Pendamping PKH dan KPM PKH atas nama Ibu Dewi Maryani, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak yang melakukan graduasi mandiri pada Senin (01/06/2020).
Pendamping PKH dan KPM PKH atas nama Ibu Dewi Maryani, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak yang melakukan graduasi mandiri pada Senin (01/06/2020).

LEBAK, beritajuang.com– Peserta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) atas nama Dewi Maryani, Desa Muara, Kecamatan Wanasalam tahun kepesertaan 2016 telah mengundurkan diri dari kepesertaan PKH. Menilai dirinya merasa mampu dan tidak berhak untuk menerima bantuan PKH lagi karena masih banyak yang layak menerima bantuanya, pada Senin (01/06/2020).

“Terimaksih buat pendamping PKH yang selalu memberikan pemahaman tentang bantuan Program Keluarga Harapan ini”, tutur Dewi.

Ibu Dewi juga menambahkan bahwa saat ini dirinya memiliki usaha di bidang baso Ikan. “Alhamdulillah usahanya dapat memberikan kehidupan untuk dirinya dan keluarganya, sehingga saya ingin keluar dari kepesertaan PKH ini”, tambahnya.

Mengkonfirmasi terkait hal ini Apit Ikhsan Maulana selaku pendamping PKH Desa Muara menjelaskan perihal mengundurkan dirinya ibu Dewi Maryani karena ibu Dewi ini sudah merasa sudah mampu, beliau meminta untuk mengundurkan dari dari kepesertaan PKH karena merasa mampu.

“Saat ini ibu Dewi memiliki usaha di bidang Baso Ikan, dan alhamdulillah dari program PKH ini dapat membantu Ibu Dewi untuk graduasi mandiri. Semoga yang lainya menyusul lagi yang merasa tidak layak. Program ini harus tepat sasaran saya bekerja semaksimal mungkin untuk terus mengedukasi dan memverifikasi data kepesertaan PKH ini supaya tepat sasaran mohon kerjasamanya pihak-pihak yang lainya untuk membantu dalam menjalankan program pkh ini”, ungkapnya.

Graduasi mandiri yang dimaksud, artinya penerima manfaat atau KPM PKH sudah bisa lepas dari program bansos yang selama ini diberikan pemerintah. Hal itu karena penerima manfaat dinilai telah mandiri secara ekonomi serta tidak lagi memenuhi syarat kondisional sebagai KPM PKH.

Ibu Dewi Maryani keluarga penerima manfaat PKH yang melakukan graduasi mandiri, pada Senin (01/06/2020).
Ibu Dewi Maryani keluarga penerima manfaat PKH yang melakukan graduasi mandiri, pada Senin (01/06/2020).

Jaro Endang selaku Kepala Desa Muara saat ditanya awak media beritajuang.com menjawab bangga kepada masyarakatnya yang sudah sejahtera. Karena tujuan PKH sudah sangat dirasakan oleh masyarakatnya.

“Salut..!!! Khusus kepada warga Desa Muara atas kesadarannya dalam menyikapi program ini. Kita tau sosok Dewi kehidupannya seperti apa, masih ada penerima PKH yang keadaan ekonominya diatas ibu dewi, tetapi ketika kurangnya kesadaran maka jelas akan memprtahankannya. Sehingga Ibu Dewi ini memberikan kesempatan kepada masyarakat yang perekonomiannya di bawahnya”, ungkapnya.

Endang juga menambahkan bahwa ini juga tidak lepas dari keberhasilan pendamping yang secara intens memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tumbuh kesadarannya dalam menyikapi program ini. “Semoga ada Dewi-Dewi yang lainnya di Desa Muara ini”, tambahnya.

Legislator Musa Weliansyah saat melakukan pengawasan kepada KPM.
Legislator Musa Weliansyah saat melakukan pengawasan kepada KPM.

Dihubungi via telepon Musa Weliansyah, anggota DPRD Kabupaten Lebak Fraksi PPP menjelaskan bahwa prilaku ini tercermin dalam tafsir QS. An-Nisa ayat 29 yang menjelaskan Hai orang-orang yang beriman, janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka diantara kalian.

Musa menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan pendamping PKH adalah mengedukasi, kendati pasti banyak yang membenci. Namun teruslah bekerja sesuai aturan dan pedoman pendampingan.

“Alhamdulilah mengedukasi itu perlu walau melalui medsos, kendati ada yang membenci, tidak sedikit oknum yang tersinggung namun hukum Islam harus tetap disampaikan karena Hukum Negara sudah jelas melarang orang yang mampu menerima bantuan sosial”, tambahnya.

“Semoga semua penerima bantuan sosial seperti PKH, BPNT, BST, BLT, dll (Yang merasa Mampu dan tidak layak menerima) untuk segera mengembalikan bantuan tersebut. Karena memakan uang/ harta yang bukan haknya adalah HARAM”, tutupnya. (MIR)

SMSI