SIdak dilapas Rangkasbitung, pada Senin (13/07/2020).
SIdak dilapas Rangkasbitung, pada Senin (13/07/2020).

LEBAK, beritajuang.com– Menindaklanjuti instuksi Direktur Jenderal Pemasyarkaatan, Jajaran Satuan Tugas Operasional dan Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Rangkasbitung bergerak cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) terhadap kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang berlangsung, Senin (13/07).

Tampak terlihat Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, Budi Ruswanto langsung memimpin jalannya sidak guna memastikan lingkungan lapas aman dan tertib.

“Ya sidak ini kita maksudkan agar mencegah gangguan keamanan dan ketertiban akibat adanya barang-barang yang terlarang, hasilnya tadi dilaporkan tidak ditemukan barang-barang seperti handphone, narkoba atau barang berbahaya lainnya,” ujar Budi kepada wartawan.

Namun demikian, tim sidak mengamankan barang pecah belah seperti piring, gunting, dan korek gas. Barang tersebut tergolong dilarang berada di kamar warga binaan.

Sidak dilapas Rangkasbitung, pada Senin (13/07/2020).
Sidak dilapas Rangkasbitung, pada Senin (13/07/2020).

“Tapi secara umum alhamdulillah lingkungan Lapas Kelas III Rangkasbitung masih steril dan zona hijau. Sidak ini juga digelar bukan hanya sekali namun sudah jadi program rutin dan insidentil jajaran keamanan,” ujar pria yang pernah menjabat Kasubag Protokol Tata Usaha dan Pimpinan pada Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ini.

Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas III Rangkasbitung, Adi Santo menambahkan bahwa dalam sidak ini dilakukan secara acak terhadap kamar hunian oleh seluruh pegawai terutama Petugas Satops Patnal.

“Sesuai instruksi kita periksa semua, namun kita random, ini strategi penggeledahan diserahkan kepada Tim Satgas. Kita harapkan dengan kegiatan ini, tidak ada gangguan dari dalam dan luar, terutama dari dalam blok hunian yang menjadi tugas utama kita. Kita pastikan keamanan lingkungan Lapas,” ujar Adi, sapaan akrab pria asal Cimarga ini.

Sebagai informasi saat ini penghuni Lapas Rangkasbitung berjumlah 208 orang. Angka ini termasuk overkapasitas karena kapasitas sebenarnya hanya untuk 100 orang dari jumlah 26 kamar yang tersedia. (RUL)

SMSI