Sukma Sandi, selaku Ketua Organisasi Profesi Pekerjaan Sosial (Propeksos).
Sukma Sandi, selaku Ketua Organisasi Profesi Pekerjaan Sosial (Propeksos).

PANDEGLANG, beritajuang.com– Ketua Organisasi Profesi Pekerjaan Sosial (Propeksos) Sukma Sandi menilai pemberitaan terkait kepala Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang tidak bijak dan menyudutkan

“Di masa pandemi ini menjabat kepala dinas yang mengurus kemiskinan dan bantuan sosial sangat berat, angka kemiskinan dan masalah sosial yang meningkat akibat dampak pandemi sekaligus mengurusi bantuan sosial baik pusat maupun daerah butuh kerja ekstra, saya melihat beliau bekerja sangat teliti dan saat ini fokus pada pembenahan jadi perlu dukungan semua pihak,” ujarnya.

Sandi menambahkan terkait kasus data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang salah satunya kasus Rumah Tidak Layak Huni bukan sepenuhnya urusan Dinas Sosial Kabupaten namun terlibat Desa/ Kelurahan dan Kecamatan.

“Usulan penerima bantuan berasal dari Musyawarah desa dan di ketahui Kecamatan, semua orang harus faham alurnya jadi ketika menemukan kasus tertentu tidak selalu menyalahkan Dinas Sosial, jumlah PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial) ada 26 jenis yang ditangani oleh Dinsos, luar biasa banyak dan ini tidak bisa di selesaikan oleh satu instansi,” ungkapnya.

Sementara itu terkait kinerja seluruh perangkat Dinas Sosial, Sandi mendorong untuk bekerja secara  profesional dan transparan sesuai SOP yang berlaku. Tidak dipungkiri ada saja oknum di lapangan yang bekerja untuk kepentingan pribadi.

“Saya setuju tindak tegas oknum, siapapun mereka, bantuan sosial dari manapun berasal diperuntukan bagi masyarakat miskin, menurut saya tak punya hati dan tak layak berkerja di dunia sosial,” tegasnya.

Ia meminta Dinas Sosial tindak tegas dan jangan takut memberikan sanksi kepada oknum yang bekerja melanggar aturan. (AS)