FKPT Banten Hadiri Acara Rakornas FKPT yang diselenggarakan oleh BNPT.
FKPT Banten Hadiri Acara Rakornas FKPT yang diselenggarakan oleh BNPT.

BALI, beritajuang.com– Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten mengikuti acara acara rakornas yang di selenggarakan Oleh Badan Nasional Penanggualangan Terorisme (BNPT) yang di selenggarakan di Bali, Selasa , 22/12/2020.

Acara tersebut di dimulai dengan penyampaian hasil penelitian BNPT RI tentang penguatan kebinakaan dan literasi digital dalam upaya menangkal paham radikal terorisme. Hasil penelitian itu secara umum menunjukan tren menurun potensi radikal terorisme di tahun 2020 yang mencapai 14,0%, dibandingkan dengan tahun 2019 dengan angka 98,4%. Hal ini menunjukkan bahwa peran FKPT sangat signifikan dalam upaya pencegahana paham radikal terorisme.

Dalam acara tersebut Dr.Hj.Andi Intang Dulung selaku Kasubdit pemberdayaan masyarakat menyampaikan dalam laporannya “Rakornas diikuti oleh peserta aktif 32 FKPT se Indonesia dan dua peserta peninjau dari tokoh organisasi masyarakat Provinsi Papua,” tuturnya.

“Tujuan rakornas FKPT ke -5 yang dilaksanakan pada tgl 15 – 17 Desember 2020 ini adalah mengkoordinasikan dan mengevaluasi kegiatan pelibatan masyarakat dalam mencegah paham radikal terorisme,” sambungnya.

Sementara itu Deputi I BNPT, Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis dalam sambutanya menyampaikan dalam sambutan nya bahwa “Paham Radikal terorisme adalah musuh agama dan negara, karena mengatasnamakan agama dan semua perilaku maupun sikapnya itu bertentangan dari nilai-nilai atau prinsip rohmatan lil’alamin maupun nilai-nilai kasih sayang sebagai substansi dari sebuah agama mereka memecah belah agama, menimbulkan pobia terhadap agama,” ucapnya.

Sementara Kepala Bidang Media Humas dan Hukum FKPT Banten, Sehabudin M.Pd mengatakan bahwa pengaruh media sosial sangat efektif dalam menyebarkan faham radikal dan mengajak agar adanya sinergitas semua dalam pencegahan radikalsime dan terorisme di Banten,

“Pencegahan faham radikal harus kita cegah secara bersama-sama, itu bisa terwujud dengan sinergisitas semua stakeholders dalam melakukan pencegahan radikalisme dan terorisme di Banten,” tutupnya. (NR)