Lokasi yang akan dijadikan pembangunan Masjid Rahmatan Lil' Alamin, pada Jum'at (26/06/2020).
Lokasi yang akan dijadikan pembangunan Masjid Rahmatan Lil' Alamin, pada Jum'at (26/06/2020).

LEBAK, beritajuang.com– Pada tanggal (24/10/2019) saat itu adalah hari bersejarah bagi masyarakat Citorek dimana Gubernur Banten Wahidin Halim melakukan peletakan batu Pertama untuk pembangunan Mesjid di Wisata Negeri Diatas Awan Gunung Luhur, Desa Citorek Kidul, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak.

Lokasi masjid berada di puncak tertinggi di Gunung Luhur di ketinggian sekitar 910 Mdpl. Gubernur Banten Wahidin Halim memberikan nama Masjid tersebut yaitu Masjid Rahmatan Lil ‘Alamin.

Acara peletakan Bantu Pertama itu di hadiri langsung oleh Gubernur Banten, Wakil Gubernur Banten dan Sekda Banten serta para pejabat lainnya yang turut hadir disana. Pembangunan Mesjid akan dilakukan diatas lahan 5000 meter persegi, dengan lebar 1500 meter persegi.

Saat peletakan batu pertama Masjid Rahmatan Lil' Alamin Gunung Luhur pada Kamis (24/10/2019).
Saat peletakan batu pertama Masjid Rahmatan Lil’ Alamin Gunung Luhur pada Kamis (24/10/2019).

Menurut Arya aktivis Citorek, Informasi yang kami dengar bahwa pembangunan masjid itu akan di bangun dengan anggaran 5 miliar, dan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan dari infak para ASN di Banten.

“Sementara itu, Sekda Banten Al Muktabar pernah mengatakan di media, hasil dari infak para ASN di Banten, dana yang sudah terkumpul mencapai Rp 768 juta. Menurutnya, pembangunan Masjid Rahmatan Lil’alamin merupakan sebagai ungkapan rasa syukur atas karunia Negeri di Atas Awan Citorek. Diperkirakan membutuhkan 8 – 9 bulan untuk berfungsi sebagai masjid”, ungkap Arya.

“Awalnya kami selaku warga sangat senang dan apresiasi kepada Gubernur Banten yang peduli terhadap sarana ibadah, tetapi kenyataannya ini hanya pencitraan saja dan pembohongan publik. Kami sangat kecewa kepada Pemprov Banten”, tegasnya.

Pertanyaan Arya yang juga Ketua DPC Ormas Badak Banten ini, “Kapan pembangunan mesjid dengan anggaran yang fantastis ini mau di bangun??? Anggaran yang sudah terkumpul dari infak ASN 780 jutaan dikemanakan???”, tanyanya.

“Ini membuat kami curiga, Karena dilapangan tidak ada progress. Stop untuk melakukan pembohongan publik. Kami berharap ini secepatnya di realisasi, jangan sampai kepercayaan kami terhadap Pemprov Banten itu Luntur”, tambahnya.

Senada dengan Itu, Aang Munawar selaku masyarakat mempertanyakan kapan Masjid Rahmatan Lil’ Alamin di bangun. “Apakah Pemerintah Provinsi Banten hanya pencitraan saja, ataukah justru membohongi masyarakat Citorek”, tanyanya.

Ia berharap, janji yang dilakukan Gubernur Wahidin Halim untuk segera direalisasikan. “Janji yang sudah dilakukan terhadap masyarakat Citorek tolong segera tepati, kami tidak mau dibohongi”, tutupnya. (RUS)

SMSI