JALAN ALTERNATIF MENUJU BADUY DALAM
JALAN ALTERNATIF MENUJU BADUY DALAM

Lebak, beritajuang.com – Provinsi Banten terkenal dengan banyaknya objek wisata. Mulai dari wisata alam hingga wisata religi ada di provinsi ini. Berbicara tentang kekayaan budaya, provinsi ini pun tidak kalah kekayaan budayanya. Kampung wisata suku Baduy terletak di Desa Cibeo, Kabupaten Lebak. Sekitar 40 kilometer dari Rangkasbitung. Wisata kampung suku Baduy merupakan wisata alam sekaligus wisata budaya. Pengunjung dapat menikmati alamnya yang masih asri serta mengenal lebih jauh budaya suku Baduy yang terlihat masih tradisional sekali, (08/07/20).

Dikutip dari laman Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, suku Badui terbagi dua, yaitu Baduy luar dan dalam. Akses Jalan Alternatif untuk masuk menuju suku Baduy dalam kini sekarang sudah ada, pintu masuk ke Cikartawana dan Cibeo Baduy Dalam Biasanya menghabiskan waktu 4 sampai 5 Jam, dan sekarang untuk menghabiskan waktu menuju Baduy Dalam hanya membutuhkan 1 jam jalan kaki dari pintu ini, yaitu dengan lewat pintu masuk yang terletak di Kampung Lebak Binong Nangerang Desa Kebon Cau Kecamatan Bojongmanik, Kabupaten Lebak, Banten.

Jalan Alternatif ini sudah lama ada, namun berdasarkan data yang kita terima, Jalan ini baru Resmikan pada Hari Minggu (28/06/2020).

Pembangunan jalan ini hasil dari Pada gotong royong, di antaranya BUMN dan Ratusan Donatur dari Pimpinan – Pimpinan TNI & POLRI, Termasuk Dana CSR dari PT. ANTAM yang berperan penting dalam pembangunan ini.


Antusias dan Apresiasi dari Masyarakat setempat sangat luar biasa dengan adanya Jalan Alternatif ini, ia pun sedikit memberi pandangan.

“Saya turut Apresiasi untuk masyarakat setempat yang telah bergotong-royong membangun jalannya ini, dan juga tentunya untuk elemen-elemen yang sangat luar biasa membantu kami dalam pembangunan jalan ini hingga sampai seperti sekarang, kini akses untuk masuk ke Baduy dalam sudah bisa di lalui dengan lancar, hanya membutuhkan waktu paling lambat 1 Jam Jalan Kaki, harapannya kedepan Jalan ini segera di permulus oleh Pemerintah Kabupaten Lebak agar pengunjung yang datang semakin banyak,” ucapnya.

Hedi Kadik sebagai Pemerhati Wisata Baduy sangat Bangga akan hal ini, tentunya dengan adanya Jalan Alternatif ini bisa menarik para pengunjung untuk datang ke Suku Baduy.

“Mari kita junjung tinggi Citra Budaya lokal agar terus Lestari di Tanah kita ini, khas budaya Baduy jangan sampai luntur, karena itu merupakan Simbol keunikan Suku Baduy. Kedepannya semoga Pemerintah selalu turut andil dalam persoalan Wisata, khususnya Wisata Budaya,” ucapnya. (RUL)

SMSI