ABM Resmi di Bubarkan, Getar Banten tetap Kawal Penyehatan Bank Banten
ABM Resmi di Bubarkan, Getar Banten tetap Kawal Penyehatan Bank Banten

BANTEN, beritajuang.com – Organisasi Aliansi taktis yang tergabung dalam Aliansi Banten Menggugat (ABM) resmi membubarkan diri pada Jumat (14/08/2020). ABM diketahui sejak awal pendiriannya menjadi sebuah gerakan moral masyarakat yang melakukan Advokasi khusus terkait Penyelamatan Bank Banten pasca pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi Banten.

Dalam kesempatan rapat terbatas yang berlangsung di kediaman Bendahara ABM (H. Suryana), menghasilkan kesimpulan umum bahwasannya tugas advokasi ABM dalam melakukan gerakan penyelamatan sudah selesai. Adapun pengawalan dalam upaya penyehatan Bank Banten akan di kawal oleh Gerakan Cinta Rakyat Banten (GETAR BANTEN)

Rapat unsur Pimpinan Dalam Rangka Pembubaran ABM { Aliansi Banten Menggugat }
Rapat unsur Pimpinan Dalam Rangka Pembubaran ABM { Aliansi Banten Menggugat }

Arwan, selaku mantan ketua ABM menyampaikan terimakasih atas dukungan dari berbagai pihak yang sejak awal berjalan seirama dalam penyelamatan Bank Banten, soal keputusan pembubaran di ambil atas dasar pertimbangan dengan mencermati perkembangan.

“Terimakasih atas dukungan berbagai pihak yang sudah berjalan bersama-sama dalam rangka penyelamatan Bank Banten sejak awal, khususnya kepada Gubernur Banten, DPRD Banten, serta semua element masyarakat yang ikut andil dalam pergerakan ini. Regulasi sudah terbentuk dalam penyertaan modal, pemisahan dengan BGD sedang digodok, merger dipastikan batal, dan rights issue akan segera bergulir. Jadi sebetulnya tugas advokasi ini sudah tuntas karena pak Gubernur dan DPRD Provinsi Banten sudah melaksanakan tugasnya dengan baik”. Terang Arwan

Sementara itu, Adi Firman mantan Sekretaris ABM menambahkan tentang hilangnya tanggungjawab organisasi yang melekat pada tiap-tiap anggota yang tergabung dalam Aliansi taktis ABM ini. Juga untuk menghindari pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab dalam perjalanannya nanti.

“Dengan pembubaran ini, otomatis hilangnya tanggungjawab dan komitment bersama dalam menjalankan amanah organisasi, yang awalnya melekat pada masing-masing anggota. Hal ini dilakukan atas dasar pertimbangan yakni, kami menganggap tugas advokasi penyelamatan Bank Banten telah selesai. Selain itu menghindari pihak-pihak yang ingin memanfaatkan ataupun mengambil keuntungan di tengah perjalanannya. Karena pergerakan kami ini murni kemandirian dan output nya itu ya untuk seluruh warga Banten. Intinya untuk kepentingan organisasi lah soal pembubaran itu”. Jelas Adi Firman.

Ketika dikonfirmasi soal Bank Banten yang saat ini masih dalam proses penyehatan, Humas Getar Banten Asep Resmana ikut angkat bicara

“Meskipun ABM telah resmi dibubarkan karena memang kepentingannya menjaga organisasi, tetapi soal penyehatan Bank Banten tentu masih dalam pengawalan Getar Banten, disana kan ada penyertaan modal rakyat yang akan dikonversikan sebagai saham nantinya. Sesuai dengan tujuan besar kita semua sejak awal, bahwa Bank Banten harus menjadi Bank Pembangunan Daerah satu satunya di Provinsi Banten. yang kuat, mandiri, dan menjadi kebanggan warga Banten” tegas Asep Resmana. (RUL)

SMSI