LEBAK, beritajuang.com – Beberapa pimpinan Pondok Pesantren  di Kecamatan Sobang akan membentuk kepengurusan tandingan Forum Silaturahim Pondok Pesantren  (FSPP) Sobang. Pasalnya bahwa terbentuknya kepengurusan FSPP Sobang tidak melibatkan semua Ponpes yang ada di Sobang dan diduga hanya simbolis, Sabtu 14/11/2020.

Salah satu pimpinan Ponpes yang tidak ingin disebutkan namanya saat di konfirmasi melalui sambungan telepon wastapp mengatakan, bahwa pembentukan kepengurusan FSPP Kecamatan Sobang dinilai tidak transparan karena tidak melibatkan semua pimpinan pondok pesantren di wilayah Sobang.

“Harusnya dalam pembentukan kepengurusan FSPP Sobang ini melibatkan semua pimpinan pondok pesantren se – Kecamatan Sobang, pemilihan ketua dan pengurus harus bedasarkan musyawarah mufakat bukan di tunjuk begitu saja, hal ini agar proses demokrasinya berjalan dan jika ini terus dibiarkan maka kami akan membentuk kepengurusan baru,” tegasnya.

Sipapun yang terpilih sebagai ketua dan pengurus FSPP tidak jadi soal asal harus melalui mekanisme yang bener, semua pimpinan ponpes di Sobang di libatkan dalam pemilihan ketua dan pengurus,” tambahnya.

Di tempat terpisah tokoh muda Sobang yang juga tidak ingin disebutkan namanya, bahwa FSPP Sobang yang sudah terbentuk jangan di lantik dan di berikan SK dulu oleh FSPP Kabupaten Lebak sebelum melakukan musyawarah kembali yang melibatakan semua pimpinan Ponpes di Sobang juga melibatkan unsur Muspika Sobang, kalau hal ini tidak di lakukan khwatir tidak ada ke kompakan bahkan bisa memicu konflik antara pimpinan pondok pesantren. Pungkasnya. (NR)

SMSI