Bamsoet Apresiasi Profesi Tenaga Kesehatan Sebagai Pahlawan Kemanusiaan

JAKARTA, beritajuang.com – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo memberikan apresiasi besar kepada tenaga kesehatan sebagai profesi yang sangat mulia. Nilai kemuliaan profesi tenaga kesehatan terlihat dari besarnya pengorbanan yang diberikan dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya. Memilih tenaga kesehatan sebagai profesi adalah panggilan jiwa, yang tidak semua orang dapat merasakannya.

“Dibutuhkan kejernihan hati nurani untuk dapat merasakan kebahagiaan yang tidak terukur, ketika kita dapat membantu meringankan beban penderitaan orang lain. Berbahagialah kalian, yang nantinya akan mempunyai kesempatan untuk mengabdikan diri sebagai pejuang dan pahlawan bagi kemanusiaan,” ujar Bamsoet dalam Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) STIKES Mitra Ria Husada, secara virtual di Jakarta, Rabu (22/9/21)

Turut hadir antara lain Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena, Ketua Pembina Yayasan Karya Bhakti Ria Pembangunan Prof. Dr. Haryono Suyono, Ketua Yayasan Karya Bhakti Ria Pembangunan Efin Soehada, Komandan Skadron Pendidikan (SKADIK) 504 Letkol. Kes. Seno Hadi, dan Dosen Universitas Trilogi Mulyono D. Prawiro.

Baca Juga:  Surat Edaran Perpanjangan kembali PPKM Kota Bekasi 22 Juni hingga 5 Juli 2021
Bamsoet Apresiasi Profesi Tenaga Kesehatan Sebagai Pahlawan Kemanusiaan

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III Bidang Hukum DPR RIvini turut menyampaikan duka cita mendalam sekaligus penghormatan terhadap para tenaga kesehatan yang gugur dalam perang menghadapi badai pandemi Covid-19. Tercatat hingga 21 September 2021, sebanyak 2.032 jiwa tenaga kesehatan telah gugur dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Kenyataan bahwa ribuan tenaga kesehatan telah gugur sepanjang pandemi Covid-19, sementara kita belum tahu kapan pandemi akan berakhir, mengisyaratkan bahwa kita membutuhkan lebih banyak lagi tenaga kesehatan guna memenuhi kebutuhan masyarakat, baik di masa pandemi saat ini, maupun di masa yang akan datang. Kebutuhan ini nyata, karena pelayanan kesehatan sampai kapan pun akan selalu dibutuhkan, mengingat bahwa kesehatan adalah hak dasar rakyat yang wajib dipenuhi negara,” jelas Bamsoet.