MPMK memperoleh SK Hutan Adat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pada Kamis (07/01/2021).
MPMK memperoleh SK Hutan Adat dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, pada Kamis (07/01/2021).

JAKARTA, beritajuang.com– Majelis Permusyawaratan Masyarakat Kasepuhan (MPMK) Kabupaten Lebak mengucapkan terimakasih kepada Presiden Jokowi yang telah memberikan hak Komunal di lima Kasepuhan yang berada di Kabupaten Lebak, pada Kamis (07/01/2021).

Presiden Jokowi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Hutan Adat, Hutan Sosial dan Tanah Obyek Reforma Agraria (TORA) se-Indonesia, di Istana Negara, Jakarta.

Total, Jokowi membagikan 2.929 SK Perhutanan Sosial seluas 3.442.000 hektare untuk 651.000 kepala keluarga, lalu 35 SK Hutan Adat seluas 37.500 hektare dan 58 SK TORA seluas 72.000 hektare.

Jokowi berharap SK yang merupakan redistribusi aset ini menjadi salah satu jawaban bagi banyaknya sengketa agraria. Ia berharap lahan-lahan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan ekonomi produktif.

Masyarakat Adat Kasepuhan di wilayah Kabupaten Lebak memperoleh SK Hutan Adat dari Presiden Jokowi, pada Kamis (07/01/2021).
Masyarakat Adat Kasepuhan di wilayah Kabupaten Lebak memperoleh SK Hutan Adat dari Presiden Jokowi, pada Kamis (07/01/2021).

“Saya tidak ingin hanya membagikan SK. Ini akan saya ikuti, saya cek terus untuk memastikan bahwa lahan ini memang betul-betul dipakai untuk kegiatan produktif,” kata Jokowi.

Ia mengingatkan rakyat yang telah menerima SK tersebut tidak boleh menelantarkan lahan, apalagi diberikan kepada orang lain tanpa tujuan yang jelas dan tak bermanfaat. “Hati-hati, saya ikuti meskipun dari Jakarta. Saya bisa mengikuti ini,” ujar Jokowi.

Presiden mencontohkan masyarakat bisa memanfaatkan lahan pertanian dan perkebunan untuk menanam komoditas pangan unggulan ataupun membuka usaha ekowisata. Selain itu, kata Jokowi, bisnis industri kayu juga bisa menjadi pilihan. Industri ini bisa menghasilkan komoditas sengon, albasia atau akasia.

“Silakan semuanya, tapi harus dikalkulasi dan harus dihitung mana yang lebih menguntungkan. Silakan kerjakan,” ujar Jokowi.

Junaedi Ibnu Jarta saat bersama Presiden Joko Widodo, pada Kamis, (07/01/2021).
Junaedi Ibnu Jarta saat bersama Presiden Joko Widodo, pada Kamis, (07/01/2021).

Selaku ketua MPMK, Junaedi Ibnu Jarta tak henti-hentinya mengucapkan syukur dan atas nama masyarakat adat sangat berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang sudah memberikan hak komunal dan tentunya itu wujud nyata Presiden RI hadir ditengah-tengah masyarakat Kasepuhan.

“Tahun 2016 lalu kasepuhan mendapatkan 486 hektar. Di tahun 2019 Kasepuhan Citorek memperoleh 1.647 ha, Kasepuhan Pasir Eurih 580 ha, Kasepuhan Cirompang 306 ha, dan Kasepuhan Cibarani 490 ha,” ucap Junaedi Ibnu Jarta.

“Pesan dari bapak Presiden tentunya akan selalu kami implementasikan agar kesejahteraan di masyarakat adat dapat terwujud dengan baik. Hak komunal yang telah diberikan ini tentunya bisa digunakan oleh masyarakat Kasepuhan untuk kegiatan ekonomi produktif,” tutupnya. (Red)