Junaedi Ibnu Jarta saat menyampaikan gagasannya dalam Reses I tahun 2020.
Junaedi Ibnu Jarta saat menyampaikan gagasannya dalam Reses I tahun 2020.

LEBAK, beritajuang.com– Reses I Tahun 2020 berlangsung dari 29 Januari sampai dengan 4 Februari 2020. Reses merupakan kewajiban anggota DPRD Lebak yang harus dilaksanakan. Momen ini juga dijadikan ajang menyapa konstituen dapil sekaligus menggali aspirasi pembangunan secara bottom up untuk diperjuangkan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020, (29/01/2020).

Dalam reses ini, Junaedi Ibnu Jarta menyampaikan bahwa pembangunan kedepan disesuaikan dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Lebak yang disesuaikan dengan perda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Tentu tahun 2021 kita masih prioritaskan kepada sektor pendidikan, kesehatan dan infrastruktur untuk menopang ekonomi kerakyatan dan destinasi wisata di Lebak.

“Namun kita masih menyadari bahwa APBD kita masih terbatas, mengingat kabupaten Lebak sangat luas dan infrastruktur yang harus di bangun dalam sektor apapun masih banyak, sehingga harus menggunakan skala prioritas”, Ujar Junaedi Ibnu Jarta.

Masyarakat yang hadir dalam acara Reses I Tahun  2020.
Masyarakat yang hadir dalam acara Reses I Tahun 2020.

Selain itu, Junaedi Ibnu Jarta menambahkan bahwa kita semua sebagai penyelenggara pemerintahan dari kabupaten, kecamatan sampai ke tingkat desa harus ditekankan dalam setiap momen rapat agar selalu menyampaikan materi empat pilar kebangsaan agar masyarakat bisa menangkal faham-faham radikal yang dapat menyesatkan.

“Pembangunan ke depan juga tidak hanya mengandalkan anggaran dari pemerintah tetapi juga kita harus dapat meningkatkan budaya gotong royong sebagai pengamalan intisari pancasila yaitu ekasila atau gotong royong”, Jelas Lelaki yang saat ini menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lebak, Junaedi Ibnu Jarta. (AGUS MEDI)

SMSI