Ketua DPP Badak Banten Keluarkan Surat Keputusan Pemberhentian Eli Sahroni (Ketua DPW Badak Banten Prov. Banten) Dari Keanggotaan Badak Banten

LEBAK, BeritaJuang.Com – Dewan Pimpinan Pusat Badan Aspirasi Dan Apresiasi Kemajemukan Banten (BADAK BANTEN) Mengeluarkan surat keputusan Nomor : 009.10/002-SK/2020 tentang Pemberhentian Keanggotaan Badak Banten dengan tidak hormat di Rangkasbitung, Minggu 29/11/2020.

Pasalnya bahwa salah satu anggota Badak Banten yang tercantum namanya telah di duga melakukan tindakan yang di sengaja berupa melawan intruksi Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat dan sengaja tidak melaksanakan peraturan organisasi Nomor 09.01/PO/04/2020 tentang mekanisme pergantian antar waktu dan pengisian lowong jabatan kepengurusan Badak Banten.

  DPP Badak Banten  Berhetikan Anggota Karena Melanggar AD/ART.

Keputusan ini merupakan hasil rapat dari Pengurus Dewan Pimpinan Pusan Badan Aspirasi dan Apresiasi Kemajemukan Banten (BADAK BANTEN) yang di selenggarakan pada 29 November 2020.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat ( Buya Sujana Karis ) memberikan penjelasan kepada kawan kawan Media beritaJuang.com melalui pesan singkat via Whatsapp.

“Eli sahroni selaku anggota yang di berikan surat keputusan pemberhentian keanggotaan Badak Banten ini sudah melanggar tata cara struktural, salah satunya adalah saudara Ideng yang sepatutnya di angkat menjadi Ketua 1, tetapi pada akhirnya di berikan kepada saudara Ugay, makanya dalam pengangkatan ada dua versi DPW dan DPD, ini hal yang harus kita perhatikan sama sama dan di tanggapi dengan serius,- ujarnya.

Buya Sujana Karis pun merespon dengan tegas dan menambahkan terkait ini.

” Kami pecat secara tidak hormat saudara Eli Sahroni karena dalam kinerjanya melenceng jauh dari AD/ART Badak Banten, dan sudah melanggar norma – norma etika, oleh karena Itu Badak Banten lebih mengedepankan etika di bandingkan hukum,” tegasnya.

Sekretaris Umum DPP Badak Banten menambahkan tanggapan soal keluarnya SK pemecatan keanggotaan.

” Perbuatan yang di lakukan oleh saudara Eli Sahroni ini merupakan kesengajaan untuk menentang intruksi dari Ketua Umum DPP Badak Banten, yang berakibatkan nama baik organisasi menjadi tercoreng, suatu hal yang sangat bertentangan dengan peraturan organisasi Badak Banten “. (RUL)