Temui Dirut Bank Banten, ABM Ingatkan
ABM bersama Dirut Bank Banten dalam sesi foto secara simbolis.

Serang, beritajuang.com, Rabu 22 Juli 2020. –  Aliansi Banten Menggugat (ABM) mendatangi Kantor Pusat PT. Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk. Jl. Jend. Sudirman Ruko Sembilan, Lingkungan Kemang, Kel, Sumurpecung, Kec. Serang, Kota Serang, Banten 42118. Diketahui kedatangan tersebut merupakan jawaban atas surat audiensi yang sebelumnya dilayangkan ABM kepada Management Bank Banten sebagai bentuk dukungan moral kepada Bank Plat Merah tersebut.

Pasca di sahkan nya Perubahan atas Peraturan Daerah (PERDA) No. 5 Tahun 2013 tentang Penyertaan Penyertaan Modal Kepada PT Banten Golobal Development (PT BGD) untuk Bank Banten, senilai Rp. 1,55 T yang baru saja di sahkan kemarin saat Paripurna DPRD Provinsi Banten (21 Juli 2020). Diketahui rangkaian pengesahan Perda tersebut secara “maraton” dilaksanakan Pemerintah Provinsi Banten Bersama DPRD Provinsi Banten, dengan deadline waktu yang sangat terbatas.

Dalam audiensi tersebut, Arwan selaku ketua ABM menyampaikan “kami berkewajiban untuk mengingatkan manajemen agar mampu menjaga Amanah Rakyat ini, Penyertaan Modal Bank Banten adalah bentuk kecintaan Pemerintah Provinsi Banten, DPRD Provinsi Banten, dan seluruh warga Banten terhadap Bank Daerahnya sendiri yang menjadi kebanggaan. Ikhtiar Kami sejak awal selalu berpegang teguh pada idealisme yang kuat, bahwa Bank Banten harus selamat dari kondisi sulit saat itu. Namun Hari ini kita sudah sampai pada langkah awal saat Gubernur dan DPRD Banten sepakat Menyertakan Modal senilai 1,55 Triliun untuk menyelamatkan Bank Banten”. Tutur Arwan.

Ditambahkan Arwan, “Tidak semua Daerah mampu memiliki Bank Daerahnya sendiri, dengan selamatnya Bank Banten dari kondisi krisis ini, Maka Kami dari ABM Menegaskan agar seluruh jajaran Manajemen Bank Banten bahu membahu untuk melakukan yang terbaik untuk menjawab tantangan (kemajuan) Bank Banten sebagai Bank kebanggannya urang Banten”. Tutupnya

Jalanya audiensi ABM bersama Dirut dan management Bank Banten.

Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah Banten, Fahmi Bagus Mahesa, menyampaikan
“Kami segenap insan Bank Banten mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT seraya menyampaikan terima kasih yang sebesarnya kepada Gubernur Banten dan DPRD Provinsi Banten, serta seluruh masyarakat Banten, salahsatunya yakni kepada Aliansi Banten Menggugat (ABM) yang senantiasa mengungkapkan kepeduliannya kepada Bank Banten.

Perjalanan ini tentunya tidak mudah bagi semua pihak. Namun, dengan kepedulian Pemerintah Daerah yang bersinergi dengan masyarakat tersebut, perjalanan ini menjadi proses pembelajaran penuh makna dan insha Allah akan memberikan nilai manfaat pada waktunya. Dalam mengawal amanah dari masyarakat Banten melalui rencana penambahan modal Bank Banten oleh Pemerintah Provinsi Banten, tentunya dukungan masyarakat melalui masukan dan saran yang diberikan adalah salah satu hal yang paling utama. Oleh karenanya, segenap insan Bank Banten tengah dan akan senantiasa melakukan upaya terbaiknya memastikan bahwa amanah permodalan yang diberikan dapat mengawal terwujudnya cita-cita pendirian Bank Banten sebagai satu-satunya Bank Pembangunan Daerah Provinsi Banten.

Dengan demikian, Kedepannya Bank Banten dapat meningkatkan kinerjanya melalui penguatan posisi keuangan. Kami juga memastikan tersedianya sumber daya organisasi yang memadai dalam mengemban amanah yang diberikan tersebut. Tentu saja upaya ini harus diiringi dengan perencanaan yang seksama dalam hal pengalokasian permodalan serta implementasinya dalam memastikan bahwa maksud tujuan dari penguatan permodalan tersebut mampu memberikan nilai tambah yang sebagaimana diharapkan oleh seluruh pemangku kepentingan.

Namun, kami juga memahami bahwa masih banyak ruang perbaikan yang harus disempurnakan dengan kerja nyata seluruh jajaran manajemen Bank Banten. Kami segenap manajemen pun mengucapkan terima kasih yang sebesarnya atas kepercayaan yg diberikan hingga saat ini. Khususnya Kepada ABM yang telah menunjukan kepedulian serta independensinya, sekali lagi kami mengucapkan terima kasih. Tetap kritis dan menjaga nilai-nilai perjuangan untuk Kemandirian Provinsi Banten”. Tutur direktur Bank Banten Fahmi Bagus Mahesa.

Ditambahkan Adi firman selaku sekretatis ABM, bahwa “perjuangan ini belum usai, ini baru langkah awal saja ketika Pemerintah bersama rakyat bahu membahu menyelamatkan Bank Banten keluar dari kondisi kritis. Karena kedepan, Bank Banten dalam proses optimalisasi sebagai Bank Pembangunan Daerah yang besar dan maju, tidak mampu berjalan sendirian. Perlu adanya Visi dan Misi besar, serta kesamaan pandangan dari seluruh stakeholder yang ada di provinsi Banten yakni Pemerintah Provinsi Banten, DPRD Provinsi Banten, Pemerintah daerah di 8 Kabupaten/Kota, para pengusaha, pihak-pihak swasta, dan lainnya, serta seluruh element masyarakat di Provinsi Banten. Berkomitment untuk bermitra dengan Bank Pembangunan Daerahnya sendiri yakni Bank Banten, karena Provinsi Banten sangat potensial sekali. Kalau Bank Banten besar dan maju yang diuntungkan siapa? Kan kita semua warga Banten yang akan merasakan manfaat/output pembangunan di Provinsi Banten, bukan yang lain”. Tegas Adi Firman. (RUL)

SMSI