Eli Sahroni (Tengah) Ketua DPW Ormas Badak Banten Provinsi Banten.
Eli Sahroni (Tengah) Ketua DPW Ormas Badak Banten Provinsi Banten.

LEBAK, beritajuang.com– Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Masyarakat (Ormas) Badak Banten Kabupaten Lebak melakukan pembersihan internal dari kader yang dinilai melakukan pelanggaran Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) termasuk merusak Marwah Ormas Badak Banten. Upaya pembinaan terhadap kader atau anggota sering dilakukan namun sikapnya makin arogan dan merasa benar.

Dengan demikian berawal dari sebuah kasus oknum Badak Banten EN yang menabrak sejumlah motor, satu mobil dan beberapa tempat jualan kaki lima di jalan Iko Jatmiko Rangkasbitung beberapa hari lalu yang sempat viral akibat mabuk miras dan narkoba upaya pembersihan internal dilakukan.

EN tercatat sebagai ketua DPC Badak Banten Kecamatan Lebak Gedong sejak beberapa bulan lalu dengan sejumlah pengurus dan anggotanya.

Sejak surat keputusan (SK) diterbitkan dan di tandatangani oleh DPD Kabupaten Lebak EN dan kawan-kawan tidak bisa menjalankan roda organisasi DPC Ormas Badak Banten Kecamatan Lebak Gedong.

“Gak ada nuansa Ormas Badak Banten di Kecamatan Lebak Gedong, artinya Badak Banten gak ada disana.” kata Eli Sahroni Ketua DPW Badak Banten Provinsi Banten.

Menurut Eli, selain tidak berjalannya organisasi di bawah kepemimpinan EN ada dasar yang lebih besar dan kuat untuk membekukan DPC Lebak Gedong. Surat pembekuan secara menyeluruh dan permanen DPC Lebak Gedong tertuang dalam Surat Keputusan nomor: 001/pembekuan- SK- DPC/ VIII/ 2020 tertanggal 08 Agustus 2020 di tandatangani oleh pimpinan DPD Kabupaten Lebak,Ketua dan Sekretaris.

Diantaranya, EN dan satu orang rekannya dari DPC Lebak Gedong sering melakukan intimidasi dan berbuat onar bahkan hingga kekerasan fisik Terhadap kader Badak Banten dan masyarakat.

Perbuatan yang dilakukan itu merupakan bentuk pelanggaran AD ART dan merusak Marwah Organisasi Badak Banten pimpinan Ki Buya Sujana Karis tokoh kharismatik Banten putra mendiang Alm Abah Jaro Karis.

Dikatakan Eli, ada aktor utama di balik arogansi dan radikalnya EN dan kawan-kawan. Kami akan memberikan sanksi tegas dan berat terhadap oknum kader Badak Banten Kabupaten Lebak menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari arogansi dan radikalnya EN, itu otaknya.

“Sedang di awasi dengan ketat yang kami bidik jika tidak ada perbaikan sikap maka sanksi akan di tegakkan,” tandasnya.

Ditambahkan Eli, pembekuan atau pemecatan terhadap DPC Lebak Gedong berdasarkan hasil Komunikasi dan kordinasi serta arahan dari DPP yang menyangkut Kasus EN kami tidak lepas dari arahan pimpinan DPP, termasuk rilis berita di Komunikasikan dan di kordinasikan tentang narasi berita nya karena kami takut salah ambil sikap. (Red)

SMSI