Wakil Bupati Lebak H. Ade Sumardi Hadiri Pelantikan Pengurus Pusat Ikatan Mahasiswa Lebak ( IMALA) Periode 2020-2022

LEBAK, beritajuang.com – Ditengah Musibah banjir yang menimpa Provinsi Banten,terkhusus Kabupaten Lebak lagi-lagi kelangkaan elpiji 3 kilogrampun menjadi keluhan masyrakat selama 4 hari ini. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpininan Wilayah Badak Banten Heri Mufti meminta pemerintah untuk segera merespon dan mengusut kelangkaan gas elpiji yang terjadi, Kamis 10/12/2020.

Penomena kelangkaan ini sangat sering terjadi di Kabupaten, saya menduga adanya peraktek kecurangan yang dilakukan oleh agen-agen dikabupaten kepada pangkalan-pangkalan alhasil ini berdampak kepada tingginya harga. Hasil investigasi dilapangan menemukan bawha kecurangan ini terjadi dikarenakan agen lebih tertarik mengirimkn pasokan gas keluar daerah demi keuntungan semata, padahal didaerah pasokannya gas ini sedang dibutuhkan, tegas Heri.

Tambah Heri,hingga hari ini masih banyak warga yang sukar menemukan elpiji. Ditambah harga gas elpiji 3 kilogram di Kabupaten Lebak yang sampai pada tangan konsumen berkisar pada harga 21 ribu hingga 25 ribu, itu pun barangnya tidak ada, Heri mengatakan bahwa permasalahan krisis gas elpiji tidak dapat disampingkan.
Gas elpiji merupakan kebutuhan esensial yang tidak dapat dinomorduakan dan juga merupakan kebutuhan pokok untuk masyarakat dari perkotaan hingga perdesaan,” tutur Heri.

Masih Kata Heri, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI dan pihak kepolisian harus segera mengusut dan melakukan operasi pasar untuk mengetahui mengapa krisis elpiji terjadi diprovinsi Banten terkhusus di Kabupaten Lebak.

“Kelangkaan gas elpiji tidak boleh kita biarkan mengingat saat ini sedang dilanda musibah banjir, ketersediaan barang adalah harapan masyarakat di Kabupaten Lebak, ketersediaan barang sekaligus stabilitas harga harus sama-sama kita wujudkan untuk mencegah masyarakat terkena imbas negatif nantinya,” jelas Heri.

Heri berharap bahwa kondisi ini segera direspon dan ditangani cepat oleh Pemerintah Daerah atau pihak berwenang agar kejadian seperti ini tidak terulang dan hargapun normal,sehingga masyarakat tidak mengeluh apalagi disaat musibah banjir sepertie ini. Ditengah Musibah banjir yang menimpa Provinsi Banten, terkhusus Kabupaten Lebak lagi-lagi kelangkaan elpiji 3 kilogrampun menjadi keluhan masyrakatat selama 4 hari ini, tutupnya. (Red)