Festival Rengkong Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek, pada Senin (17/08/2020).
Festival Rengkong Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek, pada Senin (17/08/2020).

LEBAK, beritajuang.com– Dalam Rangka Memperingati HUT Rl ke 75, Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek Mengelar Parade Rengkong.

Parade Rengkong di ikuti oleh Empat kelompok atau dari empat Desa diantarnya, Desa Citorek Timur, Desa Citorek Barat, Desa Citorek Sabrang dan Desa Citorek Tengah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak., pada Senin (17/08).

Seluruh masyarakat Wewengkon Citorek, antusias turun ke jalan untuk menyaksikan parade Rengkong. Di masa Pandemi ini masyarakat harus akan hiburan.

Seni Rengkong adalah seni budaya yang tidak bisa di pisahkan oleh jaman, turun temurun dari jaman dahulu sampai sekarang.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak lmam Rismahayadin, dalam sambutanya menyampaikan sangat mengapresiasi dengan acara festival Rengkong yang ada di Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek, Kecamatan Cibeber, dan berpesan kepada kasepuhan untuk terus menjaga dan melestarikan seni Rengkong.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak lmam Rismahayadin saat memberikan piala kepada peserta festival rengkong, pada Senin (17/08/2020).
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, lmam Rismahayadin saat memberikan piala kepada peserta festival rengkong, pada Senin (17/08/2020).

“Ini merupakan adat tradisi (local wisdom) sebagai daya tarik pariwisata sebagaimana visi Bupati dan Wakil Bupati Lebak yang akan menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal,” tuturnya.

Iman menambahkan bahwa untuk itu tahun depan festival Rengkong Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek akan kami jadikan sebagai event tahunan atraksi budaya dalam mendukung pariwisata di Kabupaten Lebak.

“Melihat antusias warga masyarakat Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek dan keterlibatan penari Rengkong ini bisa kita dorong sebagai festival Rengkong terbesar untuk masuk dalam rekor muri sebagai festival Rengkong dengan penari terbanyak, melalui kelestarian budaya saya yakin pariwisata di Kabupaten Lebak akan menjadi unggulan Nasional hal ini tentunya perlu kerja bareng semua elemen masyarakat yang ada yaitu semua unsur pentahelix harus mengambil peran masing-masing dan saling terintegrasi,” ucapnya.

Para peserta festival rengkong, pada Senin (17/08/2020).
Para peserta festival rengkong, pada Senin (17/08/2020).

Kepala Desa Citorek Timur, Jajang Kurniawan menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang sudah turut membantu terlaksananya acara Festival Rengkong di Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek.

“Saya ucapkan terimakasih kepada semua stakeholders yang sudah ikut mensukseskan acara Festival Rengkong ini,” katanya Kepada beritajuang.com pada Selasa (18/08/2020).

Haji Cece Apandi selaku panitia festival Rengkong Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek mengucapkan terimakasih kepada kepala Dinas Pariwisata dan jajarannya yang sudah hadir di acara festival Rengkong, di Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek.

Peserta festival rengkong Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek.
Peserta festival rengkong Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek.

Masih kata Cece, beramanat dan mengajak kepada masyarakat Wewengkon untuk melestarikan Rengkong. Rasa syukur kalo kita panen hasil sedikit jangan takut kita kekurangan, dengan sedikit kita cukup dengan hasil banyak lebih.

“Untuk masyarakat Wewengkon Adat Kasepuhan Citorek, dan pemuda-pemudi calon penerus, jangan mau di pecah belah. Kita ada ciri sabumi, cara sadesa, dengan Iket ini simbol kita harus satu ikatan supaya kuat,” tutupnya. (RUS)