Webimar Kovid Psikologi Jilid 7, UIN Suska Riau.
Webimar Kovid Psikologi Jilid 7, UIN Suska Riau.

RIAU, beritajuang.com– Kovid psikologi kembali hadir menyelenggarakan seminar online nasional dengan mengangkat tema ‘Persiapan Psikologis Menata Perekonomian pasca Pandemi Covid-19: Sebuah harapan dan tantangan’ dengan mengundang narasumber Guru Besar psikoterapi Islam, Prof. Dr. Khairunnas Rajab, M.Ag, yang juga selaku dekan Fakultas Psikologi UIN Suska Riau dan Rimawan Pradiptyo, S.E, M.Sc, Ph.D selaku Ekonom UGM pada (06/06/2020).

“Dalam seminar nasional online Kovid Psikologi yang diadakan oleh Fakultas Psikologi UIN-Suska Riau jilid 7, membahas tentang bagaimana persiapan psikologis dalam menata perekonomian dengan kajian dua perspektif yaitu Psikologi dan Ekonomi yang dihadiri oleh peserta dengan berbagai pendidikan dari SMA, S1, S2, S3 bahkan Guru besar dengan berbagai profesi baik dari Indonesia bahkan Luar Negeri yaitu Singapura”, jelas Cahaya Makbul, Tim Kovid Psikologi.

Diskusi dalam seminar nasional online ini membahas tentang pertumbuhan ekonomi saat ini dan bagaimana peranan masyarakat dalam berperan didalam menata perekonomian, selain itu juga akan melihat dari sisi psikologis masyarakat yang mau tidak mau harus siap menghadapi efek dari pertumbuhan perekonomian Indonesia yang mengalami perlambatan atau penurunan.
“Strategi bertahan di Masa Krisis adalah dengan mempertimbangkan dampak terburuk, memikirkan solusi yang tidak terpikirkan sebelumnya dan monilisasi sumberdaya untuk mengatasi dampak Covid-19 di lingkungan kita. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah SONJO”, ungkap Rimawan Pradiptyo Ekonom UGM.

Pandemi Covid-19 tidak hanya memberikan dampak terhadap Kesehatan masyarakat akan tetapi telah mempengaruhi kondisi perekonomian, baik secara global maupun perekonomian Indonesia. Pembatasan di segala bidang untuk memutus rantai penyebaran wabah ini menyebabkan perubahan besar-besaran termasuk dalam setting pekerjaan (working from home/ WFH), dan jalur transportasi terbatas yang menyebabkan denyut perekonomian melambat, efek perekonomian saat ini berdampak pula terhadap kondisi psikologis masyarakat.

Sehingga dibutuhkan kesiapan psikologis dalam menata perekonomian “kebutuhan-kebutuhan hidup manusia haruslah dapat dipenuhi yaitu kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan rasa memiliki dan kasih sayang, kebutuhan penghargaan dan kebutuhan aktualisasi diri sehingga dapak mewujudkan hidup bermakna dengan penguatan keimanan, ibadah dan penguatan ihsan”, papar Prof. Dr. Khairunnas Rajab.

Kegiatan seminar nasional online Kovid Psikologi telah meluas dan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia bahkan merambah hingga ke Luar Negeri. Dengan tujuan sebagai sarana sharing pengetahuan dan informasi dalam menghadapi Covid19 dari berbagai perspektif namun dalam ranah Psikologi. (CM)

SMSI