Keluarga Mahasiswa Citorek (KUMACITOR)
Keluarga Mahasiswa Citorek (KUMACITOR)

LEBAK, beritajuang.com– Keluarga Mahasiswa Citorek (KUMACITOR) Mengadakan buka bersama dan diskusi dengan relawan dan gugus tugas Covid-19 se Wewengkon Citorek. Pada Kamis (14/05/2020).

Dalam acara bukber dan diskusi tersebut tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan menjaga jarak (Social distancing), menggunakan masker, cuci tangan, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, dan sebagainya.

Pada pembahasan ini ada dua agenda penting yang dibahas yaitu prihal pembukaan Posko Fase ke 3 yakni H-7 Menjelang Lebaran, dan deklarasi organisasi KUMACITOR (Keluarga Mahasiswa Citorek) pasca Pandemi Covid-19 berlalu.

“Karena disitu banyak orang yang sudah pada pulang kampung sehingga pengawasan dan pencegahan Covid-19 akan terus dilakukan oleh para Relawan dan gugus tugas Covid-19 Wewengkon Citorek”, ungkap Ruswana.

Ia menambahkan bahwa acara bukber dan diskusi bersama ini tetap mematuhi protokol pemerintah dalam melakukan pencegahan Covid-19, terutama cuci tangan, menjaga kebersihan, memakai masker, dan sebagainya.

“Mahasiswa dan relawan merasa bangga karena yang ikut bukber dan diskusi dalam kajian pencegahan Covid-19. Semoga kedepannya kita lebih progresif lagi dalam menjalankan komitmen kita”, ucap Ruswana.

Selain membahas terkait posko. Mereka juga membahas terkait akan dilaksanakannya deklarasi organisasi Keluarga Mahasiswa Citorek (KUMACITOR) sebagai wadah perkumpulan mahasiswa dan silaturahmi diantara mahasiswa asal Citorek.

Fahmi selaku ketua pelaksana deklarasi menyatakan bahwa dia ingin semua mahasiswa Citorek ikut andil dalam pelaksanaan deklarasi. Pelaksanaan deklarasi ini akan kita selenggarakan setelah Pandemi Covid-19 berlalu di Kabupaten Lebak. Sehingga kami bisa mendeklarasikan organisasi KUMACITOR.

“Organisasi ini kita buat selain untuk menjalin silaturahmi antar mahasiswa juga bertujuan untuk ikut membangun kampung halaman”, ungkapnya.

“Kita adalah generasi penerus di Citorek ini, pemahaman tentang kebudayaan, adat istiadat harus kita pahami sebagai generasi mahasiswa yang memegang teguh kearifan lokal”, terangnya.

Mutoharudin selaku ketua sementara Keluarga Mahasiswa Citorek berharap agar kekompakan mahasiswa terus dijaga. “Supaya kita bisa sama-sama menjalankan roda organisasi dengan baik sesuai dengan AD/ART yang telah kita sepakati”, katanya.

“Setelah Pandemi Covid-19 ini berlalu, kami KUMACITOR tak sabar ingin mendeklarasikan wadah organisasi kami ini, organisasi ini untuk kebermanfaatan kita semua sebagai wadah untuk menyalurkan ide-ide kreatif tentang kebudayaan, kemahasiswaan, dan agent of change“, tutupnya. (BAIS)

SMSI