Wabup Pandeglang Sidak Dua Puskesmas
Wabup Pandeglang Sidak Dua Puskesmas

PANDEGLANG, beritajuang.com – Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban didampingi Kepala Bagian Umum Setda Pandeglang, dr Firman melakukan inspeksi mendadak (sidak) terkait penerapan protokol lesehatan di dua puskesmas, yakni Puskesmas Cadasari dan Puskesmas Bangkonol, Rabu(15/07).

Wabup Pandeglang Sidak Dua Puskesmas
Wabup Pandeglang Sidak  Puskesmas Bangkonol

Tanto mengatakan tujuan sidak tersebut untuk memastikan peran puskesmas dalam menghadapi kebiasaan baru atau new normal. Dirinya berharap semua puskesmas sudah melakukan protokol kesehatan sesuai dengan peraturan,

“Hari ini kita sidak bagaimana penerapan protokol kesehatan di puskesmas dari mulai pengecekan suhu tubuh bagi pendatang. Tersedianya atau tidak sarana mencuci tangan dan kelengkapan handsanitizer. Kita beraharap sudah patuh dan puskesmas pun harus ketat terhadap masyarakat, harus menegur bila ada masyarakat yang datang tidak memakai masker,” ucap Tanto.

Masih kata Tanto, kebiasaan baru bukannya menurunkan kewaspadaan terhadap Covid 19 justru masih harus terus ditingkatkan. “Corona belum berakhir dan belum hilang dihampir seluruh negara, malah jumlah yang terinfeksi semakin bertambah tiap harinya. Sampai hari ini l, 13 Juta orang lebih di dunia terpapar virus dan yang meninggal lebih dari 500 ribu orang. Artinya kita harus semakin disiplin dalam penerapan protokol kesehatan,” katanya.

Wabup Pandeglang Sidak Puskesmas Cadasari
Wabup Pandeglang Sidak Puskesmas Cadasari

Selain penerapan protokol kesehatan, Tanto juga menyoroti kelengkapan fasilitas dan tingkat kebersihan puskesmas. “Kita cek di setiap ruangan, termasuk ke UGD, apakah ada fasilitas yang rusak atau kalau rusak segera diperbaharui, jangan sampai masyarakat menjadi imbas, dalam hal ini petugas kebersihan puskesmas pun harus ontime, jika ada yang terlihat kotor langsung dibersihkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kepala UPT Puskemas Bangkonol, Rd Dadang Supriyatna menyampaikan bahwa pihaknya telah menerapkan protokol kesehatan secara terpadu, tapi dari sisi fasilitas puskesmas masih ada yang perlu ditambah. “Saat ini puskemas kami masih belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) kebetulan Pak Wakil sidak jadi bisa tahu dan akan mendorong pengadaannya, dan kekurangan lainnya adalah kurangnya tenaga kesehatan karena sering berpindah nya petugas dari satu instansi ke instansi lainnya”, tutupnya.(hms)

SMSI