Nurjaya alias Ibo yang menggunakan baju merah memegang mix.
Nurjaya alias Ibo yang menggunakan baju merah memegang mix.

LEBAK, beritajuang.com– Dianggap telah melakukan pencemaran nama baik terhadap Musa Weliansyah anggota DPRD dari fraksi PPP di Media Sosial akun Nurjaya Mata Kita dilaporkan dan dilakukan pemanggilan oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten.

Melalui Surat bernomor B/602/VI/RES.2.5/2020/ Ditreskrimsus dikirim Rabu (3/6) dengan perihal permintaan keterangan kepada Nurjaya Sumanah pemilik akun Nurjaya Mata Kita.

Dalam surat pemanggilan tersebut tertulis disampaikan kepada saudara bahwa saat ini subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Banten sedang melaksanakan tugas penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana informasi dan transaksi elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan  atau pencemaran nama baik.

Hal itu, sebagaimana dimaksud dalam pasal 45 ayat (3) Jo pasal 27 ayat (3) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik.

Sehubungan dengan rujukan tersebut diatas guna kepentingan penyelidikan kepada saudara Nurjaya untuk hadir memberikan keterangan pada hari Jumat (5/6) di ruang pemeriksaan Ditreskrimsus Polda Banten pukul 09.00 wib.

Nurjaya alias Ibo aktivis pemerhati kebijakan Banten.
Nurjaya alias Ibo aktivis pemerhati kebijakan Banten.

“Ya betul. Kita bukan diperiksa. Tetapi diundang polisi untuk menjelaskan persoalan kemarin dan permintaan Keterangan”, katanya saat dikonfirmasi beritajuang.com pada Jum’at (05/06/2020).

Menurut Nurjaya, Pemeriksaan dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB.  “Saya saat ini sedang di BAP Kang. Nanti saya akan jelaskan lebih detail pointnya”, ujarnya.

Pelaporan ini kata Nurjaya merupakan sebagai upaya untuk membungkam kritik dari aktivis kepada anggota Dewan.

Kritisi Musa Weliansyah Anggota DPRD Lebak, Nurjaya Mata Kita Dilaporkan ke Polda Banten.

Dihubungi via telepon Dewan Musa Weliansyah belum bisa awak media hubungi untuk memberikan keterangan lebih detail. Namun pertanyaan dari media sudah dilontarkan kepada pesan WhatsApp nya. (MIR)

SMSI