Siswandi, Ketua Divisi HPP Hukum dan Sengketa Bawaslu Kota Cilegon, angkat bicara, pada Jum'at (06/11/2020).
Siswandi, Ketua Divisi HPP Hukum dan Sengketa Bawaslu Kota Cilegon, angkat bicara, pada Jum'at (06/11/2020).

CILEGON, beritajuang.com– Adanya aduan dari salah satu tim sukses terkait netralisirnya Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kota Cilegon membuat Komisioner Bawaslu Divisi HPP Hukum dan Sengketa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Cilegon angkat bicara, pada Jum’at (06/11/2020).

Siswandi menjelaskan bahwa pihaknya menemukan foto di media sosial, ada aktivitas tim pemenangan salah satu kandidat.

Guna memperdalam temuan ini, Bawaslu Kota Cilegon berencana memanggil sejumlah pihak. “Kami juga memanggil pihak yang juga upload foto aktivitas itu,” ujarnya.

Menurut Siswandi, meski saat ini belum memasuki tahapan kampanye dan penetapan calon, namun pihaknya akan memproses lebih lanjut dugaan pelanggaran tersebut.

“Kalau memang terbukti adanya pelanggaran, tentu akan kami proses lebih lanjut. Kalau tidak termasuk pelanggaran, ini bentuk antisipasi pelanggaran dan peringatan juga bagi calon lain agar tidak melakukan kegiatan politik di tempat yang dilarang,” tuturnya

Dilain pihak, Plt. Sekretaris Daerah Kota Cilegon Maman Mauludin, tercatat 13 ASN yang diadukan ke Bawaslu karena dianggap tidak netral dan ia berharap ke depannya tidak ada lagi pelanggaran oleh ASN.

“Yang ada dugaan silahkan proses oleh Bawaslu Kota Cilegon dan Saya sudah menandatangani Fakta integritas netralitas ASN pada pelaksanaan Pilkada 2020 pada (14/10) lalu yang digelar Bawaslu Kota Cilegon,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Fakta Integritas ini kami taati dan patuhi. “Artinya berlaku untuk seluruh ASN yang ada di Kota Cilegon,” tutupnya. (MIR)

SMSI