Siswi SMAN 1 CIHARA Marlina Susilawati yang Lolos Seleksi SNMPTN Dan Di Terima Di Universitas Negeri Jakarta 
Siswi SMAN 1 CIHARA Marlina Susilawati yang Lolos Seleksi SNMPTN Dan Di Terima Di Universitas Negeri Jakarta 

Lebak, BeritaJuang.com – Dua Siswa Dan Siswi SMAN 1 CIHARA Berhasil Lolos Seleksi SNMPTN, Namun Dengan Kondisi Perekoniamiannya Yang Kurang Baik, Cita- Citanya Tehambat.

Dua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Cihara Marlina Susilawati dan Dano Supriatna berhasil lulus seleksi kuliah melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2020, di Universitas Negeri Jakarta ( UNJ ). Rasa syukur dan bahagia pun tengah dirasakan mereka dan keluarganya setelah melihat hasil pengumuman yang menyatakannya lulus. Jum’at, (10/07/2020).

Namun sayang, rasa bahagia dan bangga yang dirasakan mereka, sontak hilang seketika, lantaran keluarganya tidak mampu untuk membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) senilai Rp. 4.100.000. Rasa pesimis pun dirasakan Marlina dan Darno serta kedua orang tua mereka lantaran kondisi orang tua mereka merupakan warga yang tidak mampu, yang bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu.

Informasi tersebut pun terdengar sampai ke pihak Sekolah SMAN I Cihara, sehingga, salah satu guru SMAN I Cihara, Fuad Aminur Rahman selaku Wakasek Kesiswaan menemui keluarga dua siswa ini dikediamannya dengan maksud untuk membantu mencarikan solusi dari kesulitan yang tengah dialami marlina.

Marlan, orang tua Marlina merasa bangga dengan prestasi yang diraih anaknya itu sangat luar biasa. Meski ia berusaha ingin mewujudkan cita-cita anaknya untuk melangsukan pendidikan lebih tinggi namun ia tak bisa berharap banyak karena dengan kodisinya yang tidak mampu. Apalagi penghasilan yang didapatnya tidaklah menentu, ditambah saat ini baru saja mengalami dampak mewabahnya covid-19 selama beberapa bulan terakhir ini.

“Rasanya untuk melanjutkan anak-anak saya kuliah dengan biaya UKT sebesar itu (Rp. 4.100.000) sepertinya tidak mungkin pak guru. Saya itu orang ga punya, saya mau mundur saja”- ucap Marlan.

Hal yang sama di alami oleh Juli, orang tua Dano. Ia menuturkan, sekalipun harapannya ingin mewujudkan cita-cita anaknya sampai lanjut ke perguruan tinggi dan menjadi agar orang sukses, namun apalah daya, namun keadaan yang tak mampu tak dapat mewujudkannya.

 

Siswa SMAN 1 CIHARA Dano Supriatna
Siswa SMAN 1 CIHARA Dano Supriatna yang Lolos Seleksi SNMPTN Dan Di Terima Di Universitas Negeri Jakarta

“Penghasilan saya itu tidak menentu pak, namanya juga kerja sebagai buruh serabutan, kadang dapat, kadang tidak, bahkan kadang ga dapat sama sekali, dapat buat makan saja sudah alhamdulillah, bagaimana saya bisa membiayai untuk kuliah anak saya pak”. Tuturnya sambil menrunduk dengan mata berkaca-kaca dihadapan Fuad Aminur Rahman Kesiswaan Sekolah SMAN I Cihara itu”.

Mendengar yang apa yang dituturkan orang tua siswa tersebut, Fuad pun merasa teriris hatinya, namun, kepedulian Seorang guru terhadap siswi nya tetap memikirkan solusinya, hingga persoalan itu pun dirapatkan di sekolah.

Saat dikonfirmasi media, Fuad Aminur Rahman selaku Kesiswaan Sekolah SMAN I Cihara mengungkapkan, jika pihak sekolah sedang melakukan upaya guna membantu kesulitan yang dialami siswa / siswi tersebut demi bisa melanjutkan kuliahnya.

“Kami semua pihak guru-guru sudah berikhtiar mencari bantuan dana Kesana-kemari, dengan tetap memberikan keyakinan dan harapan kepada mereka bahwa mereka pasti bisa meraih mimpinya untuk melanjutkan jenjang sekolah yang lebih tinggi, dan Alhamdulilah dari semua guru dan staf TU beserta Kepala Sekolah SMAN 1 CIHARA telah menyisihkan sedikit rejekinya untuk membantu siswa kami tersebut, semoga membantu dan bisa sedikit meringankan biaya mereka”. Tuturnya.

PLT Kepala sekolah SMAN 1 Cihara “Cahya Irawan Menambahkan” dirinya sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih siswa/ siswi tersebut, bahkan ia pun mengungkapkan rasa berterimaksihnya kepada seluruh jajaran dewan guru beserta staf TU dan kepada donatur yang sudah mau membantu meringankan beban yang dialami siswanya.

“Saya selaku Kepala Sekolah sangat bangga atas prestasi yang diraih siswa kami, kami sangat merasa bangga, dan saya ucapkan juga rasa terimakasih saya kepada seluruh jajaran dewan guru beserta staf tata usaha (TU) serta kepada para donatur atas suport dan bantuannya, semoga kebaikan semuanya di gantikan sama allah dengan berlipat ganda” imbuhnya.

Sementara, salah satu pengajar honorer yang notabenenya selaku Aktivis peduli pendidikan, Dede Heriansah, menanggapi hal tersebut.

” ini ada momentum yang sangat luar biasa yang perlu diapresiasi dan dijadikan bahan pemikiran bagi Pemerintah baik pemkab Lebak Maupun pemprov Banten, karena, tidak sedikit siswa / siswi yang lulus SMA/SMK yang memiliki prestasi baik namun sayang ia tidak mendapatkan pendidikan kuliah gratis dengan mudah, sehingga banyak yang terputus untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi akibat ketebatasan biaya.

“Kami berharap pemerintah dapat memikirkan hal ini kedepannya, dengan memberikan solusi terhadap para sisw/siswi berprestasi di SMA/SMK untuk mendapatkan beasiswa ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, agar dapat mencetak generasi yang berkualitas dan tentunya ini akan sangat berkaitan dengan Program Lebak Cerdas”. – ungkapnya. (RUL)

SMSI