DITENGAH PANDEMI, WBP LAPAS RANGKASBITUNG SUKSES PRODUKSI GITAR

LEBAK, beritajuang.com – Ditengah Hiruk Pikuk perkembangan Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang masih terjadi, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas III Rangkasbitung telah membuktikan dirinya dapat menghasilkan karya yang fantastis, Rabu 07/10/2020

Diketahui bersama bahwa baru-baru ini Humas Lapas Kelas III Rangkasbitung merilis (publikasi) salah satu kreasi dan kreatifikat narapidana yang merupakan hasil pembinaan, adapun hasil karyanya itu adalah gitar produksi mandiri.

Hasil Karya Warga Binaan Permasyarakatan (WBP) Kelas III Rangkasbitung

Kepala Lapas Kelas III Rangkasbitung, dalam konfirmasinya membenarkan warga binaanya telah berhasil dan telah diuji coba hasil produksi gitar buatan sendiri dari dalam Lapas Rangkasbitung.

“Alhamdulillah bertambah lagi hasil kreatifitad dari narapidana kita, mereka ternyata punya potensi, dala agenda pembinaan beragam yang sudah kita tetapkan dan alhamdulillah sukses mereka bisa buat gitar sendiri, yang kualitasnya bisa bersaing dengan kualitas gitar dipasar lokal maupun nasional, kedepanya tentu harus terus dibina agar mereka tetap produktif dimasa pandemi covid-19. Jadi aktivitas jelas menghasilkan karya dan ini sudah ada peminatnya otomotatis nantinya akan bisa juga berkontribusi terhadap penerimaan negara Berupa PNBP,” Kata Kalapas.

Senada dengan Kalapas, Pembina Kegiatan Kemandirian, Ruli Rusandi mengatakan bahwa Pembuatan Gitar terinspirasi dari program unggulan kesenian yang sudsh mendapat apresiasi dari banyak pihak.

“Ya kami pkir sih tadinya untuk internal saja, menunjang pembinaan kesenian didalam, namun ketika dipublish oleh humas, banyak yang minat, ya ini tentu juga menambah motivasi kepada anak-anak untuk lebih percaya diri menciptakan karya nyatanya” ujar Ruli pria asal pandeglang ini.

Sementara, Salah satu narapidana, sebut saja BR menyampaikan ia juga tidak menyangka pencapaianya dalam membuat gitar.

“Ya awalnya kita ga bisa juga, hanya seneng maen gitar aja, kemudian diarahkan dan disupport oleh petugas, alhamdulillah sampaibkami bisa menghasilkan gitar yang suap dipasarkan ini” Ujar BR (RUL)

SMSI