Kompak Pasir Eurih apresiasi bantuan dari Kementerian Sosial RI.
Kompak Pasir Eurih apresiasi bantuan dari Kementerian Sosial RI.

LEBAK, beritajuang.com– Kementerian Sosial (Kemensos) RI melalui Program Penguatan Kearifan Lokal, mengucurkan bantuan kepada Komunitas Pemuda Adat Kasepuhan (KOMPAK) Pasir Eurih, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak.

Komunitas Pemuda Adat Kasepuhan (Kompak) Pasir Eurih apresiasi bantuan dari Kemensos Ri dalam penguatan kearifan lokal dengan menyelenggarakan pementasan seni kearifan lokal angklung dan jaipong, Pada Senin (17/08).

Kegiatan tersebut merupakan pendokumentasian Bantuan Kementerian Sosial RI untuk penguatan kearifan lokal dalam rangka pencegahan konflik sosial dan penyebaran paham radikalisme, lokasi pementasan bertempat di Komplek Adat Kasepuhan Pasir Eurih, Desa Sindanglaya.

Dalam acara tersebut turut hadir tokoh adat, tokoh masyarakat, anggota Kompak dan masyarakat Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak.

“Dana itu oleh pengurus kemudian diwujudkan berupa kostum tari tradisional, alat musik tradisional, dan properti yang mendukung kegiatan kesenian. KOMPAK juga melaksanakan kegiatan pentas seni sebagai salah satu kewajiban sebagai penerima bantuan tersebut berbarengan dengan HUT RI yang ke 75,” ucap Jajuli Sekretaris Desa Sindanglaya kepada beritajuang.com Selasa (18/08/2020).

Komunitas Pemuda Adat Kasepuhan (Kompak) Pasir Eurih, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak.
Komunitas Pemuda Adat Kasepuhan (Kompak) Pasir Eurih, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak.

Jajuli mengungkapkan bahwa dia optimis penanaman nilai ini akan mendukung situasi yang kondusif. Kegiatan Komunitas yang mengedepankan nilai-nilai adat dan budaya warisan  leluhur bisa meredam situasi dengan mengenalkan budaya lokal.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Sosial RI yang telah memberikan bantuan dana untuk penguatan kearifan lokal di masyarakat adat kasepuhan Pasir Eurih, dengan adanya bantuan tersebut upaya kami untuk penguatan kearifan-kearifan lokal  di masyarakat adat kasepuhan dapat terwujud,” ungkapnya.

Sementara itu, ketua Kompak, Dedi Setiadi mengucapkan terimakasih banyak kepada Kemensos RI karena dengan adanya bantuan itu bisa menambah semangat anggota agar lebih giat dalam belajar tentang budaya seni tari dan seni Angklung.

“Komunitas kami adalah komunitas pemuda adat yang punya cita-cita besar untuk mewujudkan lingkungan yg menjunjung tunggi kebersamaan dan menjaga nilai-nilai budaya leluhur,” bebernya. (FELIK)

SMSI