Plt Ketua DPRD Lebak, Junaedi Ibnu Jarta saat memberikan pemaparan pada Kaderisasi Tingkat Dasar GMNI Kabupaten Lebak, 10/12/2020.
Plt Ketua DPRD Lebak, Junaedi Ibnu Jarta saat memberikan pemaparan pada Kaderisasi Tingkat Dasar GMNI Kabupaten Lebak, 10/12/2020.

LEBAK, beritajuang.com– Pengurus DPC GMNI Kabupaten Lebak Gelar Kaderisasi Tingkat Dasar, selama Tiga Hari tepat pada tanggal 10-13 Desember 2020 di Rangkasbitung.

Hadir dalam acara pembukaan Waka Polres Lebak, Plt Ketua DPRD Lebak, DPP GMNI, DPD GMNI, DPC GMNI Kabupaten Lebak.

Tema yang diangkat adalah Api Pemikiran Marhaenisme sebagai Kerangka Berfikir dan Gerakan Menuju Cita-Cita Sosialisme Indonesia.

Reyvan Fahmi selaku Ketua Pelaksana GMNI Kabupaten Lebak mengatakan bahwa Alhamdulillah persiapan panitia dalam menggelar KTD (Kaderisasi Tingkat Dasar) berjalan dengan lancar. Meski banyak juga hambatan yang telah dilalui dengan bersama-sama.

“Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dan kami selaku Panitia KTD menginginkan agar para peserta dapat memimba ilmu dari kaderisasi ini,” ucapnya.

“Tujuan adanya KTD ini tentunya organisasi GMNI menginginkan agar kedepan memiliki Kaderisasi Mahasiswa yang berfikir visioner, dan Kaderisasi GMNI yang berfikir untuk membangun Indonesia Maju yang berasaskan Pancasila dan menjunjung tinggi Bhineka Tunggal Ika,” lanjutnya.

Para peserta KTD GMNI Kabupaten Lebak beserta tamu undangan pada acara KTD GMNI, Kamis (10/12/2020).
Para peserta KTD GMNI Kabupaten Lebak beserta tamu undangan pada acara KTD GMNI, Kamis (10/12/2020).

Ia juga menambahkan bahwa untuk mewujudkan semua itu maka peserta diberikan adalah materi-materi ideologis dan Mulok yang akan disampaikan oleh para senior GMNI baik di DPD maupun DPP GMNI. Acara berlangsung di Aula Kemenag Kabupaten Lebak yang berlokasi di Ciseke, Rangkasbitung.

Junaedi Ibnu Jarta, Plt Ketua DPRD Kabupaten Lebak dalam sambutannya menyatakan bahwa Kader GMNI wajib mengetahui tujuan Indonesia merdeka yang dimaksud oleh Bung Karno.

“Kader GMNI Kabupaten Lebak kedepan harus memiliki karakter Nasionalisme, Spiritualisme, Intelektualisme, dan Kulturalisme, sehingga diharapkan kedepan menjadi generasi penerus untuk membangun Indonesia Raya,” ungkapnya.

Kemudian, Ia juga menjelaskan bahwa Mahasiswa jangan sekali-kali melupakan sejarah. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu belajar dari sejarah, bagaimana Bung Karno berproses dalam membangun Indonesia,” tuturnya.

“Karena tujuan kemerdekaan itu sejatinya memberikan ketenangan kepada jiwa manusia dan memberikan keamanan kepada raga manusia,” lanjutnya.

Diakhir sambutan Junaedi Ibnu Jarta berpesan bahwa manfaatkan potensi kualitas diri selagi menjadi Mahasiswa, karena sejatinya disana kalian akan ditempa menjadi pribadi yang berkarakter.

“Dimulai dari Organisasi GMNI, jadikan kualitas berfikir kalian selaku mahasiswa menjadi pejuang pemikir yang kritis, visioner, serta memberikan solusi konstruktif untuk membangun Indonesia,” tutupnya. (MIR)