Warga Kampung Cikuning adakan musyawarah mufakat untuk penggalangan dana Jembatan Muhara kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.
Warga Kampung Cikuning adakan musyawarah mufakat untuk penggalangan dana Jembatan Muhara kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

LEBAK, beritajuang.com– Masyarakat Desa Sukamaju, Kecamatan Sobang mengadakan musyawarah mufakat di majlis Taklim Nurul Umahat Kampung Cikuning terkait pengalangan dana pembangunan jembatan Muhara yang Kewenangan Provinsi Banten berlokasi di Desa Ciladaen, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Hadir dalam acara tersebut Hasanudin selaku Sekretaris Desa Sukamaju, Tokoh Masyarakat, BPD, Karang Taruna dan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas).

Hasanudin memberikan saran bahwa masyarakat untuk bergotong-royong partisipasi agar pembangunan jembatan Muhara segera terealisasi karena akses jembatan merupakan akses utama untuk percepatan perekonomian.

“Kepala Desa Ahmad Hapiz Setiawan siap berpatisipasi dari pribadi Rp.5.000.000 (Lima Juta Rupiah)”, terang Sekdes.

H. Hasan menyampaikan bahwa bagaimana kalau kita libatkan per RT yang berjumlah 32 RT Di Desa Sukamaju dengan Rp 700.000 (Tujuh Ratus Ribu Rupiah).

“Kami pun dari Kampung Cikancra tidak merasa keberatan. Ini semua demi membatu agar terealisasinya bangunan jembatan Muhara sementara di Desa ciladaen”, jelasnya.

Warga Kampung Cikuning adakan musyawarah mufakat untuk penggalangan dana Jembatan Muhara kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.
Warga Kampung Cikuning adakan musyawarah mufakat untuk penggalangan dana Jembatan Muhara kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.

Ade Aguson selaku Wakil Ketua BPD Desa Sukamaju mendukung dengan adanya penggalangan dana untuk pembangunan jembatan Muhara sementara di Desa Ciladaen.

“Kami sangat mengapresiasi terutama kepada pihak desa, RT dan masyarakat yang sudah mau mengulurkan dan memberikan sebagian hartanya. Semoga dari pemerintah bawah sampai pemerintah pusat segera bisa memantau atau ikut serta dalam penggalangan dana untuk pembangunan jembatan Muhara yang saat ini sangat dibutuhkan”, tutupnya. (FELIK)

SMSI