Foto Pasar Leuwidamar Kabupaten Lebak.
Foto Pasar Leuwidamar Kabupaten Lebak.

LEBAK, beritajuang.com– Peran pasar dalam perekonomian sangatlah membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian. Disana tempat bertemunya penjual dan pembeli, terjadinya transaksi yang dapat menghidupkan perekonomian masyarakat. Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris Umum Perkumpulan Urang Banten (PUB) Kabupaten Lebak.

Dede Sudiarto, MM selaku Sekretaris Umum PUB Kabupaten Lebak menjelaskan bahwa peranan pasar diantaranya sebagai 1). Peranan Pasar Bagi Produsen yaitu membantu memperlancar penjualan hasil produksi dan dapat pula digunakan sebagai tempat untuk mempromosikan atau memperkenalkan barang dan jasa hasil produksi. 2). Peranan Pasar Bagi Konsumen yakni konsumen mudah untuk memperoleh barang atau jasa yang dibutuhkan.

“3). Peranan Pasar Bagi Pembangunan adalah menunjang kelancaran pembangunan yang sedang berlangsung. 4). Peranan Pasar Bagi Sumber Daya Manusia, Kegiatan perdagangan di suatu pasar membutuhkan tenaga kerja yang tidak sedikit. Semakin luas suatu pasar, semakin besar tenaga kerja yang dibutuhkan,” lanjutnya.

Dalam Rencana strategis (Renstra) Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak Tahun 2019- 2024 Kecamatan Leuwidamar menjadi salah satu kecamatan di wilayah tengah adalah Usaha Tani komoditi buah buahan. Berdasarkan topografi, jenis tanah, iklim, jenis penggunaan tanah/ lahan dan lain-lain. Untuk itu, dalam rangka mensukseskan Ketahanan pangan, maka revitalisasi keberadaan bangunan pasar diperlukan dalam rangka memfasilitasi masyarakat tani dalam memasarkan hasil bumi nya.

Foto Pasar Leuwidamar Kabupaten Lebak.
Foto Pasar Leuwidamar Kabupaten Lebak.

Masih Sekum Ki Dede Sudiarto, menjelaskan bahwa salah satu yang harus segera diperhatikan adalah Kondisi Bangunan Pasar Leuwidamar sebagai Aset Dinas Perdagangan Kabupaten Lebak sangat menghawatirkan dan membahayakan.

“Hal ini membutuhkan peran pemerintah daerah dalam upaya meningkatkam perekonomian di wilayah Leuwidamar. Untuk menggerakan perekonomian petani ya harus sediakan pasarnya, sehingga perekonomian masyarakat akan bergeliat,” ucapnya.

“Setiap hari pedagang sayuran dari wilayah Cirinten,bojongmanik, Cisimeut melintasi pasar Leuwidamar untuk berbelanja ke pasar rangkasbitung,ini kan bisa dipangkas waktu dan biaya transportasi nya jika di pasar leuwidamar tersedia bahan bahan yang diperlukan pedagang sayuraan,seperti di leuwidamar buah buahan lokal ada, sayuran dan kacang kacangan ada, peternakan Ayam ada, budidaya ikan ada, jadi hal ini memenuhi unsur sebuah pasar tradisional berjalan.apalagi jika ditunjang dengan fasilitas mesin ATM yang memadai di wilayah Leuwidamar,” pungkas ki Dede.

Untuk itu kita berharap upaya revitalisasi Pasar Leuwidamar harus segera di realisasikan, apalagi wilayah leuwidamar merupakan jalur wisata budaya baduy, sehingga hasil kerajinaan dari Baduy juga bisa lebih mengembangkan sayap nya sebagai perluasan market. Dengan keberadaan pasar leuwidamar. (RUL)