Kampung Buana RT 10/ RW 01, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak memiliki potensi penghasil madu.
Kampung Buana RT 10/ RW 01, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak memiliki potensi penghasil madu.

LEBAK, beritajuang.com– Kampung Buana, RT 10/ RW 01, Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak dinilai memiliki potensi pengembangan madu, pada Jum’at (19/06/2020).

Kampung Buana merupakan wilayah Desa Sukamanah yang lokasinya masih asri dan masih rimbun. Ada 10 kotak sebagai sarang lebah yang telah dibuat dan semuanya terisi dengan baik.

Ditemui di rumahnya, Eman selaku Ketua Ranting Komunitas Juang Desa Sukamanah menyampaikan bahwa ternak lebah berpotensi akan menghasilkan sektor ekonomi baru kepada masyarakat Kampung Buana.

“Saya meminta kepada pihak Pemerintah Desa dan Pemerintah Kabupaten Lebak untuk dapat memperhatikan kami agar kami dapat berkembang. Kami ini masih pemula jadi perlu banyak belajar kepada yang sudah ahli”, ungkapnya.

Muhidin alias Mumu dihubungi via telepon selaku LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Desa Sukamanah siap mendukung langkah yang dilakukan oleh Komunitas Juang Ranting Desa Sukamanah.

“Segenap kemampuan desa akan kami dukung untuk membantu Komunitas Juang Ranting Sukamanah dalam mengembangkan ternak lebah”, terangnya.

Mohamad Iyos Rosyid selaku Ketua Komunitas Juang Kabupaten Lebak mengapresiasi langkah desa yang mau mendukung Komunitas Juang Ranting Sukamanah.

Komunitas Juang Ranting Desa Sukamanah kembangkan ternak lebah sebagai penghasil madu.
Komunitas Juang Ranting Desa Sukamanah kembangkan ternak lebah sebagai penghasil madu.

“Harus ada sinergitas dari semuanya. Agar Desa Sukamanah memiliki potensi unggulan yang hasilnya dapat membanggakan masyarakat”, terangnya.

Dihubungi via telepon oleh beritajuang.com, Wandi S. Assayid selaku Tenaga Ahli (TA) Tepat Guna Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa pihaknya akan mendukung totalitas agar desa memiliki salah satu potensi lokal yang bisa dikembangkan sebagai produk unggulan.

“Saya apresiasi kepada Komunitas Juang Ranting Desa Sukamanah dan Komunitas Juang Kabupaten Lebak yang sudah menunjukan salah satu potensi ternak lebah sebagai alternatif penghasilan masyarakat kedepannya”, jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa minggu-minggu ini akan mengajak stakeholder lainnya seperti Komunitas Madu Cingagoler, Pendamping Lokal Desa, Pendamping Desa untuk sharing dalam memberikan pelatihan dan pemahaman tentang ternak Lebah.

“Sinergitas ini harus kita lakukan untuk kesejahteraan masyarakat desa kedepannya”, tutup Penggagas Komunitas Madu Cingagoler ini. (MARNO)