GMPT Kabupaten Lebak memasang rambu lalu lintas di perempatan pasar Malingping.
GMPT Kabupaten Lebak memasang rambu lalu lintas di perempatan pasar Malingping.

LEBAK, beritajuang.com– Banyaknya keluhan tentang kemacetan di pasar Malingping dengan banyaknya mobil ‘Monster’ atau truck Kontainer yang menerobos jalur pasar Malingping.

Gerakan Masyarakat Pemerhati Transportasi (GMPT) Kabupaten Lebak ikut tergugah dan bergerak memberikan tanda rambu-rambu lalu lintas, pada Kamis (23/07).

Triyana selaku Ketua GMPT Kabupaten Lebak menyampaikan bahwa gerakan ini muncul dari keresahan masyarakat Malingping yang selalu dihadapkan dengan kemacetan di wilayah pasar Malingping.

“Saya bersama teman-teman sudah berkoordinasi dengan perwakilan pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Lebak yang berada di wilayah Malingping untuk bergerak bersama-sama memasang rambu-rambu lalu lintas,” ucapnya kepada beritajuang.com pada Sabtu (25/07/2020).

GMPT memasang rambu lalu lintas di sekitar alun-alun Malingping.
GMPT memasang rambu lalu lintas di sekitar alun-alun Malingping.

Ia juga menyampaikan bahwa telah menyediakan rambu lalu lintas dan menyumbangkan dua drum sebagai tanda rambu lalu lintas agar Mobil Truck Kontainer tidak masuk ke wilayah jalur pasar Malingping.

“Jalur tersebut dialihkan ke Jalan Baru Beyeh Simpang, Malingping. Sehingga mobil ‘monster’ atau Truck Kontainer tidak melewati jalur pasar Malingping. Ini mengantisipasi titik kemacetan,” tambahnya.

GMPT memasang rambu lalu lintas di pertigaan Simpang, Malingping.
GMPT memasang rambu lalu lintas di pertigaan Simpang, Malingping.

Andres selaku masyarakat Malingping merasa terbantu dengan gerakan yang dilakukan oleh teman-teman GMPT Kabupaten Lebak.

“Adanya pemberian tanda rambu-rambu lalu lintas adalah langkah tepat untuk mengurangi kemacetan di jalur pasar Malingping yang selama ini menjadi keluhan masyarakat Malingping,” tutupnya. (MIR).

SMSI