LEBAK, beritajuang.com– Satu rumah milik ibu Nurbah (58), warga Kampung Cibeurih, RT 001/ RW 002, Desa Margaluyu Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak ludes dilalap si jago merah. Dugaan sementara peristiwa itu diakibatkan terjadinya arus kosleting listrik. Perisitiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, Kamis 05/11/2020.

Pada saat kejadian pemilik rumah sedang berada di depan rumah tiba tiba api terlihat nampak berkobar sangat besar dan pemilik rumah yang bernama ibu Nurbah sangat kaget dengan sepontan langsung minta pertolongan kepada tetangganya.

Material rumah yang terbuat dari kayu membuat api dengan cepat melahap rumah dan perabotan yang berada di dalam. Masyarakat yang berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya tidak mampu menyelamatkan barang-barang yang berada didalamnya.

Satu Rumah Warga Cibeurih Desa Margaluyu Kecamatan Sajira Terbakar

Salah satu cucu dari ibu Nurbah, Eep yang pada saat itu berada di dalam rumah menjelaskan api berasal dari atap rumah, api tersebut sudah tidak bisa di padamkan karena semakin membesar, ibu Nurbah yg berusaha menyelamatkan barang barang berharganya dihalangi oleh cucunnya lantaran api sudah sangat besar dan sangat berbahaya.

“Kejadiannya sangat cepat, api membakar rumah paling hanya setengah jam sudah menghabisi barang-barang berharganya seperti padi , uang dan barang berharga lainnya ludes terbakar.
Karena tidak ada alat pemadam kebakaran, masyarakat sekitar sibuk ngambil air dari kolam dengan menggunakan alat seadanya karena dikhawatirkan merembet ke rumah warga lainnya, beruntung api dengan cepat bisa dipadamkan,” terangnya.

Tambah Aep, akibat kejadian tersebut satu rumah hangus terbakar dan dua rumah mengalami rusak berat, kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, katanya.

Nurbah pemilik rumah hanya bisa pasrah, karena sudah tidak ada yang tersisa dari peristiwa kebakaran itu.

“Saya hanya bisa pasrah dengan kondisi yang terjadi saat ini, karna minimnya alat pemadam kebakaran meludeskan barang-barang yang ada,” pungkasnya. (Rod)

SMSI