Irna Narulita saat melepas 15 siswa SMKN 3 Pandeglang yang bekerja di PT Pelita Tomangmas, Solo, Jawa Tengah, Senin 13 Juli 2020.
Irna Narulita saat melepas 15 siswa SMKN 3 Pandeglang yang bekerja di PT Pelita Tomangmas, Solo, Jawa Tengah, Senin 13 Juli 2020.

PANDEGLANG, beritajuang.com– Pengurangan angka pengangguran merupakan hal utama yang terus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang. Khususnya soal kerjasama dengan perusahaan industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Pandeglang dalam rangka mengurangi pengangguran.

Hal ini disampaiman Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat melepas 15 siswa SMKN 3 Pandeglang yang bekerja di PT Pelita Tomangmas, Solo, Jawa Tengah, Senin 13 Juli 2020.

Kata Irna, pihak sekolah harus terus menjalin komunikasi baik dengan semua perusahaan yang telah melakukan kerjasama. Hal ini agar para pekerja yang diberangkatkan bisa mendapatkan jaminan pekerjaan yang layak.

“Harus kita kawal agar anak kita yang bekerja dapat dijamin pekerjaan dengan baik. Kejadian pelayaran yang pernah menjadi ramai diperbincangkan jangan sampai terjadi dan harus kita jadikan pelajaran,” demikian dikatakan Irna.

Bupati Pandeglang juga mengapresiasi pihak SMKN 3 yang telah memberikan keterampilan kepada para siswa sehingga bisa memiliki kompetensi dan diterima di dunia usaha.

“Sekolah kejuruan ini sangat baik sekali untuk masuk dunia usaha dan dunia kerja dari ilmu yang didapat,” ujarnya.

Irna Narulita saat melepas 15 siswa SMKN 3 Pandeglang yang bekerja di PT Pelita Tomangmas, Solo, Jawa Tengah, Senin 13 Juli 2020.
Irna Narulita saat melepas 15 siswa SMKN 3 Pandeglang yang bekerja di PT Pelita Tomangmas, Solo, Jawa Tengah, Senin 13 Juli 2020.

Irna juga berharap tingkat pengangguran terus berkurang di Pandeglang. Untuk itu pelatihan terus diberikan kepada para siswa SMK sehingga memiliki keterampilan.

“Dimanapun kita berada akan dicari jika kita memiliki keterampilan. Saya harap kalian bisa beradaptasi dengan cepat, dan harus saling mendukung satu sama lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakasek Hubungan Kerja Industri SMKN 3 Pandeglang l, Uum Umriah menjamin para siswa yang akan dikirim ke Solo sudah diberikan pelatihan selama 15 hari di SMKN 3 Pandeglang. “Mereka sudah disertifikasi dan dilatih untuk menjahit sepatu kualitas ekspor, karena PT Pelita Tomangmas merupakan perusahaan ekspor sepatu,” ujarnya.

Dikatakan Uum, target kerjasama dengan PT Pelita Tomangmas adalah 1000 tenaga kerja, untuk itu kata dia, pihak SMKN 3 Pandeglang mengatur jadwal pelatihan untuk mengejar target tersebut. “Dalam sebulan kita bagi dua tahap, setiap tahap 20 orang mendapatkan training centre work place, jadi sebulan bisa 40 orang yang bisa mengikuti pelatihan baik siswa SMKN maupun di luar SMKN,” tandasnya.

Hadir dalam acara ini Menejer HRD PT Pelita Tomangmas Turiah, Sekda Pandeglang, Pery Hasanudin, para asisten daerah, kepala badan dan dinas, kepala bagian, dan Kepala Sekolah SMKN 3 Pandeglang, Susilo.(HMS PDG)

SMSI