya harus didukung bersama-sama dalam mewujudkan aliran sungai yang bersih, tertata dengan baik, dan tentunya ikan-ikan tumbuh dan berkembang dengan baik sehingga menjadi daya tarik tersendiri dalam peningkatan ekonomi,” tuturnya.

Aktivitas pemuda dan semua kalangan saat membersihkan sampah dialiran air Citorek.
Aktivitas pemuda dan semua kalangan saat membersihkan sampah dialiran air Citorek.

Dikonfirmasi melalui telepon, Pelaksana Tugas Harian (Plh) Desa Citorek Timur, M. Nur mendukung upaya permasalahan sampah ini.

“Kami dengan bersama para Mahasiswa dan Stakeholders tadi pagi bergotong royong dengan baik, dan kami mengajak masyarakat untuk sadar agar tidak membuang sampah secara sembarangan,” ujarnya.

M. Nur mengajak semua masyarakat sadar dan memilah sampah mana yang baik untuk di daur ulang dan mana sampah yang tidak bisa di daur ulang. Pemilahan ini sebagai bentuk kesadaran bersama agar terciptanya lingkungan yang bersih dan indah.

“Tentunya Pihak Desa Citorek Timur akan melakukan koordinasi dengan semua stakeholders di Pemerintahan Wewengkon Citorek untuk menyediakan lahan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) dengan wilayah se Lima Desa se Wewengkon Citorek yang terdiri dari Desa Citorek Timur, Desa Citorek Sabrang, Desa Citorek Tengah, Desa Citorek Barat, dan Desa Citorek Kidul,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ulama dan Majelis Agama Se Provinsi Banten, Ajak Masyarakat Jaga Kedamaian dan Persatuan

“Tentunya di tahun yang akan datang alokasi kebijakan anggaran untuk membangun TPA dan pembuangan sampah perlu dialokasikan dengan baik, agar terciptanya keindahan aliran sungai Citorek dan wilayah desa lainnya terbebas dari masalah penumpukan sampah,” tutupnya. (MIR)